Selasa, Juni 30, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Gibran Pastikan Fasilitas Pendidikan di IKN Siap Cetak Generasi Unggul

by dimas
Desember 31, 2025
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan kesiapan fasilitas pendidikan di Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk membentuk generasi unggul. Pada kunjungan kerja hari keduanya, Rabu (31/12/2025), Gibran meninjau langsung seluruh fasilitas pendidikan mulai dari SD, SMP, hingga SMA.

“Seluruh fasilitas ini sengaja dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan kompetitif. Hal ini menjadi fondasi penting bagi persiapan SDM unggul menuju Indonesia Emas,” ujar Gibran.

Sekolah Terpadu: Lebih dari Sekadar Ruang Kelas

Fasilitas pendidikan di IKN menawarkan lebih dari sekadar deretan ruang kelas. Setiap sekolah menghadirkan laboratorium sains dan teknologi, ruang kegiatan siswa, serta sarana pendukung yang mendorong proses belajar-mengajar berkualitas. Selain itu, fasilitas ini membantu guru mengembangkan metode pengajaran yang kreatif dan inovatif.

Selama peninjauan, Gibran mengecek langsung kondisi ruang belajar, laboratorium, dan fasilitas pendukung lainnya. Kehadiran Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, Wakil Menteri PUPR Diana Kusumastuti, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, Plt. Sekretaris Wapres Al Muktabar, serta Staf Khusus Wapres Achmad Adhitya memperkuat koordinasi antarlembaga dalam pembangunan fasilitas ini.

Bangunan dan Kapasitas: Menunjang Proses Belajar yang Optimal

Bangunan SD dan TK berdiri di lahan 5.520 meter persegi, dengan luas bangunan 8.460 meter persegi. Sekolah ini memiliki dua basement, empat lantai, dan 20 ruang kelas yang masing-masing menampung 32 murid.

Ini Belum Selesai

Danantara Libatkan KPK Sebelum Hilirisasi Dimulai, Tata Kelola Jadi Sorotan

Beras Sulit Laku, Mentan Bicara Produksi Melimpah, Pedagang Soroti Daya Beli

Sementara itu, SMP berdiri di lahan yang sama dengan luas bangunan 5.819 meter persegi. Sekolah ini menyediakan sembilan ruang kelas, laboratorium, dan ruang kegiatan siswa yang mendukung pembelajaran aktif.

Di sisi lain, SMA menempati lahan seluas 4.061 meter persegi dengan empat lantai dan sembilan ruang kelas untuk tiga tingkat angkatan. Selain itu, sekolah menyediakan laboratorium bahasa, komputer, kesenian, fisika, kimia, dan biologi. Dengan fasilitas lengkap ini, siswa dapat mengeksplorasi ilmu secara maksimal.

Dampak bagi Masyarakat dan Harapan Masa Depan

Pembangunan ini membawa kabar baik bagi masyarakat IKN dan sekitarnya. Orang tua dan pendidik kini bisa menaruh harapan pada generasi baru yang belajar di lingkungan lengkap dan modern. Lebih lanjut, fasilitas ini memungkinkan kualitas pendidikan di IKN bersaing dengan ibu kota lain di dunia.

Meski demikian, di tengah kemegahan fasilitas, muncul pertanyaan reflektif: apakah anak-anak Indonesia dari Sabang hingga Merauke akan menikmati standar pendidikan serupa? Atau justru kecanggihan ini hanya menguntungkan mereka yang berada dekat dengan pusat kekuasaan? @dimas

Tags: BelajarFasilitasGenerasiGibran Rakabuming RakaIKNInklusifMasa DepanNasionalPendidikanSDMSekolah

Kamu Melewatkan Ini

Gus Ipul: Sekolah Rakyat Bukan Ruang Titipan

Gus Ipul: Sekolah Rakyat Bukan Ruang Titipan

by teguh
Juni 29, 2026

Budaya "jalur orang dalam" masih membayangi banyak layanan publik. Pemerintah kini ingin memutus rantai itu lewat Sekolah Rakyat. Menteri Sosial...

Prestasi Tinggi, Data Ter-hidden: Hak Anak Nyaris Tersingkir dari SMP Negeri

Prestasi Tinggi, Data Ter-hidden: Hak Anak Nyaris Tersingkir dari SMP Negeri

by teguh
Juni 23, 2026

Sistem SPMB Palembang sempat menghalangi seorang siswa berprestasi masuk SMP negeri. Sistem tidak menampilkan data pendaftaran siswa itu pada daftar...

Di Tengah Budaya Hujatan, Seorang Ayah Masih Menulis “Pangapunten”

Di Tengah Budaya Hujatan, Seorang Ayah Masih Menulis “Pangapunten”

by teguh
Juni 18, 2026

Media sosial sering mengabadikan kesalahan lebih lama daripada kebaikan. Satu unggahan bisa berubah menjadi ruang sidang publik dalam hitungan menit....

Next Post
Tahun Baru 2026: Refleksi Sunyi tentang Konsistensi yang Sering Terlupakan

Tahun Baru 2026: Refleksi Sunyi tentang Konsistensi yang Sering Terlupakan

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id