45 peserta meriahkan Pawai Pembangunan Solo 2026 dari Perempatan Gendengan menuju depan Bank Indonesia Solo dengan tema Sayangi Semesta, Hidup Bahagia.
Tabooo.id: Surakarta – Sebanyak 45 peserta memeriahkan Pawai Pembangunan 2026 di Kota Solo, Jumat sore, 21 Agustus 2026. Mereka menampilkan kendaraan hias, pentas kesenian, serta kostum yang unik di sepanjang rute pawai.
Pawai bergerak dari kawasan Dinas Sosial Surakarta atau Perempatan Gendengan menuju depan Bank Indonesia Solo.
Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, memberangkatkan seluruh peserta secara resmi pada pukul 15.15 WIB.
Tahun ini, Pemerintah Kota Solo mengusung tema “Sayangi Semesta, Hidup Bahagia.” Para peserta membawa semangat tersebut melalui kendaraan hias, seni pertunjukan, dan berbagai atraksi kreatif.
Kendaraan Hias dan Seni Warnai Jalanan Solo
Setiap peserta membawa konsep dan penampilan berbeda. Kendaraan hias melintas di jalanan, sementara para pelaku seni menampilkan berbagai pertunjukan untuk menghibur masyarakat.
Kostum tematik juga menambah warna dalam gelaran tersebut. Warga tampak menyaksikan dan menikmati setiap penampilan di sepanjang rute.
Pawai ini tidak hanya menghadirkan hiburan.
Panitia dan peserta juga memanfaatkan acara ini untuk menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga lingkungan. Tema “Sayangi Semesta, Hidup Bahagia” mengajak masyarakat untuk membangun kepedulian terhadap alam dan ruang hidup bersama.
Ini bukan sekadar pawai. Kemeriahan di jalanan juga membawa pesan tentang tanggung jawab manusia terhadap lingkungannya.
Respati Apresiasi Antusiasme Warga
Wali Kota Surakarta Respati Ardi mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir dan mendukung Pawai Pembangunan 2026.
Ia mengaku senang bisa merasakan semangat warga dalam acara tersebut.
“Saya senang sekali bisa membersamai bersama semuanya. Antusiasme warga masyarakat, saya terima kasih,” terangnya.
Respati kemudian mengajak masyarakat untuk terus menjaga lingkungan. Menurut dia, manusia perlu menyayangi semesta agar kehidupan dapat berjalan dengan lebih baik.
“Mari kita menyayangi semesta, lingkungan dan pasti semesta akan berbuat pada kita dan hidup akan bahagia,” ujarnya.
Merdeka dari Sampah
Respati juga memanfaatkan momentum peringatan kemerdekaan untuk mengajak warga mengubah kebiasaan terhadap sampah.
Ia meminta masyarakat menjadikan semangat kemerdekaan sebagai dorongan untuk menjaga kebersihan lingkungan.
“Saya berpesan di kemerdekaan ini untuk merdeka dari sampah,” tutupnya.
Pawai Pembangunan Solo 2026 menghadirkan lebih dari sekadar barisan kendaraan dan pertunjukan seni. Acara ini mempertemukan hiburan, kreativitas, budaya, dan pesan lingkungan dalam satu ruang bersama.
Kemerdekaan tidak hanya berbicara tentang bebas. Kemerdekaan juga mengajak masyarakat bertanggung jawab atas ruang hidup yang mereka tempati. Solo merayakan itu melalui langkah, warna, dan pesan sayangi semesta, lalu hidup bahagia. @eko








