Minggu, Juni 28, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

by teguh
Mei 13, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter
Saat stunting, campak, hingga angka kematian ibu dan bayi masih menghantui banyak keluarga, sebuah video dari ruang rapat DPRD Jember memancing amarah publik. Seorang anggota DPRD tampak diduga bermain game sambil merokok ketika rapat kesehatan berlangsung.

Tabooo.id: Kini, Badan Kehormatan (BK) DPRD Jember membuka peluang pemberian sanksi berat terhadap anggota DPRD Jember Achmad Syahri As Siddiqi. Namun, BK tetap menunggu laporan resmi sebelum memulai pemeriksaan etik.

Anggota BK DPRD Jember Muhammad Holil Asy’ari menegaskan, pihaknya tidak ingin terburu-buru mengambil kesimpulan.

“Kita tidak bisa langsung men-justice bahwa ini nanti akan dikenai sanksi atau tidak. Kita lihat dulu nanti bagaimana hasil penyelidikan dan pemeriksaan kita,” kata Holil kepada Kompas.com, Rabu (13/05/2026).

Holil menjelaskan, BK memiliki sejumlah pilihan sanksi. BK bisa memberi teguran ringan. Namun, jika pelanggaran terbukti berat, BK bahkan dapat merekomendasikan pemberhentian anggota DPRD.

“Kalau sanksi maksimal bisa sampai diberhentikan dari anggota DPRD,” ujar Holil.

Ini Belum Selesai

Suran Agung PSHW ke-123: Madiun Mengawal Persaudaraan

TABOOO Corner Hadir di Winongo, Buka Ruang Membaca Realitas

Rapat Bahas Kesehatan, Publik Justru Lihat Hal Lain

Video yang viral di media sosial itu memperlihatkan Achmad Syahri As Siddiqi saat rapat dengar pendapat umum (RDP) Komisi D DPRD Jember pada Senin (11/05/2026).

Komisi D saat itu membahas isu yang menyentuh langsung kehidupan warga. Forum tersebut mengulas stunting, campak, angka kematian ibu dan bayi (AKI/AKB), hingga Universal Health Coverage (UHC).

Karena itu, banyak warga mempertanyakan sikap pejabat publik ketika agenda rapat menyangkut kesehatan masyarakat.

Ketua DPRD Jember Ahmad Halim langsung meminta maaf kepada publik. Ia juga memastikan DPRD akan membawa kasus itu ke BK.

“Tentu prosesnya nanti akan kita proses di Badan Kehormatan,” kata Halim.

Ini Bukan Sekadar Video Viral

Masalahnya bukan cuma soal game atau rokok di ruang rapat. Publik mempertanyakan keseriusan wakil rakyat ketika membahas isu yang menyangkut masa depan anak-anak dan kesehatan warga.

Pengamat politik FISIP Universitas Jember, Dr. Muhammad Iqbal, menilai legitimasi lembaga politik tidak hanya lahir dari keputusan politik, tetapi juga perilaku pejabat di ruang publik. Menurutnya, publik mudah kehilangan kepercayaan ketika pejabat terlihat tidak serius dalam agenda yang menyangkut kepentingan warga.

Sosiolog juga kerap melihat pola serupa. Di era media sosial, satu gestur kecil bisa berubah menjadi krisis kepercayaan besar. Apalagi ketika peristiwa muncul di tengah pembahasan stunting dan kesehatan ibu-anak.

Namun, BK tetap harus menjalankan proses sesuai aturan. Holil memastikan BK akan bergerak cepat jika masyarakat atau pimpinan DPRD mengirim laporan resmi.

Pertanyaannya sekarang sederhana kalau isu kesehatan saja gagal mendapat perhatian penuh, lalu kapan rakyat bisa merasa benar-benar diprioritaskan?. @teguh

Tags: Anggota DPRD JemberBK DPRD JemberDPRD JemberEtik PejabatJemberKesehatan PublikPolitik IndonesiaStuntingTabooo NewsViral IndonesiaWakil Rakyat

Kamu Melewatkan Ini

Prabowo Subianto Klaim Tahu Pembayar Demo, Publik Menunggu Bukti

Prabowo Subianto Klaim Tahu Pembayar Demo, Publik Menunggu Bukti

by teguh
Juni 25, 2026

Presiden Prabowo Subianto mengaku mengetahui pihak yang diduga membiayai sejumlah aksi demonstrasi. Ia menyampaikan klaim itu saat menghadiri Puncak Pekan...

Memuliakan Kekuasaan atau Memuliakan Manusia?

Memuliakan Kekuasaan atau Memuliakan Manusia?

by dimas
Juni 21, 2026

Memuliakan kekuasaan atau memuliakan manusia? Ketika rakyat merasa terabaikan, kontrak sosial mulai retak, kepercayaan publik memudar, dan demokrasi kehilangan fondasi...

DPR dan Pemerintah Terlalu Dekat? Mahasiswa Soroti Fungsi Pengawasan yang Hilang

DPR dan Pemerintah Terlalu Dekat? Mahasiswa Soroti Fungsi Pengawasan yang Hilang

by teguh
Juni 20, 2026

Ribuan mahasiswa mendatangi Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Jumat (19/06/2026). Mereka membawa satu kegelisahan yang kini makin keras terdengar karena...

Next Post
Demokrasi Tidak Mati Karena Kritik, Tapi Karena Fanatisme Politik

Demokrasi Tidak Mati Karena Kritik, Tapi Karena Fanatisme Politik

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id