Kamis, Juni 25, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Hening Bermakna, Kirab Pusaka Buka Suran Agung 2026

by dimas
Juni 25, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter
Kirab Pusaka Tiga Zaman membuka Suran Agung PSHW TM 2026. Ratusan warga menjalani topo bisu sebagai simbol pengendalian diri dan persaudaraan.

Tabooo.id: Madiun – Ratusan warga Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHW TM) mengawali Suran Agung 2026 melalui Kirab Pusaka Tiga Zaman. Prosesi berlangsung pada Rabu, 24 Juni 2026 pukul 22.00 WIB hingga Kamis, 25 Juni 2026 sekitar pukul 02.00 WIB.

Kirab menjadi pembuka seluruh rangkaian Suran Agung 2026. Tradisi ini mengajarkan pengendalian diri, memperkuat persaudaraan, sekaligus menjaga warisan budaya pencak silat Setia Hati.

Ribuan Warga Berjalan dari Padepokan

Panitia memberangkatkan peserta dari Padepokan PSHW TM, Jalan Doho Nomor 123, Kelurahan Winongo, Kecamatan Mangunharjo, Kota Madiun, tepat pukul 22.00 WIB.

Ribuan warga kemudian berjalan menyusuri Jalan Pajajaran, Jalan Gajah Mada, Jalan Wirobumi, hingga Jalan Sarean.

Rombongan melanjutkan perjalanan menuju Makam Ki Ngabehi Soerodiwirjo. Di lokasi itu, mereka memanjatkan doa bersama sebelum kembali ke padepokan.

Ini Belum Selesai

Prabowo Subianto Klaim Tahu Pembayar Demo, Publik Menunggu Bukti

Prestasi Tinggi, Data Ter-hidden: Hak Anak Nyaris Tersingkir dari SMP Negeri

Panitia memperkirakan seluruh prosesi berakhir sekitar pukul 02.00 WIB pada Kamis, 25 Juni 2026.

Topo Bisu Latih Pengendalian Diri

Kirab Pusaka Tiga Zaman selalu menghadirkan satu tradisi yang menjadi ciri khas, yakni topo bisu.

Seluruh peserta berjalan tanpa berbicara selama kirab berlangsung. Mereka menjaga keheningan sejak meninggalkan padepokan hingga kembali ke titik awal.

Tradisi itu melatih setiap warga untuk mengendalikan diri. Mereka belajar menahan emosi, memperkuat kesabaran, dan menjaga ketenangan dalam setiap langkah.

Topo bisu juga menjadi bentuk penghormatan kepada para leluhur yang mewariskan ajaran Setia Hati.

Di tengah kehidupan yang semakin bising, keheningan itu mengajak setiap peserta berhenti sejenak. Mereka merenungkan perjalanan hidup, memperkuat hubungan dengan Tuhan, serta memperkokoh ikatan persaudaraan.

Ketua Umum PSHW TM, H.R. Agus Wiyono Santoso, menilai Kirab Pusaka Tiga Zaman bukan sekadar tradisi tahunan. Menurutnya, prosesi tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan sejarah berdirinya Setia Hati kepada generasi muda sekaligus menanamkan nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendiri.

“Makna Kirab Pusaka Tiga Zaman adalah mengingatkan dan mengajak generasi muda agar memahami siapa pendiri Setia Hati, yakni Eyang Ki Ngabehi Soerodiwirjo. Setia Hati berdiri pada 10 Muharam atau 10 Suro. Karena itulah, setiap tanggal 10 Muharam kami melaksanakan Kirab Pusaka Tiga Zaman sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah dan perjuangan beliau,” ujar H.R. Agus Wiyono Santoso.

Ia menjelaskan, tradisi topo bisu yang dijalankan selama kirab juga memiliki makna spiritual yang mendalam.

“Topo bisu bukan berarti hanya berjalan tanpa berbicara. Sejak berangkat dari padepokan hingga tiba di makam Eyang Ki Ngabehi Soerodiwirjo, seluruh peserta mengisi perjalanan dengan wirid. Itulah cara kami menjaga hati, mengingat Allah, sekaligus menghormati para leluhur,” tambahnya.

