Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Curi Uang Kotak Amal, Tiga Pria Diamankan di Mushola RS PKU Solo

by dimas
Februari 27, 2026
in Kriminal, Reality
A A
Home Reality Kriminal
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Kriminal – Tiga pria nekat mencuri uang kotak amal di mushola Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surakarta, pada Kamis (26/2/2026) malam. Aksi itu memang hanya menghasilkan Rp10 ribu. Namun, peristiwa ini tetap menyeret mereka ke proses hukum.

Tim Sparta Satuan Samapta Polresta Surakarta bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat melalui call center. Warga melaporkan dugaan pencurian di area mushola rumah sakit. Tanpa menunggu lama, tim langsung menuju lokasi.

Saat petugas tiba, satpam rumah sakit lebih dulu mengamankan ketiga pria tersebut. Polisi kemudian membawa mereka untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Modus Sederhana, Aksi Terekam CCTV

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kasat Samapta Kompol Edi Sukamto menjelaskan kronologi kejadian. Ketiga pria berinisial YAS (36) dan S (41), keduanya warga Karanganyar, serta WS (40) warga Sukoharjo, awalnya beristirahat di mushola sekitar pukul 21.00 WIB.

Ketika suasana mulai sepi sekitar pukul 23.30 WIB, mereka menjalankan aksinya. Mereka menggunakan lidi yang sudah dimodifikasi dan diberi pulut agar lengket. Dengan alat sederhana itu, mereka berusaha menarik uang dari dalam kotak amal.

Ini Belum Selesai

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Aksi tersebut akhirnya membuahkan hasil, meski sangat kecil. Mereka hanya berhasil mengambil Rp10 ribu, masing-masing dua lembar pecahan Rp5 ribu.

Namun, kamera CCTV merekam seluruh gerakan mereka. Rekaman itu memudahkan petugas keamanan mengidentifikasi dan mengamankan para pelaku. Di hadapan satpam, ketiganya mengakui perbuatannya.

Uang Sedikit, Risiko Besar

Tim Sparta kemudian menjemput para terduga pelaku dari lokasi dan membawa mereka ke Markas Komando Polresta Surakarta. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu lidi yang telah dimodifikasi, pulut sebagai perekat, serta dua lembar uang pecahan Rp5 ribu.

Kasus ini menunjukkan ironi yang sulit diabaikan. Para pelaku mempertaruhkan kebebasan mereka demi uang Rp10 ribu dari kotak amal uang yang biasanya terkumpul dari donasi kecil keluarga pasien dan pengunjung rumah sakit.

Secara nominal, kerugiannya memang kecil. Namun, tindakan tersebut menyasar ruang ibadah dan dana sosial, yang seharusnya menjadi tempat orang mencari ketenangan di tengah situasi sulit.

Di tengah tekanan ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, sebagian orang mungkin mengambil jalan pintas. Tetapi ketika Rp10 ribu harus dibayar dengan proses hukum, pertanyaannya sederhana: sepadankah risikonya? @dimas

Tags: CCTVKriminalKriminal & HukumMuhammadiyahpolda jatengSoloSurakarta

Kamu Melewatkan Ini

Video Bea Cukai: Fakta atau Framing yang Keburu Meledak?

Video Bea Cukai: Fakta atau Framing yang Keburu Meledak?

by teguh
Mei 9, 2026

Video berdurasi 22 detik memicu gelombang opini di media sosial. Dua petugas berseragam Bea Cukai mendatangi Warung Madura pada malam...

Viral Penggeledahan Warung Madura, Bea Cukai Tegal Tegaskan Tak Ada Pungli

Viral Penggeledahan Warung Madura, Bea Cukai Tegal Tegaskan Tak Ada Pungli

by teguh
Mei 9, 2026

Video penggeledahan Warung Madura viral di media sosial dan langsung memicu sorotan publik. Dalam video berdurasi 22 detik itu, pemilik...

Pelarian Kiai Pati Berakhir di Wonogiri: Jejak Kabur yang Terhenti Dini Hari

Pelarian Kiai Pati Berakhir di Wonogiri: Jejak Kabur yang Terhenti Dini Hari

by dimas
Mei 7, 2026

Pelarian seorang kiai di Pati tidak terjadi dalam satu malam. Sebaliknya, ia lahir dari rangkaian proses panjang yang dimulai dari...

Next Post
Demokrasi Modern atau Politik Keluarga? Gugatan Nepotisme ke MK

Demokrasi Modern atau Politik Keluarga? Gugatan Nepotisme ke MK

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id