Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Bank Sampah Winongo Tembus Top 99 SINOVIK 2025, Ubah Sampah Jadi Tabungan Emas

by eko
Februari 7, 2026
in Regional
A A
Home Reality Regional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional- Saat banyak daerah masih kewalahan menghadapi gunungan sampah, Kota Madiun justru memanen prestasi dari persoalan yang sama. Bank Sampah Matahari di Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, menembus Top 99 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (SINOVIK) 2025 dan mengalahkan 2.476 nominator dari seluruh Indonesia.

Prestasi ini bukan sekadar piagam. Capaian ini membuktikan bahwa warga bisa mengubah masalah klasik menjadi peluang ekonomi.

Siyam Sumartini mendirikan Bank Sampah Matahari pada 11 November 2010. Ia memulai gerakan ini karena resah melihat kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo yang menerima sekitar 100 ton sampah setiap hari dengan sistem timbun. Tumpukan sampah memicu risiko lingkungan dan kesehatan. Nyamuk berkembang biak, ancaman demam berdarah meningkat.

Alih-alih mengeluh, Siyam mengajak warga mengubah cara pandang. Warga kini memilah sampah dari rumah, lalu menyetorkannya untuk dikelola.

“Tujuannya agar masyarakat melek terhadap sampah yang dihasilkan sendiri dan bisa menjadikan sampah menjadi cuan,” ujar Siyam.

Ini Belum Selesai

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Relasi Kuasa di Sekolah: Dugaan Pelecehan Guru di Wonogiri Terbongkar

Dari Plastik Jadi Tabungan Emas

Pengelola mengolah plastik kresek dan sendok makan bekas menjadi tas dan bunga hias. Mereka juga memanfaatkan botol plastik untuk membuat sapu, asbak, meja, kursi, baki, hingga tempat sampah.

Setiap bulan, tim produksi membuat hampir 100 sapu dari botol plastik. Jumlah itu menyerap sekitar 30 ribu botol bekas agar tidak berakhir di TPA.

Pengelola tidak hanya menjual produk daur ulang. Mereka mengonversi nilainya menjadi tabungan pendidikan, kesehatan, bahkan tabungan emas bagi nasabah. Skema ini membuat warga merasakan langsung manfaat ekonomi dari sampah yang mereka hasilkan.

Program ini juga membuka lapangan kerja. Warga ikut mengumpulkan, memilah, dan memproduksi kerajinan. Aktivitas itu menggerakkan ekonomi sirkular di tingkat kampung.

Siapa yang Terdampak

Warga Winongo jelas diuntungkan. Mereka memperoleh tambahan penghasilan, lingkungan lebih bersih, dan akses tabungan alternatif. Pemerintah daerah juga merasakan manfaat karena volume sampah berkurang dan sistem pengelolaan menjadi lebih tertata.

Anak muda ikut ambil peran. Siyam rutin melibatkan generasi muda dalam proses pengolahan agar kesadaran lingkungan tumbuh sejak dini.

Sebaliknya, pola lama yang mengandalkan sistem buang-angkut-timbun mulai kehilangan tempat. Cara lama itu tidak lagi relevan ketika warga mampu mengelola sampah secara mandiri dan produktif.

Keberhasilan Bank Sampah Matahari mendorong pemerintah mengadopsi sistem tata kelola dan mekanisme tabungan mereka sebagai model program “satu bank sampah satu RT” di Kota Madiun.

Prestasi ini menegaskan satu hal: perubahan tidak selalu datang dari proyek besar. Warga bisa memulainya dari rumah, dari kantong plastik yang dulu mereka anggap tak bernilai.

Kalau sampah saja bisa jadi tabungan emas, alasan apa lagi untuk terus membuangnya sembarangan? @eko

Tags: Kota Madiunmadiun

Kamu Melewatkan Ini

Drama Madiun Belum Tuntas: Giliran Bagus Panuntun Diperiksa KPK

Drama Madiun Belum Tuntas: Giliran Bagus Panuntun Diperiksa KPK

by Tabooo
Mei 11, 2026

Bagus Panuntun diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan pemerasan yang menyeret Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Dari luar, ini...

Konsep Otomatis

Pemerintah Madiun dalam Sorotan KPK: Ketika Sistem Terlalu Lama Dibiarkan

by jeje
Mei 11, 2026

Di Kota Madiun, cerita itu seperti membuka bab baru dari buku lama. Sebab, kasus yang kini menyeret sejumlah nama di...

Korupsi Madiun Belum Reda: Kini Giliran Plt Wali Kota Diperiksa

Korupsi Madiun Belum Reda: Kini Giliran Plt Wali Kota Diperiksa

by eko
Mei 11, 2026

Korupsi Madiun kembali jadi sorotan. Setelah operasi tangkap tangan (OTT) menjerat Wali Kota nonaktif Maidi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini...

Next Post
Dari Konflik Agraria ke Lorong Suap: OTT KPK di Pengadilan Negeri Depok

KPK Ungkap Dugaan Suap Eksekusi Lahan di Pengadilan Negeri Depok

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id