Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

IHSG Masih Tertekan, Jadi Indeks Terlemah di Asia Pagi Ini

by dimas
Februari 3, 2026
in Bisnis, Reality
A A
Home Reality Bisnis
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Bisnis – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bergerak lesu pada awal perdagangan hari ini. Indeks belum mampu bangkit setelah sehari sebelumnya tergerus hampir 5 persen.

Selasa (3/2/2026), IHSG membuka perdagangan di level 7.888,77 atau turun 0,43 persen dibandingkan penutupan sebelumnya. Seiring berjalannya perdagangan, tekanan sedikit mereda. Hingga pukul 09.04 WIB, IHSG melemah 0,42 persen ke posisi 7.889,52.

Pergerakan ini menegaskan bahwa tekanan jual belum sepenuhnya mereda di pasar saham domestik.

Dampak Lanjutan dari Kejatuhan Tajam Kemarin

Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup anjlok 4,88 persen ke level 7.922,73. Posisi tersebut menjadi yang terendah sejak 12 September tahun lalu atau sekitar 4,5 bulan terakhir.

Koreksi tajam itu memicu kekhawatiran pelaku pasar, terutama investor ritel, yang masih mencoba membaca arah pergerakan jangka pendek. Tekanan beruntun juga meningkatkan risiko kepanikan lanjutan jika sentimen negatif belum menemukan penyeimbang.

Ini Belum Selesai

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Bursa Asia Menguat, Indonesia Tertinggal

Berbeda dengan Indonesia, mayoritas bursa saham utama Asia justru bergerak menguat pagi ini. Nikkei 225 Jepang melonjak 3,16 persen, disusul Kospi Korea Selatan yang naik 1,44 persen. Indeks Hang Seng Hong Kong menguat 0,83 persen, Shanghai Composite China naik 0,41 persen, dan Nifty 50 India bertambah 1,06 persen.

Penguatan juga terjadi di kawasan Asia Tenggara. Straits Times Singapura naik 0,83 persen, KLCI Malaysia menguat 0,44 persen, serta PSEI Filipina naik 0,67 persen.

Di tengah dominasi penguatan regional, hanya dua indeks yang berada di zona merah, yakni IHSG dan SET Index Thailand yang terkoreksi 0,32 persen. Artinya, IHSG kembali menjadi indeks terlemah di Asia pagi ini, seperti yang terjadi sehari sebelumnya.

Peluang Rebound Masih Terbuka

Riset Mirae Asset Sekuritas menilai IHSG seharusnya memiliki peluang untuk menguat secara teknikal. Indeks telah menguji level 38,2 persen Fibonacci Retracement, sementara indikator RSI menunjukkan kondisi oversold.

Kondisi ini biasanya membuka ruang terjadinya technical rebound, meskipun belum menjamin pembalikan tren dalam jangka menengah.

Di sisi kebijakan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) telah menyampaikan sejumlah usulan solusi kepada MSCI. Usulan itu mencakup peningkatan transparansi pengungkapan kepemilikan saham, perluasan likuiditas pasar, serta rencana kenaikan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi 15 persen secara bertahap.

Regulator juga mendorong penguatan kualitas data investor melalui klasifikasi 27 sub-tipe investor di KSEI serta komitmen pembaruan data secara berkala ke publik. MSCI, menurut riset tersebut, siap memberikan panduan metodologi evaluasi.

Rekomendasi Saham Hari Ini

Untuk perdagangan hari ini, Mirae Asset Sekuritas merekomendasikan saham ADMR, BSDE, dan INDF sebagai pilihan utama.

Namun, rekomendasi ini tetap berada dalam kerangka perdagangan jangka pendek, dengan risiko volatilitas yang masih tinggi.

Investor Ritel Paling Tertekan

Kondisi pasar yang fluktuatif paling terasa bagi investor ritel yang memiliki keterbatasan ruang untuk melakukan lindung nilai. Penurunan tajam beruntun tidak hanya menggerus portofolio, tetapi juga memukul kepercayaan diri pelaku pasar domestik.

Di sisi lain, investor institusi cenderung memiliki fleksibilitas lebih besar untuk melakukan reposisi aset.

Refleksi: Pasar Menunggu Arah, Kebijakan Diuji

Lesunya IHSG di tengah penguatan bursa Asia memberi sinyal bahwa masalah pasar domestik tidak semata bersumber dari faktor global. Kepercayaan, likuiditas, dan kualitas tata kelola kembali menjadi sorotan.

Pasar saat ini bukan hanya menunggu angka ekonomi, tetapi juga ketegasan kebijakan. Sebab, di dunia investasi, ketidakpastian selalu lebih menakutkan daripada kabar buruk itu sendiri. @dimas

Tags: AsiaBursa Efek IndonesiaEkonomi IndonesiaIHSGInvestorMarketPasarritelSahamSentimen

Kamu Melewatkan Ini

Rupiah Melemah, Harga Naik: Masih Yakin Ekonomi Baik-Baik Saja?

Rupiah Melemah, Harga Naik: Masih Yakin Ekonomi Baik-Baik Saja?

by dimas
Mei 13, 2026

Rupiah menyentuh rekor pelemahan baru saat harga kebutuhan pokok terus naik. Di tengah klaim ekonomi tumbuh, publik mulai mempertanyakan realita...

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

by dimas
Mei 12, 2026

Rupiah anjlok menyentuh angka Rp 17.500 per dolar AS. Tekanan global dan turunnya kepercayaan investor disebut jadi penyebab utama. Di...

Ketika Pembangunan Terlihat Megah, Tapi Rakyat Tetap Gelisah

Ketika Pembangunan Terlihat Megah, Tapi Rakyat Tetap Gelisah

by dimas
Mei 11, 2026

Pembangunan tampak megah lewat angka pertumbuhan, gedung tinggi, dan proyek infrastruktur besar yang terus dipamerkan. Namun bagi banyak orang, kemajuan...

Next Post
MK Tolak Uji Materi Pasal Perkawinan Beda Agama

MK Tolak Uji Materi Pasal Perkawinan Beda Agama

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id