Tabooo.id: Regional – Gempa tektonik berkekuatan 5,0 magnitudo mengguncang Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku, Rabu (4/2/2026) pagi. Gempa terjadi pada pukul 09.36 WIT dan berpusat di laut pada kedalaman 101 kilometer.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa berada di koordinat 6,87 Lintang Selatan dan 132,14 Bujur Timur, sekitar 148 kilometer barat daya Maluku Tenggara. Pergerakan lempeng di zona ini memicu gempa tektonik menengah.
BMKG Nyatakan Gempa Tidak Picu Tsunami
BMKG Stasiun Geofisika Ambon langsung memastikan gempa tersebut tidak memicu tsunami. Lembaga ini menyampaikan informasi tersebut tak lama setelah gempa terjadi.
“Gempa tidak berpotensi tsunami,” tulis BMKG Ambon dalam keterangan resminya.
Petugas di daerah terus memantau kondisi lapangan. Hingga saat ini, mereka belum menerima laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa.
Warga Merasakan Situasi Normal
Sebagian warga Maluku Tenggara mengaku tidak merasakan getaran gempa. Bakri Ohoiwutun, warga Maluku Tenggara yang dihubungi dari Ambon, menyebut aktivitas masyarakat berjalan seperti biasa.
“Kita tidak merasakan getaran gempa di sini,” ujar Bakri.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku, Syarif Hidayat, juga menyampaikan hal serupa. Ia mengatakan pihaknya masih menunggu laporan dari lapangan.
“Saya belum menerima laporan, nanti saya cek dulu,” tambahnya.
Wilayah Rawan, Kewaspadaan Tetap Penting
Wilayah Maluku berada di jalur pertemuan lempeng tektonik aktif, sehingga gempa kerap terjadi. Kondisi ini menuntut masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus menjaga kesiapsiagaan.
Warga pesisir dan penghuni pulau-pulau kecil menjadi kelompok yang paling merasakan dampak psikologis dari setiap gempa. Meski tidak selalu merusak, getaran kecil sekalipun dapat memicu kecemasan.
Gempa kali ini tidak menimbulkan kerusakan, tetapi ia kembali mengingatkan satu hal hidup di kawasan cincin api berarti selalu bersiap menghadapi kejutan alam, bahkan saat keadaan tampak tenang. @dimas




