Minggu, Agustus 23, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Gabung Dewan Perdamaian Gaza: Kursi VIP atau Drama Global?

by dimas
Januari 22, 2026
in Edge
A A
Home Edge
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Edge – Bayangkan ini kamu lagi nongkrong di kafe, scroll X (dulu Twitter), tiba-tiba Kemenlu ngumumin, “Indonesia resmi gabung Dewan Perdamaian Gaza.” Absurdnya, Gaza-nya nggak kelihatan di piagam. Tapi santai, katanya kita bantu perdamaian. Caranya? Cukup bayar 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp 16,9 triliun. Uang segitu bisa bikin beberapa stadion sepak bola, tapi kali ini cuma buat duduk manis di dewan perdamaian ala Trump.

Trump Si Ketua Abadi dan Dewan Perdamaian Berbayar

Piagam baru menyebut Trump jadi ketua dewan sekaligus perwakilan AS. Semua keputusan tetap harus disetujui dia. Jadi, kalau negara anggota sepakat bikin kebijakan, Trump tinggal bilang, “Eh, tunggu dulu, gue setuju nggak nih? Voila, suara mayoritas negara lain bisa kena veto dadakan.

Transparansi dana? Jangan harap. Piagam cuma bilang “pendanaan sukarela.” Tapi sukarela versi siapa? Silakan tebak sendiri.

Negara Bergabung: Dari Gaza Sampai Uzbekistan

Sejauh ini, 35 negara sudah ikut gabung mulai dari Israel, Arab Saudi, Qatar, Turkiye, hingga Uzbekistan. Indonesia ikut daftar hadir, berharap kursi di Dewan Perdamaian bikin nama kita terdengar “damai” di kancah internasional. Sementara itu, Norwegia dan Swedia menolak dengan sopan: “Thanks, tapi kami nggak mau bayar 1 miliar.” Perancis? Di bully halus, ikut kena drama diplomasi ala reality show Trump.

Komite Eksekutif: Tony Blair, Kushner, Rubio, dan Drama Keluarga Trump

Komite eksekutif dewan bikin penasaran Marco Rubio, Jared Kushner, Steve Witkoff, dan Tony Blair duduk bareng, mengawasi tata kelola, diplomasi, dan rekonstruksi Gaza. Sementara rakyat Indonesia mikir, “Rp 16,9 triliun buat apa, ya” Anak menantu presiden dan mantan PM Inggris ngobrol soal perdamaian internasional sementara kita cuma bisa scrolling X.

Ini Belum Selesai

Korporasi Diduga Main Api, Prabowo: Tindak Tegas Kalau Terbukti!

Pengungsi Gempa NTT Makan Nasi Campur Kopi, Negara ke Mana?

Ironi Publik: Perdamaian atau Reality Show Global?

Logikanya begini Indonesia gabung, negara lain bayar mahal, Trump pegang kontrol penuh, Gaza cuma jadi nama glamor di piagam, tapi uang negara anggota terbang ke dewan internasional. Semua negara bisa keluar kapan saja, kecuali ketua bilang, “Eh, jangan dulu, gue veto.”

Di akhir hari, Dewan Perdamaian ala Trump lebih mirip reality show global dengan tiket VIP super mahal. Kita? Duduk manis, melihat drama diplomasi sambil berharap ada efek nyata buat perdamaian.

Ironi tetap terasa perdamaian internasional dijual mahal, tapi rakyat biasa cuma bisa scroll X sambil bilang, “Well, semoga semua lancar, ya” @dimas

Tags: DamaiDewan PerdamaiandiplomasidramaGazaInternasionalNasionalPolitik Indonesia

Kamu Melewatkan Ini

81 Tahun Kemerdekaan Indonesia, Merdeka untuk Siapa?

81 Tahun Kemerdekaan Indonesia, Merdeka untuk Siapa?

by Tabooo
Agustus 20, 2026

Sehari setelah perayaan HUT ke-81 RI, mahasiswa turun ke jalan membawa delapan tuntutan. Di sana, makna kemerdekaan kembali dipertanyakan lewat...

Kartu Kredit Indonesia Meluncur, MDR QRIS 0% Diperluas

Kartu Kredit Indonesia Meluncur, MDR QRIS 0% Diperluas

by Tabooo
Agustus 18, 2026

Excerpt: Kartu Kredit Indonesia resmi meluncur. Bersamaan dengan itu, BI memperluas MDR QRIS 0% mulai 1 Oktober 2026 untuk transaksi...

RUU Perampasan Aset Mulai Ngebut. Bagaimana Realisasinya?

RUU Perampasan Aset Mulai Ngebut. Bagaimana Realisasinya?

by Tabooo
Agustus 18, 2026

Prabowo meminta RUU Perampasan Aset dipercepat. DPR masih menjaring masukan publik. Tantangannya bukan cuma pengesahan, tetapi memastikan aset hasil kejahatan...

Next Post
Benarkah Tolak Angin Bisa Membuat Lambung Terbakar?

Benarkah Tolak Angin Bisa Membuat Lambung Terbakar?

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id