Selasa, Oktober 20, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Longsor Pondi dan Harga Nyawa di Tambang Ilegal Bangka

by dimas
Februari 3, 2026
in Deep
A A
Home Deep
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Deep – Senja itu, tanah tiba-tiba menelan para pekerja. Teriakan bercampur debu memenuhi Pondi, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, Senin (2/2/2026) pukul 17.00 WIB. Longsoran menghantam lokasi tambang, menewaskan enam pekerja seketika. Hingga Selasa (3/2/2026), tim penyelamat masih menggali dan mencari satu pekerja yang tertimbun.

Tragedi ini menegaskan satu kenyataan pahit praktik penambangan ilegal di zona resmi tidak hanya melanggar hukum, tetapi membahayakan nyawa manusia.

Aktivitas Ilegal di Zona Resmi

Tambang timah Pondi masuk dalam wilayah Izin Usaha Penambangan (IUP) PT Timah Tbk. Perusahaan mengelola tambang bersama mitra yang memiliki izin resmi dan surat perintah kerja (SPK). Namun, para pekerja korban longsor tidak tercatat dalam daftar operasional resmi perusahaan.

Manajer Komunikasi PT Timah, Anggi Siahaan, menegaskan, “Kegiatan itu ilegal dan bukan bagian operasional PT Timah Tbk. Kami menyampaikan duka cita mendalam atas kecelakaan ini.” ujarnya.

Dengan kata lain, manusia bekerja di zona abu-abu legalitas, menantang risiko maut setiap saat.

Ini Belum Selesai

BBM Tersendat, ASN WFH Jadi Jawaban: Bagaimana dengan Akar Masalahnya?

Prabowo Bertemu Guterres di Hambalang: Diplomasi Akrab, Hasilnya Harus Terukur

Pencarian Korban: Upaya Bersama

Sejak kejadian, tim SAR, kepolisian, TNI, dan personel perusahaan langsung menyisir lokasi longsor. PT Timah menurunkan alat berat dan personel untuk mempercepat pencarian korban terakhir.

Enam jenazah yang berhasil ditemukan dibawa ke rumah sakit dan diserahkan kepada keluarga. Tim penyelamat terus menggali titik longsor yang tersisa untuk menemukan pekerja terakhir.

Ironisnya, semua upaya ini terjadi setelah nyawa hilang, bukan sebagai langkah pencegahan.

Tambang Besar, Risiko Lama

Tambang timah Pondi dikenal sebagai salah satu kawasan tambang darat terbesar di Bangka. Kawasan ini menjadi sumber penghidupan masyarakat, baik melalui jalur resmi maupun ilegal.

Ketika pengawasan melemah, tambang ilegal tumbuh subur. Keselamatan pekerja sering diabaikan, sehingga kecelakaan sulit dihindari. PT Timah kembali mengingatkan mitra dan penambang untuk melengkapi dokumen resmi dan mematuhi standar keselamatan kerja.

Namun, pertanyaan tetap menggantung seberapa efektif pengawasan dan hukum melindungi pekerja, jika risiko maut tetap menghantui setiap jam kerja?

Keluarga Menanggung Dampak Paling Berat

Keluarga pekerja menanggung dampak paling nyata. Mereka kehilangan anggota keluarga sekaligus sumber penghidupan. Anak-anak kehilangan ayah, istri kehilangan suami, orangtua kehilangan anak.

Sementara itu, warga sekitar tetap hidup dalam bayang-bayang ancaman serupa. Selama praktik tambang ilegal terus berjalan, tragedi bisa terulang. Ironisnya, korban berasal dari pihak paling lemah pekerja harian yang mengejar sesuap rezeki di zona abu-abu hukum.

Siapa yang sebenarnya diuntungkan? Perusahaan resmi menjauh dari kegiatan ilegal, sementara pekerja membayar harga nyawa. Pengawas tambang lemah, hukum setengah hati, dan sistem yang seharusnya melindungi manusia malah membiarkan risiko menumpuk.

Tambang ilegal tetap menghasilkan pendapatan sesaat. Ini bukan sekadar tragedi alam ini tragedi sosial yang muncul dari kelalaian sistemik.

Refleksi Tabooo

Di negara yang mengaku demokrasi, nyawa pekerja tetap menjadi mata uang murah. Longsor Pondi bukan sekadar angka statistik ini pengingat bahwa hukum setengah jalan, pengawasan lemah, dan kerakusan ekonomi sering mengorbankan yang paling rentan.

Tabooo melihat tragedi ini sebagai alarm sosial manusia di zona abu-abu legalitas tidak bisa dianggap risiko biasa. Nyawa mereka harus menjadi prioritas, bukan sekadar headline berita singkat.

Penutup: Pertanyaan yang Menggantung

Hingga kapan nyawa pekerja harus menjadi harga lemahnya pengawasan? Sampai kapan tragedi menjadi pengingat pahit tanpa tindakan nyata?

Di Pondi, tanah menelan enam nyawa. Namun di ruang rapat dan meja birokrat, akankah ada yang belajar dari tanah yang longsor itu? Atau kita tetap menutup mata, menunggu korban berikutnya jatuh, sementara janji keselamatan tetap hanya tulisan di kertas? @dimas

Tags: IlegalKeadilanKerjaKeselamatanKriminal & HukumlongsornyawapekerjaPengawasanTambang

Kamu Melewatkan Ini

Rokok Ilegal: Siapa Untung, Siapa yang Menanggung?

Rokok Ilegal: Siapa Untung, Siapa yang Menanggung?

by eko
Oktober 7, 2026

Rokok ilegal kembali menjadi sorotan di Solo Raya. Harga dan daya beli memunculkan pertanyaan tentang siapa yang sebenarnya diuntungkan. Tabooo.id...

Munir di Malioboro: 22 Tahun Berlalu, Pertanyaan Belum Selesai

Munir di Malioboro: 22 Tahun Berlalu, Pertanyaan Belum Selesai

by dimas
September 25, 2026

Munir di Malioboro menghidupkan kembali ingatan tentang perjuangan HAM, 22 tahun setelah kematiannya dan pertanyaan hukum yang belum selesai. Tabooo.id...

MBG Kembali Disorot, 136 Siswa Makale Dirawat: Seberapa Kuat Pengawasannya?

MBG Kembali Disorot, 136 Siswa Makale Dirawat: Seberapa Kuat Pengawasannya?

by teguh
September 4, 2026

Sebanyak 136 siswa Makale Dirawat yaitu, SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 Makale, Tana Toraja, mengalami gangguan kesehatan pada...

Next Post
Sekolah Mengemudi Kolonial: Saat Mobil dan Modernitas Bertemu

Sekolah Mengemudi Kolonial: Saat Mobil dan Modernitas Bertemu

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id