Tabooo.id: Check – Belakangan, media sosial ramai membahas video yang menampilkan Presiden Prabowo Subianto seolah mengumumkan promo mobil listrik seharga Rp600 ribu. Video itu menyebut Raffi Ahmad dan Nagita Slavina menggelar promo melalui “Toko Mama Gigi”. Di akhir tayangan, narator mengajak publik segera menghubungi nomor WhatsApp yang tercantum di bio akun.
Sekilas, video itu tampak meyakinkan. Visualnya rapi. Narasinya formal. Tapi satu hal langsung mengusik logika: mobil listrik Rp600 ribu? Harga segitu bahkan belum cukup untuk membeli velgnya.
Klaim yang Viral
Akun bernama “rans entertainment” mengunggah video tersebut dan berhasil menarik ratusan interaksi. Dalam video, sosok Presiden terdengar membenarkan promo dan mendorong masyarakat untuk segera memesan lewat nomor 0813-7750-417. Beberapa akun TikTok juga menyebarkan video serupa.
Narasi sengaja menyusun detail agar tampak resmi. Pengunggah memanfaatkan nama besar Presiden dan keluarga selebritas supaya publik lebih mudah percaya.
Fakta yang Terungkap
Saat menonton video itu dengan cermat, kita bisa melihat gerak bibir tidak selaras dengan suara. Ketidaksinkronan ini memunculkan dugaan kuat bahwa pembuat konten memanfaatkan teknologi AI untuk memanipulasi video. Pemeriksaan menggunakan alat pendeteksi AI menunjukkan kemungkinan sangat tinggi bahwa rekaman tersebut hasil rekayasa digital.
Pencarian dengan kata kunci terkait promo mobil listrik Raffi Ahmad juga tidak menghasilkan satu pun laporan dari media kredibel. Jika promo sebesar itu benar-benar ada, media nasional pasti langsung memberitakannya. Selain itu, akun pengunggah tidak memiliki tanda verifikasi resmi dan hanya mengumpulkan ribuan pengikut. Bandingkan dengan akun resmi RANS Entertainment yang sudah centang biru dan memiliki jutaan pengikut. Perbedaan ini jelas mencolok.
Kenapa Banyak yang Tergoda?
Pembuat hoaks memahami psikologi publik. Mereka menggabungkan tiga unsur kuat: figur publik, harga super murah, dan ajakan bertindak cepat. Begitu orang membaca “Rp600 ribu”, otak langsung membayangkan keuntungan besar. Rasa takut ketinggalan sering mengalahkan nalar. Padahal logika sederhana cukup untuk membongkar klaim ini.
Pemerintah memang memberi insentif kendaraan listrik. Namun pemerintah menyalurkan dukungan dalam bentuk potongan pajak dan kebijakan fiskal, bukan menjual mobil listrik seharga motor bekas. Kalau mobil listrik benar-benar turun ke Rp600 ribu, showroom pasti penuh, antrean mengular, dan berita itu mendominasi semua kanal media. Kenyataannya? Tidak ada apa-apa selain video viral.
Kesimpulan
Klaim tentang Presiden Prabowo yang mempromosikan mobil listrik Rp600 ribu bersama Raffi Ahmad dan Nagita Slavina tidak benar. Video itu menunjukkan indikasi kuat manipulasi AI. Tidak ada sumber resmi yang mendukung narasi tersebut.
Jangan biarkan rasa penasaran atau keinginan untung cepat mengalahkan akal sehat. Cek akun, periksa sumber, dan pikirkan ulang sebelum menghubungi nomor yang tidak jelas. Di era digital, teknologi bisa memalsukan wajah dan suara. Tapi kita tetap memegang kendali atas jempol sendiri.
Sebelum share, cek dulu biar gak ikut dosa digital. @eko





