• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Sabtu, Maret 21, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Affiliate Bisa Jadi Karier: 60 Ribu Orang Dibidik Kemenaker dan Shopee di 2026

Februari 12, 2026
in Teknologi
A A
Affiliate Bisa Jadi Karier: 60 Ribu Orang Dibidik Kemenaker dan Shopee di 2026

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menggandeng Shopee untuk mencetak sedikitnya 60 ribu affiliate baru sepanjang 2026. Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli mengatakan dalam peluncuran Program Akademi Pengajar Shopee di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Kota Bekasi, Rabu (11/02/2026). (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Teknologi – Pernah nggak sih kamu kepikiran, “Kerja itu harus selalu ngantor jam 9 pagi?” Atau justru kamu lebih sering lihat teman yang live jualan sambil rebahan, tapi cuannya lumayan stabil tiap bulan?

Tahun 2026 bikin pertanyaan itu makin relevan. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) resmi menggandeng Shopee untuk mencetak 60 ribu affiliate baru sepanjang tahun ini. Targetnya terdengar ambisius, tetapi momentumnya pas. Nilai ekonomi digital Indonesia diprediksi menembus US$100 miliar atau sekitar Rp1.550 triliun. Angka itu bukan sekadar statistik angka itu menunjukkan perubahan besar dalam cara kita bekerja dan mencari penghasilan.

Ekonomi Digital Makin Ngebut

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli memasukkan pelatihan affiliate marketing ini ke dalam transformasi Balai Latihan Kerja (BLK). Kemenaker lebih dulu melatih 100 instruktur dari 21 UPT melalui program training of trainers selama tiga hari. Setelah itu, para trainer kembali ke daerah masing-masing untuk membuka kelas affiliate.

Skemanya sederhana. Seratus trainer melatih minimal 600 peserta. Hasilnya? Potensi 60 ribu affiliate baru lahir dalam satu siklus.

Data Shopee memperkuat optimisme itu. Sekitar 67% affiliate mengaku mendapat tambahan penghasilan signifikan. Produk beauty, fashion, dan home care paling banyak dipromosikan. Sementara itu, Gross Merchandise Value (GMV) e-commerce Indonesia diproyeksi naik dari 71 pada 2025 menjadi 140 pada 2030. Pasarnya jelas membesar.

Kemenaker juga memastikan para instruktur mengantongi sertifikasi BNSP agar kualitas pelatihan tetap terjaga. Selain itu, mereka memantau perkembangan peserta setiap tiga bulan supaya program ini benar-benar menciptakan peluang kerja nyata.

Kenapa Affiliate Jadi Tren?

Gen Z dan milenial tumbuh di era fleksibilitas. Banyak anak muda tidak lagi terpaku pada konsep kerja kantoran konvensional. Mereka mencari kebebasan waktu, fleksibilitas tempat, dan peluang income yang bisa berkembang cepat.

Affiliate marketing menawarkan kombinasi itu. Tanpa perlu stok barang atau sewa tempat usaha, siapa pun bisa mulai lewat ponsel dan koneksi internet. Kreativitas jadi modal utama. Live streaming, video pendek, atau review santai bisa berubah jadi sumber komisi.

RelatedPosts

ASUS Bawa AI ke Level Baru: Zenbook S14 OLED Bisa “Mikir Sendiri” Tanpa Internet

AI Sekelas “Doktor” Masuk Saku: Gaya Hidup Baru atau Alarm Diam-Diam?

Di balik tren ini, ada perubahan sosial yang lebih dalam. Dunia kerja formal tidak lagi menyerap tenaga kerja sebesar dulu. Otomatisasi dan digitalisasi menggeser banyak posisi. Karena itu, pemerintah mulai mendorong model kerja berbasis digital sebagai alternatif yang lebih adaptif.

