Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Surakarta Kirim Undangan ke Yogyakarta: Tradisi, Diplomasi, dan Sentuhan Gen Z dari PB XIV

by sigit
November 12, 2025
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Suasana sore di Keraton Kilen, Yogyakarta, Rabu (12/11/2025), terasa berbeda. Ada nuansa teduh sekaligus simbolis ketika utusan resmi dari Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat datang membawa pesan istimewa undangan Jumenengan Dalem Noto Binayangkare SISKS Pakoe Boewono XIV untuk Sri Sultan Hamengkubuwono X. Sebuah gestur sederhana, tapi punya makna budaya yang dalam: dua pusat peradaban Jawa kembali “nyambung rasa”.


Utusan tersebut, Bendoro Raden Mas (BRM) Yudhistira Rachmat Saputro cucu almarhum Pakoe Boewono XIII disambut hangat oleh Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Condrokirono, putri Dalem Sultan HB X. Momen itu bukan sekadar penyerahan undangan, tapi juga simbol rekatan hubungan antara Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta yang dulunya sempat dingin.

“Kasultanan menyampaikan respon positif saat kami mengantarkan undangan Jumenengan Dalem Noto Binayangkare SISKS Pakoe Boewono XIV,” ujar BRM Yudhistira usai prosesi penyerahan, menegaskan bahwa dua keluarga besar kerajaan ini kembali dalam satu irama harmoni.

Bagi banyak orang, momen ini lebih dari sekadar seremoni. Ini adalah pesan tentang warisan budaya, penghormatan, dan identitas Jawa yang terus hidup meski zaman makin digital. Panitia Jumenengan, GKR Timoer Rumbaikusuma Dewayani, menyebut bahwa kelancaran penyerahan undangan ini adalah pertanda baik.
“Kami bersyukur penyampaian undangan ke Kasultanan Yogyakarta berjalan lancar. Semoga acara Jumenengan nanti membawa suasana adem, ayem, dan menjadi momentum kebangkitan budaya serta persaudaraan antar-keraton di Nusantara,” ujarnya penuh harap.

Sebagai puncak dari Jumenengan Dalem Noto Binayangkare, Keraton Surakarta akan menggelar Kirab Ageng, parade sakral yang menampilkan kebesaran tradisi Jawa dari kereta pusaka, prajurit kraton, hingga gamelan yang menggema dalam ritme agung. Dan menariknya, SISKS Pakoe Boewono XIV dikenal sebagai raja muda “Gen Z” yang kuliah di Fakultas Hukum UNDIP dan lulus cumlaude perpaduan antara modernitas dan kearifan tradisi.

Ini Belum Selesai

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur


Kenapa penting buat pembaca? Karena di tengah hiruk-pikuk modernitas dan ego sosial media, dua kerajaan tua ini justru memberi pelajaran: bahwa menjaga akar budaya bukan berarti menolak masa depan, tapi menemukan pijakan yang kokoh untuk melangkah bersama.

Mungkin, di dunia yang makin bising ini, kita semua cuma butuh sedikit “nyambung rasa” juga. (Sigit)

Tags: hadiningratkratonPB XIVRaja SoloSurakarta

Kamu Melewatkan Ini

Becak Tidak Mati. Mereka Hanya Disembunyikan.

Becak Tidak Mati: Mereka Hanya Disembunyikan

by jeje
Mei 6, 2026

Pagi belum benar-benar terang ketika Slamet mengayuh becaknya pelan di sudut kota. Roda tuanya berderit kecil. Tangannya kasar. Punggungnya sedikit...

Bukan Skill, Tapi Kepatuhan: Cara Baru Sistem Memilih Manusia

Bukan Skill, Tapi Kepatuhan: Cara Baru Sistem Memilih Manusia

by jeje
Mei 1, 2026

Kita selalu percaya pengalaman adalah kunci. Tapi di sini, tidak ada yang bertanya kamu sudah sejauh apa belajar. Sistem hanya...

Ikuti Aturan atau Ikut Ego: Kamu di Kubu Mana?

Ikuti Aturan atau Ikut Ego: Kamu di Kubu Mana?

by jeje
Mei 1, 2026

Kita sering bilang dunia kerja butuh orang pintar. Tapi kalau kamu diminta diam tanpa alasan, kamu masih mau ikut? Atau...

Next Post
Prabowo Pulang dari Sydney: Diplomasi Hangat, Pesan Tetangga Baik di Tengah Peta Politik Asia Pasifik

Prabowo Pulang dari Sydney: Diplomasi Hangat, Pesan Tetangga Baik di Tengah Peta Politik Asia Pasifik

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id