Tabooo.id: Nasional – Nama Ammar Zoni kembali jadi sorotan. Bukan di layar kaca, tapi di balik tembok besi Nusakambangan. Aktor yang dulu dielu-elukan lewat sinetron Anak Langit kini resmi menyandang status narapidana berisiko tinggi bukan karena popularitas, tapi karena jaringan narkoba.
Pada Kamis (16/10/2025), Ammar Zoni dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Ia tak lagi sekadar pengguna, tapi diduga jadi bagian dari peredaran narkoba di dalam Rumah Tahanan (Rutan) Salemba. Dalam klasifikasi penegak hukum, statusnya jelas: high risk inmate.
Kisah ini bermula dari kecurigaan petugas Rutan terhadap aktivitas enam tahanan, termasuk Ammar. Mereka sering terlihat berinteraksi diam-diam. Setelah penggeledahan, petugas menemukan paket sabu dan tembakau sintetis disembunyikan di atap kamar tahanan.
“Barangnya diumpetin di atas, di bagian atap kamar,” kata Kanit Reskrim Polsek Cempaka Putih, Iptu Mulyadi, di Kutip dari Kompas.com (9/10/2025).
Dari hasil penyelidikan, Ammar disebut berperan sebagai “gudang” penampung barang haram kiriman dari luar. Barang itu lalu diteruskan ke lima rekan tahanannya untuk diedarkan di dalam rutan. “Ammar ini perannya sebagai gudang,” lanjut Mulyadi.
Komunikasi antarjaringan dilakukan lewat aplikasi terenkripsi Zangi, menghubungkan Ammar dengan seorang kurir bernama Asep dan bandar bernama Andre yang kini buron. Polisi menyita sabu, ganja kering, serta tembakau sintetis jenis MDMB-4en PINACA dari ruang tahanan Ammar. Barang bukti cukup untuk mengkategorikan kasus ini sebagai peredaran narkoba dalam rutan.
Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat memastikan kasus sudah masuk tahap dua. “Detail peran masing-masing nanti dijabarkan dalam surat dakwaan,” ujar Plt Kasi Intel Kejari Jakpus, Agung Irawan.
Ammar dijerat Pasal 114 dan 112 UU Narkotika dengan ancaman hingga 20 tahun penjara. Bagi publik, ini bukan kisah baru. Ammar sudah tiga kali tertangkap kasus narkoba 2017, 2023, dan kini 2025.
Kehidupan Ammar Zoni seolah jadi cermin gelap dunia hiburan: ketenaran bisa mengangkat, tapi juga menjatuhkan tanpa ampun. Dari set syuting ke sel isolasi, dari sorot kamera ke sorot lampu tahanan. Mungkin pertanyaan yang tersisa bukan lagi kenapa dia bisa sampai sini, tapi berapa banyak mimpi yang mati di balik jeruji besi? @sigit




