Senin, Juni 15, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Apple Buka 5 Developer Institute di Indonesia, Anak Muda Siap Naik Kelas

by teguh
Mei 8, 2026
in Reality, Teknologi
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter
Apple membuka lima Developer Institute di Indonesia pada 21/04/2026. Program ini memberi jalan bagi anak muda untuk mencipta teknologi sendiri. Dunia teknologi selalu bicara soal inovasi. Namun pertanyaan besarnya tetap sama siapa yang melahirkan inovasi itu? Indonesia memiliki jutaan pengguna internet, tetapi kebutuhan talenta digital terus naik setiap tahun.
Karena itu, langkah Apple menarik perhatian. Perusahaan asal Amerika Serikat tersebut membuka pusat pengembangan developer di Surabaya, Tangerang, Batam, dan Jakarta. Satu institut tambahan di Jakarta akan fokus pada developer profesional dan komunitas industri. Program ini menghadirkan empat jalur utama AI dan Machine Learning, DevOps, Games, serta Entrepreneurship. Peserta belajar selama 8 hingga 24 bulan sesuai bidang yang dipilih. Susan Prescott, Vice President of Worldwide Developer Relations Apple, menegaskan program ini hadir untuk mendorong karier talenta lokal.
“Bersama Apple Developer Academy, yang terus membangun fondasi bagi talenta-talenta digital baru, Apple Developer Institute akan mendukung para developer dalam negeri di jenjang perjalanan karier mereka berikutnya,” kata Susan Prescott dalam keterangan resmi, 21/04/2026. Ia menambahkan, “Kami berkomitmen untuk mendukung ekosistem teknologi Indonesia yang dinamis, dan menantikan bagaimana program-program ini membantu peserta membentuk masa depan.”

Tabooo.id: Teknologi – Selama bertahun-tahun Indonesia dikenal sebagai pasar digital besar di Asia Tenggara. Banyak perusahaan global menjual produk di sini. Namun kini Indonesia ingin melangkah lebih jauh dan melahirkan talenta yang mampu membangun produk digital sendiri.

Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Hafid dalam sejumlah forum sepanjang 2025–2026 menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan jutaan talenta digital untuk mendorong ekonomi baru.

Pengamat teknologi Heru Sutadi juga menilai investasi terpenting di era AI bukan hanya perangkat keras, tetapi manusia yang menguasai teknologi.

Pesannya jelas. Gedung bisa berdiri cepat. Server bisa dibeli kapan saja. Namun talenta unggul tumbuh lewat latihan, pengalaman, dan ekosistem kuat.

Dari AI Sampai Industri Game

Program AI/ML di Surabaya akan melatih peserta dalam pemrograman inti. Setelah itu, peserta akan menyelesaikan tantangan industri bersama perusahaan Indonesia.

Ini Belum Selesai

Kemasan Diseragamkan: Pemerintah Persempit Ruang Promosi Industri Rokok

77 Ribu Calon Siswa Belum Tertampung Sekolah Negeri Jabar Cari Solusi

Program DevOps akan mengasah kemampuan peserta dalam membangun aplikasi cloud dan mengelola sistem kontainer skala besar.

Di Batam, peserta program games akan merancang game bersama mentor profesional, menguji pasar, lalu menyusun strategi publikasi.

Sementara itu, jalur entrepreneurship di Jakarta akan mendorong peserta mengubah ide startup menjadi bisnis yang siap tumbuh.

Artinya, anak muda kini punya jalur karier lebih luas. Mereka bisa menjadi AI engineer, game creator, product builder, atau founder startup.

Teknologi Sudah Menjadi Gaya Hidup

Sosiolog digital Universitas Indonesia Dr. Devie Rahmawati kerap menjelaskan bahwa teknologi kini membentuk cara generasi muda bekerja, belajar, berjejaring, dan membangun identitas sosial.

Karena itu, kehadiran Apple Developer Institute bukan sekadar kabar industri. Ini juga kabar lifestyle. Teknologi kini ikut menentukan cara hidup banyak orang.

Dulu anak muda berlomba membeli gadget terbaru. Kini tantangannya berubah mampukah kamu menciptakan sesuatu dari gadget itu?

Tabooo Insight

Ini bukan sekadar Apple membuka kelas baru. Ini sinyal bahwa Indonesia mulai masuk radar sebagai rumah talenta digital.

Jika generasi muda memanfaatkan peluang ini, Indonesia tidak hanya menjadi pasar aplikasi global. Indonesia juga bisa melahirkan aplikasi, game, dan startup yang dipakai dunia.

Masa depan digital tidak dimenangkan oleh orang yang paling lama menatap layar. Masa depan dimenangkan oleh mereka yang berani mengisi layar itu dengan karya. @teguh

Tags: AplikasiAppleCloudDeveloperinovasiLifestyleNasionalProgramSosiolog

Kamu Melewatkan Ini

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

by teguh
Juni 9, 2026

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian membuka kembali perdebatan lama tentang hubungan politik dan birokrasi daerah. Dalam rapat bersama Komisi II...

Buku yang Menulis Indonesia Sebelum Indonesia Lahir

Buku yang Menulis Indonesia Sebelum Indonesia Lahir

by jeje
Juni 2, 2026

Bagaimana mungkin seseorang menulis tentang Indonesia sebelum Indonesia benar-benar ada? Pertanyaan itu muncul ketika membaca Naar de Republiek Indonesia, karya Tan...

BPIP Undang Semua Mantan Presiden ke Hari Lahir Pancasila, Siapa yang Datang?

BPIP Undang Semua Mantan Presiden ke Hari Lahir Pancasila, Siapa yang Datang?

by teguh
Mei 29, 2026

Hari Lahir Pancasila tahun ini terasa lebih dari sekadar seremoni negara. Di tengah dinamika politik nasional, publik mulai bertanya: siapa...

Next Post
Negeri Konsumen: Kenapa Kita Hebat Belanja, Tapi Minim Pencipta?

Indonesia Raja Checkout, Tapi Kenapa Masih Kekurangan Pencipta Teknologi?

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id