Secara psikologis, model kerja ini juga memberi rasa kontrol. Seseorang menentukan jam kerja sendiri, memilih produk sendiri, dan membangun personal branding sesuai karakter. Rasa otonomi itu penting, apalagi di tengah tekanan ekonomi dan ketidakpastian masa depan.

Namun jalan ini bukan tanpa tantangan. Algoritma platform sering berubah. Tren produk bergerak cepat. Persaingan makin padat. Banyak orang melihat affiliate sebagai pekerjaan mudah, padahal konsistensi dan strategi tetap menentukan hasil.

Siapa Diuntungkan?

Individu yang berhasil tentu merasakan dampak langsung. Satu affiliate yang stabil bisa menopang satu keluarga. Jika setiap peserta mampu mendukung empat anggota keluarga, efek ekonominya meluas ke ribuan orang.

Platform digital seperti Shopee juga memperoleh keuntungan. Mereka memperluas jaringan promosi tanpa membuka toko fisik tambahan. Pemerintah pun mendapatkan solusi untuk memperluas kesempatan kerja di tengah transformasi ekonomi.

Meski begitu, ada sisi yang perlu diwaspadai. Model kerja fleksibel jarang menyediakan jaminan sosial seperti pekerjaan formal. Penghasilan yang fluktuatif bisa memicu tekanan finansial jika tidak diatur dengan baik. Tanpa literasi keuangan, peluang besar bisa berubah jadi sumber stres baru.

Kerja atau Konten?

Fenomena affiliate mengaburkan batas antara kerja dan konten. Aktivitas sehari-hari kini mudah berubah menjadi materi promosi. Nongkrong bisa jadi review kafe. Dandan bisa jadi konten beauty. Bersih-bersih rumah bisa jadi promosi produk home care.

Realitas ini menuntut kedewasaan digital. Reputasi pribadi ikut dipertaruhkan. Konsistensi, kredibilitas, dan etika promosi menentukan kepercayaan audiens.

Shopee menegaskan bahwa teknologi hanyalah alat. Dampaknya bergantung pada manusianya. Platform membuka pintu, tetapi langkah selanjutnya tetap bergantung pada kemampuan dan komitmen individu.

Apa Dampaknya Buat Kamu?

Program 60 ribu affiliate ini bukan sekadar kolaborasi pemerintah dan e-commerce. Program ini mencerminkan pergeseran besar dalam makna kerja.

Kalau kamu sedang mencari peluang tambahan, affiliate bisa jadi opsi realistis. Kalau kamu sudah bekerja formal, jalur ini bisa menjadi side hustle yang fleksibel. Namun kamu tetap perlu strategi, disiplin, dan manajemen keuangan yang rapi.

Dunia kerja makin cair. Stabilitas tidak lagi selalu datang dari kantor tetap, tetapi dari kemampuan beradaptasi. Ekonomi digital terus tumbuh, dan peluang terbuka lebar. Sekarang pertanyaannya sederhana kamu mau ikut bergerak, atau hanya menonton perubahan dari layar ponselmu?. @teguh

Tags: AffiliatealgoritmaAmbisiusBeautyBLKBNSPDigitalE-CommerceEkonomiFashionGMVHome CareKantorKemenakerKerjaKontenKonvensionalKreativitasProdukSertifikasiShopee
Next Post
Harga Cabai dan Telur Probolinggo Naik, Pemkab Ambil Langkah

Harga Cabai dan Telur Probolinggo Naik, Pemkab Ambil Langkah

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • Malam Takbiran: Antara Euforia Perayaan dan Sunyi Refleksi

    Malam Takbiran: Antara Euforia Perayaan dan Sunyi Refleksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuta Saat Senja: Ketika Malam Mulai Dibuka untuk Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lebaran Beda Hari, Antara Ilmu, Ego, dan Toleransi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7.039 Pemudik Gratis Tiba di Tirtonadi, Mayoritas dari DKI Jakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Sebut Penyiraman Aktivis KontraS Terorisme, Harus Usut Dalangnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.