Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Dokumen Ijazah Jokowi Heboh Lagi: Benarkah Ada yang “Dihilangkan”?

by Anisa
November 21, 2025
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Drama arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo kembali menyalak. Setelah KPUD Surakarta sempat menyebut dokumen itu “dimusnahkan” dalam sidang Komisi Informasi Pusat (18/11/2025), KPU RI langsung pasang badan: tidak ada ijazah yang hilang. Yang salah ucap, katanya. Publik naik tensi, KPU buru-buru meredam.


Anggota KPU RI August Mellaz memastikan seluruh dokumen pendaftaran Jokowi saat maju sebagai Wali Kota Solo pada Pilkada 2005 masih utuh dan aman. “Kan sudah ada klarifikasi dari KPU Surakarta, itu tidak dimusnahkan,” ujarnya dikutip dari Kompas.com (20/11/2025). Menurutnya, yang hilang hanya buku registrasi, bukan arsip syarat pencalonan.

August menduga pernyataan KPUD Surakarta yang memantik kehebohan itu muncul karena faktor grogi. “Mungkin dia nervous ya… dia juga sudah katakan yang dimusnahkan itu buku agenda, dokumen seperti buku tamu,” katanya. Ia menambahkan, perpindahan gedung KPUD Surakarta juga berpotensi membuat arsip administratif tercecer bukandokumen pendaftaran kandidat.

Ketua KPU Surakarta Yustinus Arya Artheswara memperkuat klarifikasi itu. Ia membeberkan bahwa ijazah Jokowi disimpan permanen, sesuai Jadwal Retensi Arsip (PKPU No. 17/2023). Agenda surat masuk memang punya jangka simpan pendek: 1 tahun aktif + 2 tahun inaktif, lalu bisa dimusnahkan. “Yang ditanyakan kemarin adalah nomor dan tanggal agenda surat masuk, bukan berkas pendaftaran atau salinan ijazah,” tegasnya.

Ia menegaskan, “Selama saya menjabat, kami tidak pernah melakukan pemusnahan dokumen, termasuk yang terkait pendaftaran Pak Joko Widodo.”

Ini Belum Selesai

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

Isu ketidaksinkronan aturan pun diluruskan: setiap jenis dokumen punya masa simpan berbeda. Dokumen ijazah termasuk kategori permanen jadi mustahil dimusnahkan selama belum ada aturan khusus yang mengubahnya.

Di balik hiruk-pikuk ini, satu hal jadi sorotan: polemik ijazah bukan lagi soal keaslian dokumen semata, tapi bagaimana isu lama dipakai untuk menggoyang bayang-bayang pengaruh Jokowi pascajabatan dan secara politis, membayangi legitimasi Gibran Rakabuming menjelang kontestasi 2029. Siapa yang merasa terancam? Publik bisa menebak pola besarnya (red).


Karena isu arsip ini bukan sekadar teknis birokrasi ia menyangkut integritas informasi publik, transparansi penyelenggara pemilu, dan potensi manuver politik yang bisa memengaruhi suhu demokrasi jelang 2029. Ketika arsip dasar saja bisa dipelintir, bagaimana kita memastikan kejujuran proses yang lebih besar?


Pada akhirnya, siapa yang diuntungkan dari kebisingan yang bahkan dokumennya tidak pernah hilang? Kadang, yang paling berisik justru yang paling takut kehilangan panggung. (sig)

Tags: jokowipalsuSolo

Kamu Melewatkan Ini

Museum ke Hotel: Budaya Solo atau Pajangan Wisata?

Museum ke Hotel: Budaya Solo atau Pajangan Wisata?

by teguh
Oktober 13, 2026

Museum tak harus menunggu pengunjung datang. Kali ini, koleksi sejarah dan budaya Solo yang biasanya tersimpan di gedung museum justru...

Jokowi Tak Lagi Bicara Dua Periode: Sinyal Politik atau Sekadar Menahan Diri?

Jokowi Tak Lagi Bicara Dua Periode: Sinyal Politik atau Sekadar Menahan Diri?

by dimas
Oktober 10, 2026

Jokowi tak lagi menegaskan dukungan dua periode untuk Prabowo-Gibran. Sinyal politik menuju Pilpres 2029 atau sekadar sikap hati-hati? Tabooo.id -...

Pemakzulan Gibran: Kritik Konstitusional atau Sekadar Amarah Politik?

Pemakzulan Gibran: Kritik Konstitusional atau Sekadar Amarah Politik?

by eko
Oktober 9, 2026

Wacana pemakzulan Gibran memicu perdebatan. Kritik boleh keras, tetapi prosesnya tetap harus mengikuti mekanisme konstitusi. Tabooo.id - Wacana pemakzulan Gibran...

Next Post
Konsep Otomatis

Empat Atlet Para Taekwondo Klaten Menggila di Kejurnas: Panen Medali

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id