Minggu, Juni 28, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Negara Gagap Bicara Saat Bencana

by dimas
Desember 20, 2025
in Edge
A A
Home Edge
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Edge – Bayangkan situasi ini hujan deras mengguyur Sumatra, sungai meluap, rumah hancur, dan jalan putus. Warga panik. Namun, Twitter malah lebih dulu update dibanding BPBD. Negara? Malah diam. Bukan karena hilang sinyal, melainkan karena pejabat sibuk rapat koordinasi. Serius, rapat di tengah bencana itu seperti menonton orang debat menu sarapan saat rumahmu ambruk.

Di Aceh, Sumut, dan Sumbar akhir November 2025, bencana datang tanpa aba-aba alam memang tidak pakai Google Calendar. Namun yang lebih tragis adalah komunikasi pemerintah tersendat, saling bertabrakan, dan sering membingungkan warga mereka tidak tahu harus lari ke mana, siapa yang membantu, atau apakah bantuan itu nyata atau hoaks. Kekosongan informasi ini tidak hanya memicu kepanikan, tetapi juga membuka ruang spekulasi absurd. Mulai dari “Waduh, jangan-jangan pemerintah sibuk selfie” hingga “Mungkin BNPB lagi Zoom pakai Wi-Fi tetangga.”

Fragmentasi yang Membingungkan

Pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, BNPB, BPBD, TNI-Polri, dan relawan semuanya hadir di lapangan. Namun mereka berbicara dengan bahasa berbeda. Narasi pusat di Aceh terdengar menenangkan, tetapi warga lokal masih setengah basah di genangan lumpur. Selain itu, koordinasi lintas daerah di Sumut dan Sumbar sering tersendat karena ego sektoral dan jalur komando yang berliku-liku.

Masalahnya bukan karena lembaga tidak hadir mereka hadir melainkan karena satu suara yang jelas dan dipercaya publik belum muncul. Ketika semua bicara, nyatanya tidak ada yang terdengar jelas.

Salah Siapa?

Jika menyalahkan pemerintah daerah, itu terlalu mudah. Banyak kepala daerah dan BPBD bekerja dengan sumber daya terbatas, baik anggaran maupun personel, bahkan jaringan komunikasi kadang ikut terganggu. Namun pemerintah pusat pun tidak bebas dari tanggung jawab. Sistem komunikasi kebencanaan nasional seharusnya memangkas birokrasi saat status darurat diumumkan. Jika mereka masih menunggu surat resmi atau konferensi pers seremonial, maka mereka sama saja menyuruh warga menunggu tsunami sambil ngopi.

Ini Belum Selesai

Bayar Tepat Waktu, Layanan Kapan Tepat?

Reformati: Ketika Jalanan Menjadi Pengadilan Kekuasaan

Dalam kondisi darurat, komunikasi harus responsif, bukan hierarkis. Kehadiran negara diukur dari seberapa cepat dan jelas ia menyampaikan informasi dan lebih penting lagi, mendengar warga. Bukan dari jumlah pejabat yang turun ke lokasi atau baliho bantuan yang memenuhi setiap sudut kota.

Bahasa yang Menyelamatkan Nyawa

Komunikasi kebencanaan bukan ajang lomba jargon teknokratis. Sebaliknya, informasi harus lugas, empatik, dan operasional. Warga membutuhkan petunjuk konkret seperti “ke mana harus mengungsi” daripada “kami sedang melakukan mitigasi berbasis paradigma holistic multi-level”. Yang satu menyelamatkan nyawa, yang lain justru membingungkan.

Kegagalan Sistemik

Jadi, salah siapa? Jawaban paling jujur kegagalan sistemik, bukan kesalahan individu. Sistem komunikasi kebencanaan belum menempatkan informasi sebagai instrumen penyelamat nyawa. Tanpa pembenahan serius seperti satu komando komunikasi, pelatihan juru bicara, dan integrasi teknologi informasi peristiwa serupa akan terus terulang. Akibatnya, setiap keterlambatan komunikasi akan selalu dibayar mahal oleh masyarakat.

Dalam bencana, diam adalah dosa. Ketika warganya paling membutuhkan suara yang menenangkan dan dapat dipercaya, negara seolah mute. Ironis, namun itulah kenyataan. @dimas

Tags: Bencana Alam

Kamu Melewatkan Ini

Tsunami Filipina Tiba di Kaltim: Gelombang Kecil, Ancaman Besar.

Tsunami Filipina Tiba di Kaltim: Gelombang Kecil, Ancaman Besar

by dimas
Juni 8, 2026

Tsunami akibat gempa M 7,7 di Filipina mencapai pesisir Kalimantan Timur. Meski hanya 20-30 sentimeter, BMKG mengingatkan ancamannya tidak boleh...

Banjir Kiriman Lagi: Kenapa Warga Hilir Selalu Jadi Korban?

Banjir Kiriman Lagi: Kenapa Warga Hilir Selalu Jadi Korban?

by teguh
Mei 15, 2026

Pukul 01.30 WIB, sebagian warga Desa Kutorenon masih tertidur. Jalanan tampak lengang, sementara lampu rumah menyala redup di tengah malam...

300 Rumah Terendam Saat Warga Tidur: Banjir Lumajang Datang dari Hulu

300 Rumah Terendam Saat Warga Tidur: Banjir Lumajang Datang dari Hulu

by teguh
Mei 15, 2026

Saat sebagian besar warga masih tertidur lelap, air tiba-tiba masuk ke rumah-rumah di Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa...

Next Post
Film he Atypical Family: Iri Hati dan Karma

Film The Atypical Family: Iri Hati dan Karma

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id