Rabu, Oktober 21, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Status Siaga, Semeru Lepaskan Awan Panas hingga Lima Kilometer

by dimas
Januari 12, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Regional – Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang signifikan. Gunung tertinggi di Pulau Jawa itu meluncurkan awan panas sejauh lima kilometer dari puncak kawah pada Minggu (11/1/2026) malam, memicu kewaspadaan aparat dan masyarakat di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang mencatat peristiwa tersebut terjadi pada pukul 22.26 WIB dan berakhir sekitar 22.39 WIB. Meski berlangsung relatif singkat, luncuran awan panas menjadi sinyal serius mengingat karakter Semeru yang dikenal aktif dan mudah berubah.

Awan Panas Terekam Seismograf

Kepala Pelaksana BPBD Lumajang, Isnugroho, menjelaskan bahwa alat seismograf merekam getaran dengan amplitudo mencapai 27 milimeter saat awan panas meluncur dari puncak.

“Awan panas terekam mulai pukul 22.26 WIB dan berhenti pada jarak lima kilometer dari puncak,” ujar Isnugroho.

Menurutnya, jarak luncur tersebut masih berada di kawasan yang tidak berdekatan langsung dengan permukiman penduduk. Namun, aparat tetap siaga untuk mengantisipasi kemungkinan lanjutan, terutama jika kondisi cuaca berubah.

Ini Belum Selesai

Komdigi Bantah Shadowban Konten Karhutla, Mengapa Views Kreator Turun?

Aliansi BEM Solo Raya Kritik Prioritas MBG, Aksi Demo Memanas saat Ban Dibakar

Pemerintah Daerah Imbau Warga Tetap Tenang

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, turut merespons kejadian tersebut dengan mengimbau masyarakat agar tidak panik, tetapi tetap waspada. Ia menegaskan bahwa radius luncuran awan panas masih berada di zona aman.

“Jarak luncurnya masih pada radius aman dan jauh dari permukiman. Warga sudah tahu harus berbuat apa,” tegas Indah.

Meski demikian, ia mengingatkan potensi bahaya lanjutan jika hujan deras turun di kawasan puncak. Curah hujan tinggi dapat memicu banjir lahar yang kerap menjadi ancaman lanjutan pascaerupsi Semeru.

“Harapannya tidak ada hujan deras yang bisa memicu banjir lahar,” tambahnya.

Status Siaga, Aktivitas Warga Dibatasi

Hingga saat ini, status Gunung Semeru masih berada pada Level III atau Siaga. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) kembali menegaskan larangan aktivitas di sejumlah kawasan rawan.

PVMBG meminta masyarakat tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara, khususnya sepanjang aliran Besuk Kobokan, hingga radius 13 kilometer dari puncak. Selain itu, warga juga dilarang beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai karena berisiko terdampak perluasan awan panas maupun aliran lahar.

Kawasan Besuk Kobokan selama ini dikenal sebagai jalur utama luncuran awan panas dan aliran material vulkanik Semeru. Karena itu, wilayah ini menjadi titik paling krusial dalam setiap peningkatan aktivitas gunung.

Dampak Langsung bagi Warga Lereng Semeru

Masyarakat yang tinggal di sekitar lereng Semeru menjadi kelompok paling terdampak dari setiap aktivitas vulkanik. Selain ancaman langsung awan panas, mereka juga harus bersiap menghadapi potensi gangguan ekonomi, terutama bagi petani, penambang pasir, dan pelaku usaha lokal yang menggantungkan hidup pada aktivitas di sekitar sungai.

Bagi warga, kewaspadaan kini bukan lagi pilihan, melainkan rutinitas hidup berdampingan dengan gunung api aktif.

Di tengah status siaga yang belum dicabut, peristiwa ini kembali menjadi pengingat: Semeru mungkin sedang “diam”, tetapi tidak pernah benar-benar tidur. Dan bagi masyarakat di sekitarnya, kesiapsiagaan tetap menjadi harga yang harus dibayar untuk tinggal di kaki gunung paling aktif di Jawa. @dimas

Tags: Awan PanasbencanaBPBDerupsiGunung SemeruJawa TimurLumajangPVMBGsemerusiaga

Kamu Melewatkan Ini

BBM Tersendat, ASN WFH Jadi Jawaban: Bagaimana dengan Akar Masalahnya?

BBM Tersendat, ASN WFH Jadi Jawaban: Bagaimana dengan Akar Masalahnya?

by teguh
Oktober 19, 2026

BBM tersendat Antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Jember kembali mengganggu mobilitas masyarakat. Di...

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

by teguh
Oktober 19, 2026

Antrean BBM belum normal, aktivitas masyarakat ikut terganggu. Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, kembali menerapkan kebijakan untuk ASN Jember WFH...

PHK Dulu, Satgas PHK Kemudian: Sistem Kita Memang Suka Episode Berikutnya

PHK Dulu, Satgas PHK Kemudian: Sistem Kita Memang Suka Episode Berikutnya

by teguh
Oktober 8, 2026

5.400 pekerja Jatim tercatat terdampak PHK hingga 01/09/2026. Satgas PHK pencegahan kini disiapkan. Pertanyaannya kenapa alarm baru terdengar setelah asap...

Next Post
Motorola Bikin HP Rasa Piala Dunia, Razr Edisi FIFA 2026 Resmi Meluncur

Motorola Bikin HP Rasa Piala Dunia, Razr Edisi FIFA 2026 Resmi Meluncur

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id