Jumat, Mei 15, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Prilly Latuconsina Cari Kerja di LinkedIn, Bukti Karier Tak Harus Jalan di Tempat

by eko
Mei 8, 2026
in Culture
A A
Home Culture
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Entertainment – Pernah nggak sih kamu lagi scroll Instagram, eh tiba-tiba nemu selebritas favorit lagi open to work di LinkedIn? Bukan endorse. Bukan promo film. Tapi benar-benar cari kerja. Itu yang dilakukan Prilly Latuconsina. Yes, Prilly. Aktris papan atas. Pebisnis.

Mantan vampir remaja di Ganteng-Ganteng Serigala. Minggu (25/1), lewat Instagram dan LinkedIn-nya, perempuan kelahiran 1996 ini menyalakan badge #OpenToWork. Banyak orang langsung mikir: lah, dia kan sudah sukses, ngapain cari kerja lagi? Jawabannya simpel dan cukup menohok ego kita semua. “Aku menyalakan badge #OpenToWork bukan karena kekurangan aktivitas, tapi karena lagi ingin belajar hal baru.”

Bukan Kehabisan Job, Tapi Lagi Haus Tantangan

Plot twist: ini bukan cerita artis kehabisan pekerjaan. Ini cerita tentang keluar dari zona nyaman. Selama ini Prilly menekuni industri film dan bisnis manajemen. Sekarang, ia justru ingin menjajal sektor yang benar-benar beda: offline sales experience. Ia ingin bertemu klien langsung, ngobrol tatap muka, mendengar kebutuhan orang, lalu melihat sendiri bagaimana konsumen memakai produk. Singkatnya: turun ke lapangan. Di LinkedIn, Prilly tampil super profesional.

Ia menyusun CV dengan rapi, memilih headline serius, dan menulis bagian “about” dengan tiga kata kunci yang relatable: ingin tahu, disiplin, dan ingin terus berkembang. Ia juga terang-terangan soal minat kerja mulai dari sales specialist, manajer toko, sales representative, sampai brand manager bahkan siap masuk kantor secepatnya. Part time? Freelance? Gas. Kalau ini sinetron, judulnya mungkin: Artis Kaya Raya Masuk Dunia Sales.

Saat Gengsi Kalah oleh Rasa Ingin Tahu

Justru di situ pesan sosialnya muncul. Di era banyak orang mengejar title dan gengsi, Prilly memilih belajar dari bawah. Saat sebagian dari kita masih debat soal “kerja sesuai passion atau cuan”, dia malah bilang: gue mau nambah skill. Ini tamparan halus buat generasi yang gampang bilang burnout tapi ogah eksplorasi. Langkah Prilly juga menegaskan satu hal penting: karier itu bukan garis lurus.

Ini Belum Selesai

Kok Bisa Makanan Korea Lebih Viral daripada Kuliner Nusantara?

Lagu “Sumbang” dan Negeri yang Tak Pernah Selesai dengan Politik

Kita bisa belok. Kita bisa muter. Bahkan kita bisa restart di jalur baru tanpa harus menunggu gagal dulu. Ironisnya, banyak orang baru berani berubah saat sudah mentok. Sementara Prilly justru berubah saat masih di puncak. Dan ini bukan soal pencitraan. Cara ia menyusun profil, memilih bidang kerja, sampai kesiapannya menerima pekerjaan freelance menunjukkan satu hal: dia serius.

Pelajaran Kecil dari Prilly untuk Dunia Kerja Hari Ini

Industri film membentuk Prilly jadi pribadi disiplin dan bertanggung jawab. Sekarang, ia ingin mengenal versi dirinya yang lain versi yang belajar jualan, mendengar klien, dan memahami kebutuhan pasar. Kalau dipikir-pikir, ini juga potret dunia kerja hari ini. Skill lintas bidang makin penting.

Gelar dan popularitas tak lagi jadi kartu sakti. Yang laku sekarang: kemauan belajar. Prilly mungkin sudah punya nama besar. Tapi dia tetap mau jadi murid. Dan itu… langka. Jadi lain kali kalau kamu merasa “terjebak” di pekerjaan yang itu-itu saja, ingat satu hal: bahkan Prilly Latuconsina aja masih eksplor.

Karier bukan soal siapa paling cepat sampai, tapi siapa yang berani terus tumbuh. Nah, kalau kamu sendiri kapan terakhir kali keluar dari zona nyaman? @eko

Tags: ArtisPrilly Latuconsina

Kamu Melewatkan Ini

Bukan Cuma Ganti Cat! Ducati Monster Datang Lebih Pintar, Lebih Brutal

Danur Bikin Satu Juta Orang Rela Diteror Bareng-Bareng

by eko
Mei 8, 2026

Tabooo.id: Film - Lebaran selalu identik dengan ketupat, opor, dan maaf-maafan. Tapi tahun ini, kita nambah satu tradisi baru: teriak...

Lebaran Nonton Apa? Ini Deretan Film Indonesia yang Siap Ramaikan Bioskop

Lebaran Nonton Apa? Ini Deretan Film Indonesia yang Siap Ramaikan Bioskop

by dimas
Mei 8, 2026

Tabooo.id: Film - Lebaran biasanya menghadirkan tiga hal yang sulit dipisahkan ketupat, keluarga besar, dan pertanyaan yang kadang bikin keringat...

Bocoran Al Ghazali: Pernikahan El Rumi Lebih Meriah dan Internasional

Bocoran Al Ghazali: Pernikahan El Rumi Lebih Meriah dan Internasional

by dimas
Mei 8, 2026

Tabooo.id: Entertainment - Siapa bilang kisah cinta selebritas selalu penuh drama? Kadang justru yang bikin heboh itu bukan pertengkaran, tapi...

Next Post
Ahok Bersaksi di Kasus Korupsi Minyak Rp 285 Triliun: “Sampaikan Apa Adanya”

Ahok Bersaksi di Kasus Korupsi Minyak Rp 285 Triliun

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Sepatu Kekecilan Itu Membunuh? Tragedi Siswa SMK Samarinda Bikin Publik Tersentak

“Sepatu Kekecilan” dan Tragedi Siswa SMK Samarinda yang Mengguncang Publik

Mei 15, 2026

Judol Memburu Anak-anak: 80 Ribu Bocah di Bawah 10 Tahun Terpapar

Mei 15, 2026

Pemerintah Tak Melarang Pesta Babi, Tapi Mengapa Nobar Mahasiswa Tetap Dihentikan?

Mei 14, 2026

Disekap dan Diperkosa: Ironi Mahasiswi Makassar Saat Mencari Pekerjaan

Mei 15, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id