• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Minggu, Maret 29, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Global

AS Dapat 50 Juta Barel Minyak Venezuela, Trump Atur Rp 47 T

Januari 7, 2026
in Global, News
A A
AS Dapat 50 Juta Barel Minyak Venezuela, Trump Atur Rp 47 T

Presiden AS Donald Trump berjoget di retret Partai Republik, Kennedy Center, Washington DC, Selasa (6/1/2026), saat manuver kebijakan energinya jadi sorotan global. (Foto: AFP/Mandel Ngan)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengirim sinyal keras ke dunia. Pada Selasa (6/1/2026), ia mengumumkan bahwa Venezuela akan menyerahkan antara 30 hingga 50 juta barel minyak mentah kepada Washington. Bagi Trump, ini bukan sekadar transaksi energi. Ini pernyataan politik, ekonomi, sekaligus pesan ke lawan dan kawan.

Kesepakatan itu langsung menyedot perhatian publik internasional. Pasalnya, minyak Venezuela selama ini terikat sanksi ketat AS. Namun Trump memilih jalur berbeda menjual minyak itu sesuai harga pasar, lalu mengatur hasil penjualannya langsung di bawah kendali pemerintahannya.

Minyak, Uang, dan Klaim Demi Rakyat

Mengutip Wall Street Journal, Trump menyebut dana hasil penjualan minyak akan digunakan “untuk kepentingan rakyat kedua negara.” Dengan asumsi harga minyak sekitar 56 dolar AS per barel, nilai transaksi ini bisa mencapai 2,8 miliar dolar AS, atau setara Rp 47 triliun.

Trump tidak merinci mekanisme distribusi dana tersebut. Namun ia menegaskan satu hal Menteri Energi AS, Chris Wright, sudah menerima perintah langsung untuk mengeksekusi rencana ini. Pemerintah AS akan mengangkut minyak menggunakan kapal penyimpanan dan membawanya langsung ke pelabuhan-pelabuhan Amerika.

Di balik klaim populis itu, kepentingan energi AS terlihat jelas. Amerika mengonsumsi sekitar 20 juta barel minyak per hari. Artinya, pasokan dari Venezuela hanya cukup untuk 2,5 hari konsumsi nasional. Tidak besar, tapi cukup simbolis di tengah tekanan harga energi global.

Venezuela Kaya Minyak, Tapi Tercekik Produksi

Ironi Venezuela kembali mencuat. Negara ini memiliki cadangan minyak mentah terbukti terbesar di dunia, namun hanya mampu memproduksi sekitar satu juta barel per hari. Angka itu kontras dengan produksi Amerika yang mencapai 13,9 juta barel per hari pada Oktober 2025.

Sanksi ekonomi, blokade, dan krisis internal membuat minyak Venezuela lebih sering menjadi alat tawar politik ketimbang sumber kesejahteraan rakyatnya. Trump kini mencoba memanfaatkan celah itu, dengan membawa isu energi ke jantung diplomasi kerasnya.

Gedung Putih Rangkul Raksasa Migas

Tak berhenti di sana, Gedung Putih juga menjadwalkan pertemuan tertutup pada Jumat (9/1/2026). Trump akan mengundang para eksekutif perusahaan minyak raksasa seperti Exxon, Chevron, dan ConocoPhillips ke Ruang Oval.

Pertemuan ini menegaskan bahwa isu Venezuela bukan hanya urusan negara ke negara, tapi juga menyangkut kepentingan korporasi energi besar. Yang paling terdampak? Negara-negara berkembang dan masyarakat kecil yang harga energinya ikut naik-turun mengikuti manuver elite global.

Caracas Membalas, Nada Makin Tegang

Dari Caracas, respons keras datang. Presiden Interim Venezuela Delcy Rodriguez menolak tekanan Trump yang sebelumnya memperingatkan bahwa dirinya bisa bernasib lebih buruk dari Nicolas Maduro jika tidak “melakukan hal yang benar.”

Dalam pidatonya di hadapan pejabat sektor pertanian dan industri, Rodriguez memilih bahasa religius dan politis.

“Nasib saya tidak ditentukan oleh mereka yang mengancam saya, tetapi oleh Tuhan,” ujarnya.

Pernyataan itu menandai bahwa konflik AS-Venezuela belum akan mereda. Justru sebaliknya, tensinya naik satu tingkat.

RelatedPosts

Di Balik Kelancaran Mudik Lebaran, Nyawa Petugas Jadi Taruhan

Air Keras dan Jejak yang Sengaja Dikaburkan

Tuduhan Kejahatan Perang dan Korban Sipil

Situasi makin rumit setelah Jaksa Agung Venezuela Tarek William Saab mengklaim puluhan petugas dan warga sipil tewas dalam serangan AS di Caracas. Saab menyebut kejadian itu sebagai dugaan kejahatan perang dan menyatakan pihak kejaksaan akan melakukan penyelidikan.

Namun hingga kini, otoritas Venezuela belum merinci identitas korban secara jelas. Ketidakjelasan ini membuka ruang saling tuding, sementara warga sipil kembali berada di posisi paling rentan.

Minyak Mengalir, Konflik Tak Pernah Benar-Benar Habis

Kesepakatan minyak ini mungkin memberi keuntungan jangka pendek bagi Amerika. Namun bagi Venezuela, cerita lama kembali terulang sumber daya besar, tapi nasib rakyat tetap menggantung.

Di tengah klaim demi kesejahteraan, satu pertanyaan mengendap ketika minyak mengalir ke pelabuhan Amerika, apakah keadilan juga ikut sampai ke rakyat Venezuela? Atau sekali lagi, energi hanya menjadi bahan bakar politik global yang dingin dan kejam? @dimas

Tags: Amerika SerikatDuniaEkonomiEnergiGeopolitikHubunganInternasionalKonflikKrisisminyakPolitikSanksitrumpVenezuela
Next Post
Prabowo Minta Menteri Tancap Gas: Jangan Normatif, Harus Berani Terobos

Prabowo Minta Menteri Tancap Gas: Jangan Normatif, Harus Berani Terobos

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • Konsep Otomatis

    Kenapa Kota Makin Ramai, Tapi Manusia Makin Sepi?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kpop Melemah, BTS Datang Layaknya Superhero

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Capek Perang, Istirahat Sebentar: AS dan Iran Mau duduk bareng

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berkreasi Kini Kena Pajak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PSSI Awards 2026: Kenapa Jay Idzes Justru Paling Layak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.