Menurutnya, ajaran persaudaraan dalam Setia Hati tidak berhenti pada pemahaman semata, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Persaudaraan sejati dalam Setia Hati dimulai dari tahu. Setelah tahu harus dimengerti, kemudian dipahami. Namun tidak berhenti di situ. Semua itu harus diamalkan, dilaksanakan dengan benar, dan dijalankan secara konsekuen dalam kehidupan,” tegasnya.

Menghormati Ki Ngabehi Soerodiwirjo

Kirab juga menjadi momentum untuk menghormati Ki Ngabehi Soerodiwirjo, tokoh penting dalam sejarah lahirnya ajaran Setia Hati.

Ribuan warga memanjatkan doa di kompleks makam sebagai bentuk penghormatan kepada para pendiri organisasi.

Tradisi itu mengingatkan seluruh warga bahwa organisasi besar lahir dari perjuangan panjang. Keteladanan para pendahulu menjadi fondasi yang terus menguatkan PSHW TM hingga sekarang.

Jalan Kota Madiun Dipenuhi Warga

Kirab berlangsung dari pukul 22.00 WIB hingga sekitar 02.00 WIB. Selama prosesi berlangsung, ratusan warga memenuhi sejumlah ruas jalan di Kota Madiun.

Peserta berjalan dengan tertib mengikuti rute yang telah ditentukan panitia. Masyarakat juga memadati sisi jalan untuk menyaksikan prosesi sakral tersebut.

Suasana tetap aman, tertib, dan khidmat hingga seluruh peserta kembali ke padepokan.

Pembuka Suran Agung 2026

Kirab Pusaka Tiga Zaman membuka rangkaian Suran Agung PSHW TM 2026 yang berlangsung pada 24-28 Juni 2026.

Panitia kemudian menggelar Kecer Al-Amin Tingkat II pada 25-26 Juni 2026 di Wisma Haji Kota Madiun.

Rangkaian kegiatan berlanjut pada 27 Juni 2026 melalui ziarah ke Makam Ki Ngabehi Soerodiwirjo dan Tasyakuran Al-Amin.

Panitia akan menutup seluruh rangkaian Suran Agung pada 28 Juni 2026. Acara puncak berlangsung di Lapangan Kelurahan Winongo, Kota Madiun.

Kirab Pusaka Tiga Zaman tidak hanya membuka Suran Agung. Tradisi ini juga menghubungkan generasi lama dan generasi muda dalam satu ikatan persaudaraan.

Melalui langkah tanpa kata, warga PSHW TM menunjukkan bahwa kekuatan tidak selalu lahir dari suara yang keras. Kekuatan sejati tumbuh dari hati yang mampu mengendalikan diri, menghormati sejarah, dan menjaga persaudaraan sepanjang zaman. @dimas

Tags: Ki Ngabehi SoerodiwirjoKirab PusakaPSHW TMSetia HatiSuran Agung 2026

Kamu Melewatkan Ini

Kirab Pusaka PSHW-TM: Langkah Sunyi yang Menyatukan Persaudaraan

Kirab Pusaka PSHW-TM: Langkah Sunyi yang Menyatukan Persaudaraan

by dimas
Juni 24, 2026

Kirab Pusaka Tiga Zaman PSHW TM mengawali Suran Agung 2026 dengan tradisi topo bisu, simbol pengendalian diri, pelestarian budaya, dan...

Persaudaraan sebagai Modal Sosial di Tengah Masyarakat Modern

Persaudaraan sebagai Modal Sosial di Tengah Masyarakat Modern

by dimas
Juni 23, 2026

Suran Agung PSHW TM menunjukkan bahwa persaudaraan bukan sekadar tradisi, tetapi modal sosial yang memperkuat kepercayaan, karakter, dan solidaritas di...

Suran Agung PSHW TM 2026: Keheningan yang Menyatukan Persaudaraan

Suran Agung PSHW TM 2026: Keheningan yang Menyatukan Persaudaraan

by dimas
Juni 23, 2026

Suran Agung PSHW TM 2026 bukan sekadar tradisi, tetapi perjalanan spiritual untuk merawat persaudaraan, karakter, dan warisan budaya bangsa. Tabooo.id...

Next Post
Tiga Peserta Tewas, Latihan Militer Manajer Koperasi Dipertanyakan

Tiga Peserta Tewas, Latihan Militer Manajer Koperasi Dipertanyakan

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id