Sabtu, Juni 27, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Cek Fakta: Benarkah Kemenag Pakai Zakat untuk Program MBG?

by eko
Maret 2, 2026
in Check
A A
Home Check
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Check – Scroll Facebook, lalu muncul postingan yang bikin alis naik sebelah. Postingan itu menyebut Menteri Agama RI Nasaruddin Umar akan memaksimalkan zakat dan wakaf untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Warganet langsung memenuhi kolom komentar dengan kritik dan pertanyaan. Beberapa orang bahkan menulis, “Zakat itu jelas 8 asnaf, kok lari ke MBG?”

Narasi itu terdengar serius dan sensitif. Banyak orang langsung terpancing. Padahal, konteksnya belum tentu seperti yang dibayangkan.

Faktanya Berkata Lain

Nasaruddin Umar justru menegaskan bahwa zakat tidak boleh keluar dari delapan asnaf yang sudah Al-Qur’an tetapkan. Ia mengingatkan publik agar tidak menyalurkan zakat kepada pihak yang tidak berhak menerima. Menurutnya, penggunaan zakat di luar asnaf melanggar ketentuan syariah.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, juga menepis kabar tersebut. Ia memastikan Kementerian Agama tidak mengaitkan penyaluran zakat dengan program MBG. Sampai sekarang, Kemenag tidak mengeluarkan kebijakan apa pun yang mengarah ke sana.

Ini Belum Selesai

Malam Satu Suro: Horor atau Sekadar Mitos?

Benarkah Genjer-Genjer adalah Lagu PKI? Cek Faktanya

Artinya, unggahan yang menyebut zakat akan dipakai untuk MBG tidak sesuai dengan pernyataan resmi.

Kenapa Narasinya Bisa Melenceng?

Publik sering mencampur dua isu yang berbeda dalam satu waktu. Saat pejabat membahas optimalisasi dana umat dan pemerintah menjalankan program MBG, sebagian orang langsung menghubungkan keduanya. Mereka menyimpulkan sendiri tanpa membaca pernyataan lengkap.

Banyak orang juga hanya membaca judul atau potongan kalimat. Mereka jarang menelusuri sumber asli. Akibatnya, asumsi menyebar lebih cepat daripada klarifikasi.

Di media sosial, satu kalimat bisa berubah menjadi kesimpulan besar dalam hitungan menit. Begitu narasi viral menyebar, orang lain ikut membagikannya tanpa verifikasi.

Jadi, Harus Gimana?

Kita perlu bersikap kritis, tapi juga adil. Jika pejabat sudah menyampaikan klarifikasi tegas, kita juga perlu membaca dan memahaminya secara utuh. Jangan biarkan emosi mengalahkan logika.

Isu zakat menyangkut aturan agama yang jelas. Pemerintah pun tidak bisa mengubahnya sesuka hati. Karena itu, kita perlu memeriksa informasi sebelum ikut menyebarkannya.

Sebelum jempol bergerak, beri waktu otak untuk bekerja. Baca sumbernya. Cek konteksnya. Pastikan informasinya utuh.

Sebelum share, cek dulu—biar gak ikut dosa digital.@eko

Tags: Anti HoaksCek FaktaCheckHoaksMBG

Kamu Melewatkan Ini

MBG Libur Sekolah, Anak Tenang, Pengusaha Kepanasan

MBG Libur Sekolah, Anak Tenang, Pengusaha Kepanasan

by dimas
Juni 21, 2026

BGN menghentikan MBG selama libur sekolah demi menghemat Rp3 triliun. Anak tenang, tetapi pengusaha dan mitra SPPG menilai kebijakan itu...

DPR dan Pemerintah Terlalu Dekat? Mahasiswa Soroti Fungsi Pengawasan yang Hilang

DPR dan Pemerintah Terlalu Dekat? Mahasiswa Soroti Fungsi Pengawasan yang Hilang

by teguh
Juni 20, 2026

Ribuan mahasiswa mendatangi Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Jumat (19/06/2026). Mereka membawa satu kegelisahan yang kini makin keras terdengar karena...

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

by Tabooo
Juni 18, 2026

Hoaks tidak hanya menyebarkan informasi palsu. Ia menyerang cara berpikir, memanfaatkan emosi, identitas, dan algoritma yang terus mengulang hal serupa....

Next Post
MK Tolak Gugatan Mahasiswa, Pasal 256 KUHP Jadi “Level Boss” Demo

MK Tolak Gugatan Mahasiswa, Pasal 256 KUHP Jadi “Level Boss” Demo

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id