Sabtu, Juli 18, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Dokumen Ijazah Jokowi Heboh Lagi: Benarkah Ada yang “Dihilangkan”?

by Anisa
November 21, 2025
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Drama arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo kembali menyalak. Setelah KPUD Surakarta sempat menyebut dokumen itu “dimusnahkan” dalam sidang Komisi Informasi Pusat (18/11/2025), KPU RI langsung pasang badan: tidak ada ijazah yang hilang. Yang salah ucap, katanya. Publik naik tensi, KPU buru-buru meredam.


Anggota KPU RI August Mellaz memastikan seluruh dokumen pendaftaran Jokowi saat maju sebagai Wali Kota Solo pada Pilkada 2005 masih utuh dan aman. “Kan sudah ada klarifikasi dari KPU Surakarta, itu tidak dimusnahkan,” ujarnya dikutip dari Kompas.com (20/11/2025). Menurutnya, yang hilang hanya buku registrasi, bukan arsip syarat pencalonan.

August menduga pernyataan KPUD Surakarta yang memantik kehebohan itu muncul karena faktor grogi. “Mungkin dia nervous ya… dia juga sudah katakan yang dimusnahkan itu buku agenda, dokumen seperti buku tamu,” katanya. Ia menambahkan, perpindahan gedung KPUD Surakarta juga berpotensi membuat arsip administratif tercecer bukandokumen pendaftaran kandidat.

Ketua KPU Surakarta Yustinus Arya Artheswara memperkuat klarifikasi itu. Ia membeberkan bahwa ijazah Jokowi disimpan permanen, sesuai Jadwal Retensi Arsip (PKPU No. 17/2023). Agenda surat masuk memang punya jangka simpan pendek: 1 tahun aktif + 2 tahun inaktif, lalu bisa dimusnahkan. “Yang ditanyakan kemarin adalah nomor dan tanggal agenda surat masuk, bukan berkas pendaftaran atau salinan ijazah,” tegasnya.

Ia menegaskan, “Selama saya menjabat, kami tidak pernah melakukan pemusnahan dokumen, termasuk yang terkait pendaftaran Pak Joko Widodo.”

Ini Belum Selesai

Tragedi Sibolangit: Empat Nyawa Melayang di Jalur Medan-Berastagi

Vivo T5 Lite Resmi Meluncur, Bawa Baterai 6.500 mAh dan Fast Charging 44W

Isu ketidaksinkronan aturan pun diluruskan: setiap jenis dokumen punya masa simpan berbeda. Dokumen ijazah termasuk kategori permanen jadi mustahil dimusnahkan selama belum ada aturan khusus yang mengubahnya.

Di balik hiruk-pikuk ini, satu hal jadi sorotan: polemik ijazah bukan lagi soal keaslian dokumen semata, tapi bagaimana isu lama dipakai untuk menggoyang bayang-bayang pengaruh Jokowi pascajabatan dan secara politis, membayangi legitimasi Gibran Rakabuming menjelang kontestasi 2029. Siapa yang merasa terancam? Publik bisa menebak pola besarnya (red).


Karena isu arsip ini bukan sekadar teknis birokrasi ia menyangkut integritas informasi publik, transparansi penyelenggara pemilu, dan potensi manuver politik yang bisa memengaruhi suhu demokrasi jelang 2029. Ketika arsip dasar saja bisa dipelintir, bagaimana kita memastikan kejujuran proses yang lebih besar?


Pada akhirnya, siapa yang diuntungkan dari kebisingan yang bahkan dokumennya tidak pernah hilang? Kadang, yang paling berisik justru yang paling takut kehilangan panggung. (sig)

Tags: jokowipalsuSolo

Kamu Melewatkan Ini

Perdebatan Berakhir di Sidang? Jokowi Siap Buktikan Ijazah Asli

Perdebatan Berakhir di Sidang? Jokowi Siap Buktikan Ijazah Asli

by dimas
Juni 21, 2026

Jokowi menegaskan siap hadir di persidangan dan membuktikan keaslian ijazahnya. Polemik kini memasuki tahap pembuktian di pengadilan. Tabooo.id: Surakarta -...

Hasto Sebut Indonesia Jadi Otoriter Populis Sejak Era Jokowi

Hasto Sebut Indonesia Jadi Otoriter Populis Sejak Era Jokowi

by Tabooo
Juni 1, 2026

Hasto Sebut Indonesia Jadi Otoriter Populis Sejak Era Jokowi dalam pidato peringatan Hari Lahir Pancasila di Sekolah Partai PDIP, Jakarta...

Anti-Swapraja: Ketika Feodalisme Dianggap Musuh

Anti-Swapraja: Ketika Feodalisme Dianggap Musuh

by Tabooo
Mei 29, 2026

Gerakan anti swapraja Surakarta bukan sekadar penolakan terhadap keraton. Ia lahir dari benturan Republik, feodalisme, ketimpangan agraria, dan kemarahan kelas...

Next Post
Konsep Otomatis

Empat Atlet Para Taekwondo Klaten Menggila di Kejurnas: Panen Medali

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id