Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Check Fakta: Benarkah Wali Kota Madiun Serahkan Rp 800 Juta ke Jokowi?

by eko
Januari 24, 2026
in Check
A A
Home Check
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Check – Postingan muncul di Facebook pada 21 Januari 2026. Lengkap dengan tangkapan layar artikel dari Gelora News yang judulnya panjang dan dramatis.

“Walikota Madiun Maidi Sebut Waktu Saya Serahkan Uang 800 Juta Ke Rumah Mantan Presiden Joko Widodo Di Solo, Beliau Punya Bungker Penyimpanan Uang, Emas, Entahlah Uang Sebanyak Itu Hasil Darimana Jokowi Kalau Tidak Korupsi.”

Akun itu menambahkan narasi provokatif:
“Serbu rumah nya n dobrak bangker uang jkw…ayoo rakyat indonesia…”

Sekilas, cerita ini seperti film aksi Hollywood. Ada bungker misterius, uang segunung, dan plot twist yang bikin deg-degan. Tapi jangan panik dulu.

Artikel Asli Beda Total

Dilansir dari Tim Cek Fakta Liputan6.com menelusuri sumbernya. Ternyata, artikel asli dari situs Gelora.co berjudul:

“Sudah Berompi Oranye, Maidi Masih Bantah Terima Fee Proyek”

Artikel asli tidak menyebut Jokowi sama sekali. Fokusnya cuma soal Maidi yang membantah tuduhan menerima uang atau melakukan pemerasan.

Ini Belum Selesai

Benarkah Sekolah Negeri Bakal Bayar SPP pada 2027?

Viral Puan Disebut Bela Koruptor soal Masker, Faktanya Justru Berbeda

Foto dan tanggal unggah memang mirip dengan screenshot yang viral. Tapi kontennya 100% berbeda. Jadi klaim Rp 800 juta ke Jokowi jelas salah.

Screenshot viral ini seolah menggabungkan berita asli dengan narasi sensasional. Orang yang tidak teliti mudah percaya. Padahal kalau dibaca dengan seksama, isinya biasa saja. Tidak ada bungker rahasia atau uang tunai segunung.

Kenapa Orang Bisa Tertipu

Judul panjang dan dramatis bikin orang cepat percaya. Screenshot artikel jadi bukti, padahal konteksnya berbeda.

Orang juga terdorong untuk share cepat. Tujuannya agar terlihat peduli atau melek politik. Akhirnya, banyak yang ikut-ikutan tanpa cek fakta.

Banyak orang malas membaca artikel lengkap. Lebih gampang share daripada memeriksa kebenaran.

Bisa dibilang, ini seperti dikasih air hangat tapi dikira kopi panas. Panas iya, tapi bukan kopi.

Dampak Hoaks

Hoaks seperti ini tidak cuma bikin heboh online. Ia juga bisa memengaruhi opini publik.

Orang bisa percaya pejabat korup besar-besaran, padahal faktanya berbeda. Masyarakat jadi curiga berlebihan. Berita politik makin gaduh. Energi orang tersedot untuk hal yang tidak penting.

Di era digital, otak harus lebih cepat daripada jari yang nge-share. Jangan sampai ikut-ikutan drama yang cuma ada di layar HP.

Pesan Penting

Sebelum ikut-ikutan viralkan berita “bangker Rp 800 juta Jokowi”, tarik napas dulu. Cek fakta. Baca artikel asli. Jangan percaya cuma karena judul bombastis atau screenshot dramatis.

Sebelum share, cek dulu—biar tidak ikut dosa digital. @eko

Tags: Berita ViralHoaksjokowi

Kamu Melewatkan Ini

Jokowi Tak Lagi Bicara Dua Periode: Sinyal Politik atau Sekadar Menahan Diri?

Jokowi Tak Lagi Bicara Dua Periode: Sinyal Politik atau Sekadar Menahan Diri?

by dimas
Oktober 10, 2026

Jokowi tak lagi menegaskan dukungan dua periode untuk Prabowo-Gibran. Sinyal politik menuju Pilpres 2029 atau sekadar sikap hati-hati? Tabooo.id -...

Pemakzulan Gibran: Kritik Konstitusional atau Sekadar Amarah Politik?

Pemakzulan Gibran: Kritik Konstitusional atau Sekadar Amarah Politik?

by eko
Oktober 9, 2026

Wacana pemakzulan Gibran memicu perdebatan. Kritik boleh keras, tetapi prosesnya tetap harus mengikuti mekanisme konstitusi. Tabooo.id - Wacana pemakzulan Gibran...

Jokowi: Jika Ingin Makzulkan Gibran, Ikuti Mekanisme Konstitusi

Jokowi: Jika Ingin Makzulkan Gibran, Ikuti Mekanisme Konstitusi

by eko
Oktober 8, 2026

Jokowi menegaskan pemakzulan Gibran harus mengikuti mekanisme demokrasi dan konstitusi setelah putusan MK terkait syarat pendidikan. Tabooo.id: Surakarta - Presiden...

Next Post
Telkomsel Masuk Panggung Global

Telkomsel Masuk Panggung Global

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id