Tabooo.id: Health – Kabar gembira tapi jangan keburu senang dulu: sistem rujukan BPJS Kesehatan bakal lebih ringkas dan berbasis kompetensi fasilitas kesehatan, bukan lagi berjenjang. Tapi, regulasi resmi masih digodok, artinya perubahan ini belum bisa kamu rasakan hari ini.
Masyarakat belakangan ramai membicarakan isu bahwa peserta BPJS tak perlu lagi “dilempar-lempar” dari RS tipe C ke B sebelum akhirnya tiba di RS tipe A. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan, sistem baru memang dirancang agar pasien langsung diarahkan ke fasilitas yang sesuai kemampuan medisnya.
“MoU-nya sedang kita susun, habis ini harus ada Perpres yang mengimplementasikan ini ke BPJS,” ujar Menkes, dikutip dari Kompas.com, Minggu (16/11/2025). Dia menambahkan, perubahan ini akan diintegrasikan dengan sistem pembayaran INA-CBGs yang akan diubah menjadi iDRG (Indonesia Diagnosis Related Groups).
Konsep rujukan baru membagi fasilitas kesehatan menjadi empat kategori: Puskesmas untuk layanan dasar, Rumah Sakit Madya, Rumah Sakit Utama, dan Rumah Sakit Paripurna. Dengan begitu, penyakit berat seperti jantung, stroke, kanker, dan gangguan ginjal dapat ditangani lebih cepat tanpa harus menunggu proses berjenjang.
Namun, hingga kini, Permenkes maupun petunjuk teknis yang resmi belum diterbitkan. BPJS Kesehatan menyatakan bahwa mekanisme baru baru bisa diterapkan setelah regulasi disahkan. Artinya, semua diskusi dan rencana masih berada di meja perancang kebijakan.
Kenapa penting buat kamu? Karena kalau sistem rujukan terlalu berlapis, penanganan darurat bisa terlambat, dan dampaknya bukan cuma soal kesehatan—ekonomi keluarga, produktivitas kerja, hingga rasa aman hidup sehari-hari ikut terdampak. Dengan rujukan berbasis kompetensi, pasien diharapkan mendapatkan pelayanan tepat waktu, tanpa ribet dan bolak-balik RS.
Jadi, meski ide sistem rujukan BPJS lebih “cepat dan lurus” terdengar menggoda, ingat: realitasnya masih menunggu tanda tangan resmi pemerintah. Kadang, yang paling menegangkan bukan sakitnya penyakit, tapi lambatnya aturan menjemput solusi. (sig)




