Rabu, Juli 29, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Dikejar TNI, Pengedar Sabu Lompat Jurang di Perbatasan RI-Malaysia

by dimas
Desember 24, 2025
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Upaya pengamanan perbatasan Indonesia-Malaysia kembali berhadapan langsung dengan jaringan narkoba. Seorang pria yang diduga kuat sebagai pengedar sabu nekat melompat ke jurang untuk menghindari pemeriksaan prajurit TNI saat patroli rutin di Kecamatan Seimanggaris, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Selasa (23/12/2025).

Aksi nekat itu terjadi ketika Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–Malaysia dari Batalyon Kavaleri 13/Satya Lembuswana menyusuri jalur rawan perlintasan ilegal. Patroli tersebut merupakan bagian dari pengawasan intensif menjelang akhir tahun, periode yang kerap dimanfaatkan sindikat narkoba untuk memperlancar distribusi lintas negara.

Gerak Mencurigakan di Jalur Rawan

Komandan Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonkav 13/SL, Letkol Inf Ikhsan Maulana Pradana, menjelaskan bahwa kecurigaan muncul sejak awal. Prajurit Pos Gabma (Gabungan Indonesia-Malaysia) melihat seorang pria menunjukkan gelagat tidak wajar saat berpapasan dengan patroli.

“Anggota kami mencurigai gerak-gerik seorang pelintas yang terlihat berusaha menghindari pemeriksaan,” jelas Ikhsan dalam keterangan pers.

Saat prajurit mendekat untuk melakukan pemeriksaan, pria tersebut langsung berbalik arah dan berlari. Situasi di lapangan berubah cepat ketika ia memilih jalur ekstrem untuk meloloskan diri.

Ini Belum Selesai

Haul Ki Ageng Tarub: Perkuat Budaya dan Wisata Religi

OTT Bupati Pemalang, KPK Kembali Bongkar Korupsi Kepala Daerah

Lompat ke Jurang, Jejak Terputus

Menyadari dirinya menjadi pusat perhatian petugas, terduga pelaku mengambil keputusan nekat. Ia melompat ke jurang di sekitar jalur patroli dan menghilang di medan terjal perbatasan.

Petugas TNI segera melakukan pencarian. Namun kondisi geografis yang curam dan minim akses membuat pengejaran tidak membuahkan hasil. “Medannya berupa jurang dan cukup berbahaya. Kami belum berhasil menemukan pemilik barang tersebut,” ujar Ikhsan.

Hingga kini, pria itu masih buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Berdasarkan ciri-ciri yang dihimpun, ia diperkirakan berusia 40-50 tahun, mengenakan kaos merah berkerah, celana jeans, dan memiliki rambut beruban.

Sabu 150 Gram Gagal Menyebrang

Meski pelaku lolos, prajurit TNI berhasil menggagalkan upaya peredaran narkoba. Di lokasi kejadian, petugas mengamankan satu tas selempang mini berwarna hitam, dua unit ponsel merek Oppo, serta empat paket sabu siap edar.

Total berat sabu yang diamankan mencapai 150,32 gram. Rinciannya terdiri dari paket seberat 50,02 gram, 50,04 gram, 48,81 gram, dan 4,45 gram. Jumlah ini mengindikasikan sabu tersebut bukan untuk konsumsi pribadi, melainkan bagian dari jaringan distribusi.

Seluruh barang bukti kini telah diserahkan ke Satuan Reserse Narkoba Polres Nunukan untuk penyelidikan lebih lanjut dan pengembangan jaringan.

Perbatasan, Jalur Empuk yang Terus Diperebutkan

Kasus ini kembali menegaskan posisi wilayah perbatasan sebagai jalur favorit peredaran narkoba lintas negara. Di satu sisi, aparat meningkatkan patroli dan pengawasan. Di sisi lain, sindikat narkoba terus mencari celah dengan memanfaatkan medan sulit dan minimnya akses.

Masyarakat menjadi pihak yang paling diuntungkan dari keberhasilan penggagalan ini. Sebaliknya, jaringan pengedar kembali kehilangan barang dan jalur distribusi. Negara pun kembali diuji seberapa lama pengawasan ketat bisa bertahan di wilayah yang secara geografis memang menguntungkan kejahatan.

Menjelang akhir tahun, patroli memang makin rapat. Namun pertanyaan klasik tetap muncul apakah perang melawan narkoba di perbatasan cukup mengandalkan keberanian prajurit di lapangan, atau justru membutuhkan kebijakan lintas negara yang lebih tegas dan konsisten? @dimas

Tags: Lintas NegaranarkobaPerbatasansabuTNI

Kamu Melewatkan Ini

Enam Anggota Satresnarkoba Tangsel Terjerat Narkoba

Enam Polisi Satresnarkoba Tangsel Diduga Terjerat Narkoba

by dimas
Juli 27, 2026

Enam anggota Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan diduga terlibat kasus narkoba dan penyalahgunaan wewenang. Polri kini mendalami perkara tersebut. Tabooo.id: Tangerang...

Babinsa Awasi Pajak? Polemik Baru Perluasan Peran Militer

Babinsa Awasi Pajak? Polemik Baru Perluasan Peran Militer

by dimas
Juli 21, 2026

Babinsa masuk dalam pengawasan pajak memicu polemik baru. Koalisi sipil menilai kebijakan ini memperluas peran militer ke ranah sipil, sementara...

Tank Bisa Ditunda, Lapar Nggak Bisa Disuruh Antre

Tank Bisa Ditunda, Lapar Nggak Bisa Disuruh Antre

by teguh
Juli 19, 2026

Satu tanda tangan mampu menggeser miliaran rupiah dalam APBN. Namun, satu pidato tidak pernah bisa mengenyangkan perut rakyat karena lapar...

Next Post
Hilang 13 Tahun, Pesawat Boeing Ini Tiba-tiba Muncul di Pojok Bandara

Hilang 13 Tahun, Pesawat Boeing Ini Tiba-tiba Muncul di Pojok Bandara

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id