Minggu, Mei 31, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Prabowo Minta Menteri Tancap Gas: Jangan Normatif, Harus Berani Terobos

by dimas
Januari 7, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Presiden RI Prabowo Subianto mengirim pesan tegas kepada jajaran menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih. Dalam retret kabinet di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026), Prabowo menegaskan bahwa pemerintahan tidak boleh berjalan biasa-biasa saja.

Ia meminta seluruh pembantunya bekerja cepat, bekerja cerdas, dan berani meninggalkan pola kerja normatif. Prabowo ingin kabinetnya bergerak secepat tuntutan publik yang terus meningkat.

Prabowo menyampaikan pesan itu langsung kepada para menteri. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi kemudian menegaskan kembali arahan tersebut kepada publik usai acara.

Kerja Cepat dan Berani Ambil Risiko

Prasetyo menjelaskan bahwa Presiden secara terbuka mendorong para menteri meninggalkan pola kerja administratif yang kaku. Menurut Prabowo, pendekatan normatif sering memperlambat realisasi program pemerintah.

Prabowo meminta jajarannya berpikir lebih kreatif dan berani mengambil langkah tidak biasa, selama tetap berada dalam koridor kepentingan negara. Ia menargetkan percepatan pelaksanaan seluruh program prioritas pemerintah.

Ini Belum Selesai

Nilai TKA Jeblok, Apa yang Sebenarnya Terjadi di Sekolah Indonesia?

Bahasa Prancis Wajib di Sekolah? Saat Diplomasi Masuk ke Ruang Kelas

Presiden menekankan satu hal penting: ia membutuhkan terobosan nyata, bukan sekadar laporan rapi dan presentasi panjang.

Out of the Box Demi Target 2026

Dalam forum yang sama, Prabowo kembali menyoroti pentingnya inovasi kebijakan. Ia meminta para menteri dan wakil menteri berpikir “out of the box” untuk memutus rantai persoalan birokrasi yang terus berulang dari tahun ke tahun.

Prasetyo menyebut Prabowo memberi perhatian khusus pada capaian program besar pemerintah pada 2026. Karena itu, Presiden menuntut cara kerja yang lebih adaptif dan responsif terhadap dinamika sosial dan ekonomi.

Bagi Prabowo, waktu menjadi faktor kunci. Ia menilai pemerintah tidak memiliki ruang untuk bergerak lambat di tengah tekanan global dan ekspektasi publik.

Tinggalkan Ego, Perkuat Kolaborasi

Selain kecepatan kerja, Prabowo juga menyoroti persoalan klasik yang kerap menghambat pemerintahan ego sektoral. Ia meminta para menteri meninggalkan kepentingan pribadi dan kepentingan sempit kementerian masing-masing.

Presiden menginginkan setiap persoalan lintas sektor segera menemukan titik temu, bukan berubah menjadi ajang tarik-menarik kewenangan. Menurutnya, konflik antarinstansi hanya akan memperlambat pelayanan publik dan merugikan masyarakat.

Karena itu, Prabowo mendorong penguatan kerja sama lintas kementerian dan lembaga secara nyata, bukan sekadar jargon koordinasi.

Dampak Langsung ke Publik

Arahan ini tidak berhenti di ruang rapat. Dampaknya langsung menyentuh masyarakat. Ketika menteri bergerak cepat dan lintas sektor bekerja selaras, warga berpeluang merasakan percepatan pembangunan, bantuan sosial, dan layanan publik.

Sebaliknya, jika kabinet mengabaikan pesan ini, masyarakat kembali menanggung dampak birokrasi yang lamban dan berbelit.

Sinyal Politik dari Hambalang

Retret kabinet di Hambalang memberi sinyal awal arah kepemimpinan Prabowo. Ia menginginkan pemerintahan yang solid, minim gaduh, dan fokus pada hasil. Ia juga memberi sinyal bahwa ia tidak akan memberi ruang besar bagi konflik internal.

Pada akhirnya, publik akan menilai secara sederhana apakah perintah “tidak normatif” ini benar-benar melahirkan terobosan, atau hanya berubah menjadi slogan baru di awal pemerintahan.

Karena bagi rakyat, yang terpenting bukan seberapa sering rapat digelar, melainkan seberapa cepat hasilnya terasa. @dimas

Tags: BirokrasiCepatGibran Rakabuming RakaKabinetKebijakankepemimpinanKerjaKoordinasiMenteriMerah PutihpelayananpemerintahPemerintahanPolitik IndonesiaPrabowo SubiantoProgramReformasiSosial & Publik

Kamu Melewatkan Ini

Minyak, PKI, dan Militer: Kisah Permigan yang Hilang dari Sejarah

Minyak, PKI, dan Militer: Kisah Permigan yang Hilang dari Sejarah

by dimas
Mei 29, 2026

Permigan pernah menjadi saingan serius Pertamina. Di baliknya tersimpan kisah perebutan minyak, ideologi, dan kekuasaan yang membentuk sejarah Indonesia. Tabooo.id...

BPIP Undang Semua Mantan Presiden ke Hari Lahir Pancasila, Siapa yang Datang?

BPIP Undang Semua Mantan Presiden ke Hari Lahir Pancasila, Siapa yang Datang?

by teguh
Mei 29, 2026

Hari Lahir Pancasila tahun ini terasa lebih dari sekadar seremoni negara. Di tengah dinamika politik nasional, publik mulai bertanya: siapa...

Jokowi Mulai Safari Politik, Sekadar Menyapa Rakyat atau Menata 2029?

Jokowi Mulai Safari Politik, Sekadar Menyapa Rakyat atau Menata 2029?

by dimas
Mei 28, 2026

Safari Jokowi ke sejumlah daerah mulai Juni memunculkan spekulasi baru soal peta politik 2029, PSI, dan masa depan Gibran. Tabooo.id:...

Next Post
DPR Soroti Ancaman Super Flu di Indonesia

DPR Soroti Ancaman Super Flu di Indonesia

Madilog Series

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026
Timeline Sejarah: Semua Perubahan Besar Selalu Dimulai dari Benturan – Madilog Series #2.4

Timeline Sejarah: Semua Perubahan Besar Selalu Dimulai dari Benturan – Madilog Series #2.4

Mei 25, 2026
Kenapa Orang Takut Perubahan? Ini Penyebabnya – Madilog Series #2.3

Kenapa Orang Takut Perubahan? Ini Penyebabnya – Madilog Series #2.3

Mei 19, 2026

Marx Series

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026

Capital Volume I: Cara Kapital Hidup dari Kerja Orang Lain – Marx Series #1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id