Senin, Juni 29, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Sambut Raja Yordania: Seberapa Jauh Indonesia Ingin Unjuk Gigi di Panggung Global?

by sigit
November 15, 2025
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Presiden Prabowo Subianto menyambut langsung kedatangan Raja Abdullah II ibn Al Hussein di Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (14/11/2025). Kedatangan sang raja menandai dimulainya kunjungan kenegaraan dua hari dan mempertegas seberapa erat hubungan Indonesia–Yordania di tengah dinamika geopolitik yang makin panas.


Pengawalan kedatangan Raja Abdullah II dibuat superketat. Tujuh pesawat tempur F-16 dan tiga T-50 milik TNI AU terbang khusus mengawal pesawat kenegaraan Yordania sejak memasuki wilayah udara Pekanbaru, Riau. Sebuah gestur militer yang tidak sembarangan, sekaligus sinyal bahwa Indonesia menempatkan Yordania sebagai mitra strategis yang dihormati.

Pesawat sang raja mendarat sekitar pukul 16.00 WIB, disambut Prabowo yang berdiri langsung di bawah tangga pesawat protokol yang biasanya diberikan hanya kepada tamu negara dengan hubungan sangat dekat. Keduanya terlihat tersenyum hangat dan berpelukan sebelum memberikan penghormatan kepada bendera dua negara.

Prosesi penyambutan berlangsung megah: dentuman meriam 6 kali, korps musik, dan pasukan jajar kehormatan mengiringi langkah dua pemimpin. Sejumlah pejabat hadir, termasuk Menlu Sugiono, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Mensesneg Prasetyo Hadi, Seskab Teddy Indra Wijaya, Dubes Yordania Sudqi Al Omoush, serta Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Sorotan budaya juga mencuat lewat persembahan tari rampak none Betawi, yang disambut tepuk tangan Raja Abdullah II. “Beliau terlihat sangat menikmati,” ujar salah satu pejabat protokol di lokasi.

Ini Belum Selesai

Gus Ipul: Sekolah Rakyat Bukan Ruang Titipan

Suran Agung PSHWTM ke-123, Persaudaraan Jadi Kekuatan

Usai penyambutan, Prabowo dan Raja Abdullah II menuju Istana Merdeka dalam satu kendaraan gestur simbolis yang menunjukkan kehangatan personal dan diplomatik. Kunjungan ini diharapkan memperkuat kolaborasi dua negara, yang telah berjalan sejak 1951, terutama dalam isu Palestina, keamanan kawasan, hingga kerja sama pendidikan dan kemanusiaan.


Karena hubungan internasional bukan sekadar foto pemimpin berpelukan. Setiap kunjungan kenegaraan membawa dampak langsung: peluang ekonomi, posisi Indonesia di tengah konflik global, hingga bagaimana negara kita dipandang sebagai jembatan diplomasi dunia. Makin kuat hubungan dengan negara berpengaruh seperti Yordania, makin besar ruang gerak Indonesia dalam isu-isu strategis yang bisa berimbas pada stabilitas kawasan dan kepentingan rakyat.


Ketika dua pemimpin berjalan berdampingan di landasan Halim, kita diingatkan bahwa diplomasi kadang dimulai dari langkah yang simpel: saling menghormati. Dan bukankah dunia yang kacau hari ini butuh lebih banyak pemimpin yang tahu cara berjalan berdampingan? (Sig)

Tags: Nasionalpresiden prabowo

Kamu Melewatkan Ini

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

by teguh
Juni 9, 2026

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian membuka kembali perdebatan lama tentang hubungan politik dan birokrasi daerah. Dalam rapat bersama Komisi II...

Buku yang Menulis Indonesia Sebelum Indonesia Lahir

Buku yang Menulis Indonesia Sebelum Indonesia Lahir

by jeje
Juni 2, 2026

Bagaimana mungkin seseorang menulis tentang Indonesia sebelum Indonesia benar-benar ada? Pertanyaan itu muncul ketika membaca Naar de Republiek Indonesia, karya Tan...

BPIP Undang Semua Mantan Presiden ke Hari Lahir Pancasila, Siapa yang Datang?

BPIP Undang Semua Mantan Presiden ke Hari Lahir Pancasila, Siapa yang Datang?

by teguh
Mei 29, 2026

Hari Lahir Pancasila tahun ini terasa lebih dari sekadar seremoni negara. Di tengah dinamika politik nasional, publik mulai bertanya: siapa...

Next Post
Konsep Otomatis

Prabowo Raih Penghargaan Raja Yordania: Apa Artinya bagi Indonesia?

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id