Bus EPA Star menabrak truk trailer di Tol Terpeka, Mesuji, Lampung. Sopir tewas dan tujuh penumpang mengalami luka-luka.
Tabooo.id: Lampung – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka), Kabupaten Mesuji, Lampung, Sabtu (19/9/2026).
Bus EPA Star bernomor polisi BG 7321 OI menabrak bagian belakang truk trailer Hino bernomor polisi B 9605 PEV di Km 246+500 B Tol Terpeka sekitar pukul 16.30 WIB.
Pengemudi bus, Waniri (55), warga Blora, Jawa Tengah, meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Selain itu, tujuh penumpang mengalami luka-luka.
Dari tujuh korban, tiga orang mengalami luka berat. Mereka ialah Tito (30), Rozani (60), dan Nurhayati (39), yang semuanya merupakan warga Palembang.
Sementara itu, empat penumpang lain mengalami luka ringan. Mereka ialah M Aditya (17), Aisyah (22), Umi (23), dan Ade (45).
Seluruh korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit MHC Mesuji untuk mendapatkan penanganan medis.
Bus Berpindah Lajur
Kasatlantas Polres Mesuji AKP Heny Gustina mengatakan polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.
Menurut Heny, dugaan sementara muncul dari keterangan sejumlah penumpang. Mereka menyebut sopir bus mengantuk sebelum kecelakaan terjadi.
“Dari keterangan penumpang, sopir busnya mengantuk sehingga menabrak bagian belakang truk trailer. Namun, untuk penyebab pasti masih didalami lagi oleh Unit Gakkum Polres Mesuji,” kata Heny, Minggu (20/9/2026).
Heny menegaskan dugaan tersebut belum menjadi kesimpulan akhir penyebab kecelakaan.
Berdasarkan keterangan pengemudi truk, Amran (49), truk Hino saat itu melaju dari Palembang menuju Bandar Lampung.
Truk berjalan di lajur lambat. Pada saat yang sama, bus EPA Star melaju dari arah yang sama melalui lajur cepat.
Bus kemudian berpindah menuju lajur lambat. Namun, saat berpindah lajur, bus menabrak bagian belakang truk trailer.
Benturan tersebut menyebabkan sejumlah penumpang bus mengalami luka.
Polisi Evakuasi Dua Kendaraan
Setelah menerima laporan dari petugas Patroli Jalan Raya (PJR), polisi langsung mendatangi lokasi kejadian.
Petugas kemudian mengevakuasi korban dan mendata identitas pengemudi serta seluruh penumpang.
Polisi juga menghubungi keluarga korban. Selain itu, petugas mengevakuasi dua kendaraan yang terlibat kecelakaan.
“Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan juga telah dievakuasi ke Pos Lantas Simpang Pematang,” ujar Heny.
Polisi mengamankan truk trailer Hino, STNK truk, dan bus EPA Star sebagai barang bukti.
Unit Gakkum Satlantas Polres Mesuji masih mendalami penyebab kecelakaan. Polisi juga akan memeriksa lebih lanjut dugaan sopir bus mengantuk.
Kecelakaan ini kembali mengingatkan bahwa perpindahan lajur di jalan tol membutuhkan konsentrasi penuh. Satu detik kehilangan fokus bisa mengubah perjalanan menjadi tragedi.
Di jalan tol, kecepatan bukan satu-satunya risiko. Kehilangan fokus juga bisa berujung maut. @dimas





