• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Selasa, Maret 24, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News

Pelajar Lombok Diperkosa Saat Lihat Sunrise, Perhiasan Dirampas

Januari 23, 2026
in News, Regional
A A
Pelajar Lombok Diperkosa Saat Lihat Sunrise, Perhiasan Dirampas

Foto Ilustrasi. (iStock)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Seorang pelajar perempuan berinisial LZ (17) mengalami kekerasan seksual di Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Pelaku, E, berhasil ditangkap polisi kurang dari 24 jam setelah insiden itu terjadi.

Kasat Reskrim Polres Lombok Timur, Iptu Arie Kusnandar, menjelaskan bahwa korban awalnya bersama temannya pergi ke Taman Kota Selong, lalu menuju Pantai Labuhan Haji untuk menikmati matahari terbit. Di taman itu, korban bertemu dengan pelaku, yang kemudian ikut bersamanya ke pantai.

“Korban dan temannya ingin melihat sunrise di Pantai Labuhan Haji. Saat korban sampai di Taman Kota Selong, terlapor menemuinya, lalu mereka berangkat ke pantai,” kata Arie, dikutip dari detikBali, Jumat (23/1/2026).

Kejahatan di Lokasi Sepi

Sesampainya di Pantai Labuhan Haji, pelaku membawa korban berkeliling hingga ke semak-semak yang sepi. Di sana, ia mengancam korban menggunakan pisau sebelum melakukan pemerkosaan.

“Dalam perjalanan, korban berpisah dengan temannya, kemudian dibawa ke lokasi sepi, diancam dengan pisau, dan diperkosa,” tambah Arie.

Tidak berhenti di situ, pelaku juga merampas perhiasan dan uang korban. Polisi segera melakukan penangkapan di kediaman pelaku di Kecamatan Suralaga, menunjukkan respons cepat aparat terhadap kasus ini.

Dampak untuk Korban dan Masyarakat

Pelaku memang berhasil ditangkap, tetapi korban tetap merasakan dampak yang jauh lebih berat . Trauma fisik dan psikologis dapat bertahan bertahun-tahun. Kejadian ini mengingatkan masyarakat setempat bahwa perempuan, terutama anak di bawah umur, masih menghadapi risiko di ruang publik, bahkan saat melakukan aktivitas sederhana seperti melihat matahari terbit.

RelatedPosts

24 Nama Resmi Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Jubir IRGC Tewas Diserang AS-Israel, Konflik Iran Kian Memanas

Di sisi sosial, penangkapan cepat jelas menguntungkan sistem hukum dan kepercayaan publik. Langkah ini menegaskan bahwa pelaku kekerasan seksual tidak bisa lolos begitu saja. Namun, korban dan kelompok rentan tetap menanggung rasa takut dan ketidaknyamanan yang tidak mudah hilang.

Sistem Hukum vs Pencegahan

Kasus ini menyoroti dilema klasik hukum mampu bergerak cepat, tetapi pencegahan dan perlindungan sering tertinggal. Sekolah, keluarga, dan masyarakat seharusnya lebih proaktif menciptakan ruang aman bagi anak-anak.

Di dunia yang gemar menyederhanakan narasi siapa yang benar, siapa yang salah nyatanya ancaman bisa muncul dari tempat paling tak terduga. Kadang, hanya untuk menikmati matahari terbit, seseorang bisa kehilangan rasa aman.

Refleksi Akhir

Insiden ini mengingatkan kita bahwa keamanan bukan sekadar soal hukum yang menjerat pelaku. Ia juga soal kesiapan masyarakat melindungi warganya. Karena jika ruang publik tetap rawan, kecepatan polisi menangkap pelaku hanya menutup luka sementara. Dan di dunia yang cepat menuntut jawaban, terkadang yang paling sulit adalah melindungi mereka yang paling rentan. (red)


Tags: Iptu Arie KusnandarKasat Reskrim Polres Lombok TimurLombokLombok TimurPantai Labuhan HajiPantai Labuhan Haji.PelajarPemerkosaanPerampasan AsetPerkosaPolisiTaman Kota Selong
Next Post
Ahok Bakal Jadi Saksi Kasus Korupsi Minyak Rp 285 Triliun

Ahok Bakal Jadi Saksi Kasus Korupsi Minyak Rp 285 Triliun

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuta Not Crime: Kenapa Muncul di Tembok Poppies?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga Bitcoin Melemah di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Buka Peluang Tahanan Rumah, Kasus Yaqut Jadi Sorotan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trump Beri Ultimatum 48 Jam ke Iran untuk Buka Selat Hormuz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.