Satu jenazah kembali ditemukan terjebak di dalam bangkai KM Virgo Transport 8. Tim SAR masih mencari 126 penumpang yang belum ditemukan.
Tabooo.id – Laut kembali menjadi ruang pencarian bagi Tim SAR gabungan pada Minggu (20/9/2026).
Tim penyelam Basarnas Special Group (BSG) menemukan satu jenazah di dalam badan KM Virgo Transport 8. Temuan itu menambah daftar korban yang berhasil tim evakuasi setelah kecelakaan kapal tersebut.
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii membenarkan penemuan tersebut. Ia menjelaskan, penyelam BSG menemukan korban saat menyisir bagian dalam kapal.
Setelah menemukan korban, tim membawa jenazah menuju Kapal Negara (KN) SAR Kamajaya. Tim kemudian menyiapkan evakuasi melalui jalur udara.
“Penemuan satu korban hari ini merupakan hasil kerja keras seluruh Tim SAR Gabungan. Kami akan terus melakukan,” kata Syafii, Minggu (20/9/2026) sore.
Penyelam Masuk ke Dalam Bangkai Kapal
Tim SAR kemudian membawa jenazah menuju Lanud Syamsudin Noor, Banjarbaru. Helikopter HR 3601 Basarnas mengangkut korban dari lokasi operasi.
Petugas menggunakan teknik hoisting rescue net untuk mengangkat korban menuju helikopter. Teknik itu membantu tim memindahkan korban secara aman dan terukur.
Setibanya di Lanud Syamsudin Noor, petugas membawa jenazah menuju RS Bhayangkara Banjarmasin. Rumah sakit akan menjalankan proses identifikasi sebelum pihak berwenang menyerahkan korban kepada keluarga.
Sementara itu, penyelam BSG masih menyisir bagian dalam kapal. Mereka mencari korban lain yang kemungkinan masih terjebak di dalam badan KM Virgo Transport 8.
Kondisi tersebut membuat operasi berjalan dengan risiko tinggi. Tim harus mengejar pencarian sekaligus menjaga keselamatan setiap personel.
“Kami akan terus melakukan pencarian secara maksimal dan mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan,” ujar Syafii.
126 Penumpang Masih Menunggu Kepastian
KM Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan di perairan Kalimantan Selatan pada Minggu (13/9/2026) dini hari.
Saat itu, kapal membawa 243 penumpang dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin. Insiden tersebut kemudian memicu operasi SAR gabungan di perairan Kalsel.
Tim SAR telah mengevakuasi 117 penumpang. Dari jumlah itu, 108 orang selamat dan sembilan orang meninggal dunia.
Kini, 126 penumpang masih masuk dalam daftar pencarian.
Tim SAR menduga sebagian korban masih berada di dalam kapal. Karena itu, penyelam terus menyisir ruang-ruang kapal yang sulit dijangkau.
Angka tersebut bukan sekadar data dalam laporan operasi. Di balik setiap nama, ada keluarga yang menunggu kabar.
Pencarian Belum Berakhir
Bagi keluarga korban, setiap penyelaman membawa harapan sekaligus ketakutan.
Harapan muncul ketika tim menemukan korban. Namun, kabar tersebut juga membawa kesedihan bagi keluarga yang kehilangan anggota keluarganya.
Syafii menegaskan, Tim SAR akan terus mencari korban yang belum ditemukan. Ia juga menempatkan keselamatan personel sebagai bagian penting dari operasi.
“Setiap korban yang ditemukan menjadi amanah yang harus kami evakuasi dan serahkan kepada pihak keluarga,” ujar Syafii.
Pernyataan itu memperlihatkan bahwa operasi belum selesai. Selama masih ada korban yang belum ditemukan, tim akan terus menyisir kapal dan kawasan pencarian.
Ini bukan sekadar operasi SAR. Ini adalah upaya mencari kepastian bagi keluarga yang masih menunggu.
Sebab, 126 bukan sekadar angka.
Di balik angka itu ada nama, keluarga, dan rumah yang masih menunggu kepulangan. @dimas








