• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Minggu, Maret 22, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Global

Polemik Tiga Desa Nunukan: Malaysia Klaim Hasil Perundingan 45 Tahun

Januari 24, 2026
in Global, News
A A
Polemik Tiga Desa Nunukan: Malaysia Klaim Hasil Perundingan 45 Tahun

Pos perbatasan Indonesia–Malaysia di Kalimantan Utara, kawasan yang terdampak penyesuaian garis batas negara setelah kesepakatan penyelesaian Outstanding Boundary Problem (OBP) kedua negara. (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Pemerintah Malaysia akhirnya angkat bicara soal polemik tiga desa di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, yang kini tercatat masuk ke wilayahnya. Isu ini memantik kegaduhan publik setelah sejumlah laporan media menyebut Malaysia “memberikan” ribuan hektare lahan kepada Indonesia sebagai bentuk kompensasi.

Menteri Sumber Asli dan Kelestarian Alam Malaysia (NRES) Dato’ Sri Arthur Joseph Kurup langsung meluruskan narasi tersebut. Ia menegaskan, tidak pernah ada praktik tukar guling wilayah antara kedua negara. Menurutnya, perubahan status tiga desa itu merupakan hasil penyelesaian masalah batas negara lama yang telah berlarut selama puluhan tahun.

Penyelesaian Lama yang Baru Terlihat Dampaknya

Arthur menjelaskan, Indonesia dan Malaysia menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) penyelesaian Outstanding Boundary Problem (OBP) pada 18 Februari 2025. Kesepakatan itu lahir dari proses perundingan teknis yang berjalan lebih dari 45 tahun, lintas pemerintahan dan rezim politik.

Kedua negara, kata dia, menyepakati penandaan serta pengukuran tapal batas secara harmonis. Proses itu tidak didasarkan pada prinsip timbal balik, kompensasi, ataupun hitung-hitungan untung rugi politik.

“Tidak ada istilah barter wilayah dalam kesepakatan ini,” tegas Arthur, Jumat (23/1/2026).

Ia juga membantah laporan media tertanggal 22 Januari 2026 yang menyebut Malaysia menyerahkan 5.207 hektare tanah kepada Indonesia sebagai kompensasi atas masuknya tiga desa Nunukan ke wilayah Malaysia. Arthur menyebut informasi tersebut tidak akurat dan berpotensi menyesatkan publik.

Jejak Panjang Sejak Era Jokowi

Arthur mengungkapkan, percepatan penyelesaian batas darat Sabah-Kalimantan Utara telah disepakati sejak kunjungan kenegaraan Presiden RI ke-7 Joko Widodo ke Malaysia pada 8 Juni 2023. Sejak saat itu, kedua negara mendorong langkah teknis yang lebih konkret dan terukur.

Pemerintah Negeri Sabah ikut terlibat aktif sebagai bagian dari delegasi Malaysia. Tim teknis dari Jabatan Ukur dan Pemetaan Malaysia (JUPEM), aparat keamanan, serta pakar geospasial bersama-sama menentukan garis batas berdasarkan pengukuran ilmiah.

Malaysia, lanjut Arthur, merujuk langsung pada hukum internasional, seperti Boundary Convention 1891, Boundary Agreement 1915, dan Boundary Convention 1928. Penentuan garis batas juga menggunakan koordinat geospasial yang presisi, bukan hasil kompromi politik jangka pendek.

Versi Indonesia: Ada yang Masuk, Ada yang Keluar

Di sisi lain, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI sebelumnya mengonfirmasi adanya kesepakatan OBP dalam Joint Indonesia–Malaysia ke-45 pada Februari 2025. Dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR, BNPP menyebut tiga desa di Nunukan Kabungalor, Lipaga, dan Tetagas kini berada di wilayah Malaysia.

Namun BNPP juga menyampaikan fakta lain. Sejumlah wilayah Malaysia justru masuk ke Indonesia dengan luas sekitar 5.207 hektare. Pemerintah merencanakan kawasan tersebut untuk pengembangan zona perdagangan bebas di perbatasan.

RelatedPosts

Jubir IRGC Tewas Diserang AS-Israel, Konflik Iran Kian Memanas

Lebaran 2026: Prabowo Undang Ribuan Warga ke Istana Kepresidenan

Perbedaan penekanan inilah yang kemudian memicu kebingungan publik. Masyarakat perbatasan menjadi pihak yang paling terdampak, terutama terkait status administrasi, layanan publik, hingga kepastian hukum atas tanah dan mata pencaharian.

Garis Peta yang Menggeser Hidup Warga

Bagi warga Nunukan, persoalan ini bukan sekadar perubahan garis di peta. Penyesuaian batas negara langsung menyentuh kehidupan sehari-hari dari dokumen kependudukan, akses pendidikan dan kesehatan, hingga aktivitas ekonomi lintas batas.

Malaysia menilai penetapan batas final akan memperkuat posisi hukum kedua negara di level internasional dan menutup peluang sengketa wilayah di masa depan. Indonesia menghadapi tantangan serupa memastikan warga perbatasan tidak menjadi korban dari keputusan yang lahir di meja diplomasi.

Sengketa batas negara memang terdengar teknis dan jauh dari hiruk-pikuk kota. Namun ketika satu garis digeser, dampaknya nyata di rumah-rumah warga. Peta bisa tampak rapi, tapi bagi mereka yang tinggal di perbatasan, kepastian hidup sering kali masih tertinggal di pinggirnya. @dimas

Tags: BatasdiplomasiIndonesiaKalimantan UtaraMalaysiaNegaraNunukanOBPPerbatasanWilayah
Next Post
Konsep Otomatis

Normalisasi Pascabanjir, KAI Hentikan Dua Kereta Surabaya-Jakarta

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • Legian: Ketika Malam Tidak Pernah Tidur

    Legian: Ketika Malam Tidak Pernah Tidur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Legian: Jalan yang Tidak Pernah Benar-Benar Tidur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sedap Malam: Ketika Ogoh-Ogoh Tidak Lagi Sekadar Dibakar, Tapi Mengingatkan Luka yang Belum Selesai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kiamat Tidak Menunggu Zona Waktu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pantai yang Kita Banggakan, atau yang Kita Abaikan?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.