Tabooo: News – Kepanikan sempat pecah di sekitar halte Stasiun Bogor, Rabu sore (15/10/2025). Sebuah angkot trayek 02 jurusan Sukasari–Bubulak tiba-tiba terbakar saat sedang menunggu penumpang di Jalan Kapten Muslihat, Bogor Tengah. Sopir angkot bernama Ahmad Maulani Yusuf mengalami luka bakar di bagian tangan akibat insiden tersebut.
Api Muncul dari Mesin
Kanit Turjawali Satlantas Polresta Bogor Kota, AKP Saein, mengatakan kebakaran bermula dari percikan api yang muncul dari bagian bawah kendaraan. Tak butuh waktu lama hingga api membesar dan melalap seluruh bagian angkot.
“Jadi tadi ada laporan masyarakat satu unit angkot timbul percikan api, kemudian terbakar. Anggota langsung cek, dan benar satu unit yang terbakar,” ujar Saein di lokasi kejadian.
Saat kejadian, angkot masih membawa beberapa penumpang. Begitu api muncul, sopir dan penumpang langsung keluar menyelamatkan diri. “Untuk pengemudi dan penumpang segera dievakuasi agar tidak ada korban lainnya. Menurut informasi, angkot tidak terlalu penuh,” jelasnyadilangsir dari detik.com
Lalu Lintas Sempat Lumpuh
Kebakaran yang terjadi di area padat kendaraan itu membuat arus lalu lintas di sekitar Stasiun Bogor sempat lumpuh total. Polisi menutup sebagian jalan untuk memberi ruang bagi petugas damkar yang tengah memadamkan api. Asap tebal sempat membumbung dan menarik perhatian warga sekitar.
Sopir Mengalami Luka Bakar
Sopir, Ahmad Maulani Yusuf, mengalami luka bakar di tangan dan langsung mendapat pertolongan dari tim kesehatan Lapas Kelas IIA Paledang yang berada tak jauh dari lokasi. Kepada wartawan, Ahmad menuturkan bahwa mobil sempat mogok sebelum akhirnya terbakar.
“Mobil sempat mogok tadi pas di BTM, tapi bisa jalan lagi. Terus kebakar tadi di situ. Api asalnya dari bawah, dari mesin, terus naik ke bangku saya. Langsung gede apinya,” kata Ahmad dengan tangan diperban.
Dugaan Awal: Korsleting Mesin
Petugas masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting pada bagian mesin. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Insiden ini menambah panjang daftar kebakaran kendaraan umum di wilayah Jabodetabek tahun ini. Polisi mengimbau pengemudi angkutan untuk rutin memeriksa kondisi kendaraan, terutama sistem kelistrikan dan bahan bakar, guna mencegah kejadian serupa terulang.




