Tabooo.id: Global – Di tengah klaim gencatan senjata, ledakan justru mengguncang jantung Gaza. Badan pertahanan sipil Gaza melaporkan bahwa serangan udara Israel menghantam wilayah Al-Zahra, barat daya Kota Gaza, pada Rabu (21/1/2026) waktu setempat. Akibat serangan itu, tiga jurnalis meregang nyawa.
Berdasarkan pernyataan resmi, petugas segera membawa jenazah Mohammed Salah Qashta, Abdul Raouf Shaat, dan Anas Ghneim ke Rumah Sakit Martir Al-Aqsa di Deir al-Balah. Salah satu korban, Abdul Raouf Shaat, sebelumnya bekerja sebagai jurnalis foto dan video untuk AFP. Selain itu, satu korban lain berstatus jurnalis lepas yang sempat berkontribusi untuk kantor berita internasional tersebut.
Ironisnya, serangan ini terjadi saat gencatan senjata masih diklaim berlaku. Karena itu, publik kembali mempertanyakan komitmen semua pihak: jika senjata seharusnya diam, lalu mengapa bom tetap bicara?
Dampaknya pun terasa langsung. Bagi warga Gaza, serangan ini kembali menambah daftar panjang korban sipil dan sekaligus mempersempit ruang aman, termasuk bagi mereka yang bekerja menyampaikan fakta. Sementara itu, bagi dunia pers, kematian para jurnalis menegaskan satu hal pahit: pihak yang berperang memperlakukan kamera dan buku catatan layaknya target militer. Akibatnya, arus informasi dari lapangan terancam terputus, dan publik global kehilangan mata serta telinga yang independen.
Lalu siapa yang diuntungkan? Mereka yang menginginkan narasi tunggal tanpa saksi jelas kini mendapat ruang lebih luas. Sebaliknya, siapa yang dirugikan? Warga sipil, jurnalis, dan masyarakat internasional yang bergantung pada laporan independen untuk memahami kenyataan di lapangan.
Di sisi lain, militer Israel menyatakan sedang memeriksa laporan tersebut. Namun, pernyataan semacam ini kerap muncul setelah dentuman reda dan, sayangnya, hampir selalu tanpa kejelasan yang cepat.
Pada akhirnya, gencatan senjata seharusnya menyelamatkan nyawa, bukan justru mengubur kebenaran. Jika jurnalis saja tak aman, mungkin yang benar-benar “gencat” hanyalah suara nurani. (red)




