• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Selasa, Maret 24, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home Edge

Retreat Jilid 2: Bukan di Akmil, Tapi di Rutan KPK

Januari 20, 2026
in Edge
A A
Retreat Jilid 2: Bukan di Akmil, Tapi di Rutan KPK

Retreat Jilid 2 versi KPK. Tanpa barak, tanpa yel-yel, hanya jeruji dan waktu panjang untuk mengingat kembali janji kepada rakyat. (Foto Ilustrasi: Tabooo.id/Dimas P)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Edge – Jika Retreat Jilid 1 berlangsung di Akmil Magelang dengan jargon disiplin, loyalitas, dan pengabdian, maka Retreat Jilid 2 versi KPK justru bergerak ke arah sebaliknya. Kali ini, lokasinya jauh dari barak militer. Tempatnya lebih sunyi, lebih sempit, dan ironisnya lebih jujur Rutan Gedung Merah Putih KPK RI.

Di sini, peserta tak lagi berbaris rapi. Selain itu, tak ada yel-yel pengabdian. Yang tersisa hanya pintu besi, jam kunjungan, dan waktu panjang untuk merenungi satu pertanyaan sederhana ke mana janji kepada rakyat dulu disimpan?

RelatedPosts

OTT Episode 9: Serial Korupsi yang Sepertinya Tidak Pernah Tamat

TNI Siaga 1, Publik Bertanya: Ancaman Nyata atau Mode Waspada?

Karena itu, tanpa seremoni, KPK mengambil alih peran sebagai panitia retreat alternatif. Lembaga antirasuah ini mengingatkan para kepala daerah bahwa kekuasaan bukan bonus politik, melainkan amanah publik.


Dua Kepala Daerah, Satu Hari, Pola Lama

Pada Senin, 19 Januari 2026, KPK kembali mencetak rekor yang memalukan. Dalam satu hari, dua kepala daerah terjaring operasi tangkap tangan (OTT). Namun, penangkapan ini tak berangkat dari prestasi pelayanan publik. Sebaliknya, praktik lama kembali tampil ke permukaan pemerasan, jual beli jabatan, dan fee proyek.

Dengan demikian, Retreat Jilid 2 resmi dimulai tanpa undangan, tanpa pilihan.


Daftar Peserta Retreat Jilid 2 (Versi OTT)

Maidi – Wali Kota Madiun, Jawa Timur

Tema Retreat: CSR rasa pribadi

  • Kasus: Penerimaan fee proyek dan penyalahgunaan dana CSR dari pihak swasta
  • Status: Tersangka pemerasan pengadaan proyek
  • Barang bukti: Uang tunai ratusan juta rupiah
  • Catatan: Dana sosial lebih dulu menyentuh meja kekuasaan, bukan warga
  • Peserta pendamping: 15 orang, termasuk Kepala Dinas PUPR

Di Madiun, pejabat mengubah tanggung jawab sosial perusahaan menjadi alat transaksi. Alih-alih membantu masyarakat, CSR justru naik kelas sebagai ATM kekuasaan.


Sudewo – Bupati Pati, Jawa Tengah

Tema Retreat: Jabatan siapa berani bayar

  • Kasus: Pemerasan dan jual beli jabatan perangkat desa
  • Status: Tersangka pemerasan jabatan
  • Barang bukti: Uang tunai miliaran rupiah
  • Catatan: Jabatan desa tak lagi berbicara pengabdian, melainkan tarif
  • Peserta pendamping: 8 orang, dari camat hingga calon perangkat desa

Sementara itu, di Pati, penguasa menggeser demokrasi desa ke pinggir lapangan. Kompetensi kalah oleh ketebalan amplop, dan pelayanan publik berubah menjadi ladang pungutan.


Alumni Tahun Lalu: Tradisi yang Terus Berulang

Retreat ini jelas bukan angkatan baru. Sebelumnya, pada akhir 2025, KPK sudah lebih dulu “meluluskan” beberapa kepala daerah:

  • Ade Kuswara (Bupati Bekasi) – suap ijon proyek
  • Abdul Wahid (Gubernur Riau) – pemerasan

Aktor boleh berganti. Namun, pola tetap sama. Pada akhirnya, rakyat selalu menanggung akibatnya.


Di satu sisi, publik berpotensi diuntungkan jika KPK terus konsisten membersihkan kekuasaan. Selain itu, negara juga menang jika hukum benar-benar berdiri di atas jabatan.

Namun di sisi lain, rakyat justru menanggung kerugian. Pembangunan tersendat, ASN jujur tercoreng, dan kepercayaan publik terus bocor. Bahkan, demokrasi ikut membayar harga mahal dari pengkhianatan ini.


Penutup: Retreat Tanpa Sertifikat, Tapi Sarat Makna

Retreat di Akmil melatih disiplin tubuh.
Sebaliknya, Retreat di Rutan KPK memaksa disiplin moral dengan cara paling keras.

Dan barangkali, di balik jeruji Gedung Merah Putih, para peserta akhirnya mengerti satu hal penting
pengkhianatan pada rakyat tak butuh pidato panjang.
Satu OTT saja cukup dan sejarah langsung mencatatnya. (red)

Tags: Abdul Wahid (Gubernur Riau)Ade Kuswara (Bupati Bekasi)Jawa TengahJawa TimurkorupsikpkMaidiottRetreatsuapSudewo – Bupati PatiWali Kota Madiun
Next Post
Konsep Otomatis

Kisah Bripka Joko, Antara Tugas Negara dan Pengali Kubur

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuta Not Crime: Kenapa Muncul di Tembok Poppies?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga Bitcoin Melemah di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Buka Peluang Tahanan Rumah, Kasus Yaqut Jadi Sorotan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trump Beri Ultimatum 48 Jam ke Iran untuk Buka Selat Hormuz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.