Sabtu, Juni 27, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Tekan Macet Nataru, Kang Dedi Usul Angkot Bandung Diliburkan

by dimas
Desember 22, 2025
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengusulkan penghentian sementara operasional angkutan kota (angkot) di Bandung selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Ia menyampaikan usulan itu kepada Wali Kota Bandung Muhammad Farhan sebagai langkah antisipasi lonjakan kemacetan yang hampir selalu terjadi saat arus wisata akhir tahun memuncak.

Menurut Dedi, Bandung akan menghadapi tekanan lalu lintas besar karena gelombang wisatawan datang bersamaan. Ia menilai kemacetan bukan sekadar akibat banyaknya kendaraan, tetapi juga lemahnya pengawasan di lapangan.

“Kalau Bandung diserbu wisatawan saat Nataru, mobil pasti menumpuk dan antrean tidak terhindarkan. Namun, kuncinya ada pada kesiapan petugas. Parkir sembarangan dan mobil mogok sering menjadi pemicu utama,” ujar Dedi, dikutip dari Detik.com, Minggu (21/12/2025).

Skema Libur Angkot dan Kompensasi Sopir

Lebih lanjut, Dedi mendorong Pemkot Bandung meniru skema yang pernah ia terapkan di kawasan Puncak, Bogor. Saat itu, pemerintah daerah meliburkan angkutan umum sementara dan memberikan kompensasi kepada para sopir.

Ia menilai skema tersebut lebih efektif dibanding membiarkan angkot tetap beroperasi di tengah kepadatan ekstrem. Selain memperlancar lalu lintas, pendekatan itu juga menjaga keberlangsungan ekonomi pengemudi.

Ini Belum Selesai

TABOOO Corner Hadir di Winongo, Buka Ruang Membaca Realitas

Spektra Carnival 2026: Saat Madiun Menyalakan Identitasnya

“Nanti barangkali angkutan Kota Bandung bisa libur dulu. Mudah-mudahan anggaran Pak Wali cukup,” tambah Dedi.

Dengan demikian, Dedi menekankan bahwa kebijakan ini tidak bertujuan meminggirkan sopir angkot, melainkan mengatur ulang ruang jalan agar tetap fungsional selama puncak liburan.

Pemkot Bandung Fokus Penertiban Lapangan

Menanggapi usulan tersebut, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memastikan pemerintah kota telah menyiapkan strategi operasional untuk menghadapi kemacetan Nataru. Ia menyebut Pemkot akan memusatkan perhatian pada dua operasi utama di lapangan.

Pertama, Dinas Perhubungan akan menertibkan parkir liar secara intensif. Farhan menilai kendaraan yang parkir sembarangan sering mempersempit jalan dan memperparah kemacetan.

“Kami akan melakukan penertiban parkir secara maksimal. Setiap pelanggaran akan langsung kami tindak,” tegas Farhan.

Kedua, Pemkot memperkuat kesiapan penanganan mobil mogok di jalan. Farhan mengatakan Dishub telah menyiapkan sejumlah unit derek modern yang siap bergerak cepat saat terjadi gangguan lalu lintas.

“Kami punya derek dengan sistem angkut cepat, mirip forklift. Begitu ada mobil mogok, petugas langsung membersihkan jalur,” tambahnya.

Ujian Tahunan Kota Wisata

Libur Natal dan Tahun Baru kembali menjadi ujian manajemen perkotaan bagi Bandung. Di satu sisi, kota ini bergantung pada sektor wisata. Di sisi lain, lonjakan kendaraan kerap mengorbankan kenyamanan warga dan wisatawan sendiri.

Usulan meliburkan angkot membuka ruang diskusi baru antara efisiensi lalu lintas dan perlindungan ekonomi sopir. Namun, satu hal pasti tanpa pengaturan tegas, Bandung berisiko kembali terjebak dalam kemacetan tahunan yang selalu datang, selalu dikeluhkan, dan sering kali terulang tanpa perubahan berarti. @dimas

Tags: bandungDedi MulyadiKemacetanliburmacetnataruNataru 2025

Kamu Melewatkan Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

by dimas
Mei 13, 2026

Pajak kendaraan Jawa Barat resmi dihapus dan diganti sistem jalan berbayar digital. Solusi lebih adil atau justru beban baru bagi...

Ketika Budi Menukar Dasi dengan Cangkul

Ketika Budi Menukar Dasi dengan Cangkul

by teguh
April 15, 2026

Tabooo.id: Deep - Di banyak kota, pagi hari sering dimulai dengan alarm yang terasa seperti ancaman. Setelah itu, orang-orang berlari...

Saat Budaya Bertemu Jalanan: Lebaran Betawi Ubah Arah Ibu Kota

Saat Budaya Bertemu Jalanan: Lebaran Betawi Ubah Arah Ibu Kota

by teguh
April 10, 2026

Tabooo.id: Nasional - Pemprov DKI putar arah lalu lintas di Lapangan Banteng. Festival jalan, mobilitas harus tetap aman Setiap festival...

Next Post
Alasan BRIN Gaspol Bangun Bandar Antariksa di Papua

Alasan BRIN Gaspol Bangun Bandar Antariksa di Papua

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id