Tabooo.id: Check – Postingan muncul di Facebook pada 21 Januari 2026. Lengkap dengan tangkapan layar artikel dari Gelora News yang judulnya panjang dan dramatis.
“Walikota Madiun Maidi Sebut Waktu Saya Serahkan Uang 800 Juta Ke Rumah Mantan Presiden Joko Widodo Di Solo, Beliau Punya Bungker Penyimpanan Uang, Emas, Entahlah Uang Sebanyak Itu Hasil Darimana Jokowi Kalau Tidak Korupsi.”
Akun itu menambahkan narasi provokatif:
“Serbu rumah nya n dobrak bangker uang jkw…ayoo rakyat indonesia…”
Sekilas, cerita ini seperti film aksi Hollywood. Ada bungker misterius, uang segunung, dan plot twist yang bikin deg-degan. Tapi jangan panik dulu.
Artikel Asli Beda Total
Dilansir dari Tim Cek Fakta Liputan6.com menelusuri sumbernya. Ternyata, artikel asli dari situs Gelora.co berjudul:
“Sudah Berompi Oranye, Maidi Masih Bantah Terima Fee Proyek”
Artikel asli tidak menyebut Jokowi sama sekali. Fokusnya cuma soal Maidi yang membantah tuduhan menerima uang atau melakukan pemerasan.
Foto dan tanggal unggah memang mirip dengan screenshot yang viral. Tapi kontennya 100% berbeda. Jadi klaim Rp 800 juta ke Jokowi jelas salah.
Screenshot viral ini seolah menggabungkan berita asli dengan narasi sensasional. Orang yang tidak teliti mudah percaya. Padahal kalau dibaca dengan seksama, isinya biasa saja. Tidak ada bungker rahasia atau uang tunai segunung.
Kenapa Orang Bisa Tertipu
Judul panjang dan dramatis bikin orang cepat percaya. Screenshot artikel jadi bukti, padahal konteksnya berbeda.
Orang juga terdorong untuk share cepat. Tujuannya agar terlihat peduli atau melek politik. Akhirnya, banyak yang ikut-ikutan tanpa cek fakta.
Banyak orang malas membaca artikel lengkap. Lebih gampang share daripada memeriksa kebenaran.
Bisa dibilang, ini seperti dikasih air hangat tapi dikira kopi panas. Panas iya, tapi bukan kopi.
Dampak Hoaks
Hoaks seperti ini tidak cuma bikin heboh online. Ia juga bisa memengaruhi opini publik.
Orang bisa percaya pejabat korup besar-besaran, padahal faktanya berbeda. Masyarakat jadi curiga berlebihan. Berita politik makin gaduh. Energi orang tersedot untuk hal yang tidak penting.
Di era digital, otak harus lebih cepat daripada jari yang nge-share. Jangan sampai ikut-ikutan drama yang cuma ada di layar HP.
Pesan Penting
Sebelum ikut-ikutan viralkan berita “bangker Rp 800 juta Jokowi”, tarik napas dulu. Cek fakta. Baca artikel asli. Jangan percaya cuma karena judul bombastis atau screenshot dramatis.
Sebelum share, cek dulu—biar tidak ikut dosa digital. @eko





