Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Saat Dunia Guncang, Barito Pacific Justru Tancap Gas 200% Lebih

by eko
Mei 5, 2026
in Bisnis
A A
Home Reality Bisnis
Share on FacebookShare on Twitter
Di saat banyak sektor menahan langkah, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) justru menekan pedal gas lebih dalam. Kuartal I-2026 langsung mencatat lonjakan kinerja dan memecahkan rekor tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.

Tabooo.id: News – Sepanjang Januari–Maret 2026, BRPT mencatat pendapatan US$2,57 miliar. Angka ini melonjak 232% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Kenaikan ini tidak datang sendirian. Chandra Asri Group mendorong performa dari sisi operasional. Selain itu, integrasi aset ritel ExxonMobil di Singapura langsung memberi efek nyata.

Energi Hijau Naik, Tapi Ini Bukan Sekadar Soal Lingkungan

Di sisi lain, segmen energi terbarukan juga ikut menguat. BRPT mencatat pendapatan US$165 juta dari sektor ini, naik 9% secara tahunan.

Pembangkit geothermal tetap stabil. Sementara itu, produksi energi angin terus meningkat. Karena itu, strategi diversifikasi mulai terlihat hasilnya.

Pendapatan Meledak, Biaya Ikut Mengejar

Namun, kenaikan pendapatan juga membawa tekanan. BRPT menaikkan beban pokok pendapatan menjadi US$1,98 miliar, jauh di atas US$650 juta tahun lalu.

Ini Belum Selesai

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Sempat Gaib, Shell Diesel Akhirnya Reborn di Tengah Krisis Energi

Meski begitu, perusahaan tetap mencetak laba bruto sebesar US$580 juta. Angka ini melonjak 372%.

Artinya, perusahaan tidak hanya tumbuh, tetapi juga menjaga efisiensi di tengah kenaikan biaya.

Kilang Jadi Mesin Uang, Petrokimia Masih Tertahan

Selanjutnya, BRPT mencetak EBITDA sebesar US$567 juta. Angka ini melonjak 288% dan menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah.

Margin kilang di Singapura mendorong kinerja ini. Selain itu, perusahaan mengoptimalkan bauran produk dan menjaga disiplin pengadaan bahan baku.

Namun, di sisi lain, segmen petrokimia masih menghadapi tekanan. Volatilitas belum benar-benar hilang.

Ini Bukan Sekadar Untung Ini Efek dari Dunia yang Kacau

BRPT membukukan laba sebelum pajak sebesar US$271 juta. Angka ini melonjak 803% dibanding tahun lalu.

Selain itu, laba bersih yang diatribusikan ke induk mencapai US$90,47 juta, naik 460%.

Direktur Utama BRPT Agus Pangestu menegaskan bahwa kinerja ini muncul di tengah ketegangan geopolitik Timur Tengah dan lonjakan harga minyak global.

Artinya, kondisi global yang tidak stabil justru ikut mendorong performa.

Semua Naik, Termasuk Risiko yang Tidak Kelihatan

Sementara itu, BRPT mencatat total aset sebesar US$17,61 miliar. Perusahaan juga menjaga rasio utang terhadap ekuitas di level 0,77x.

Likuiditas tetap kuat. Namun, risiko global masih membayangi ke depan.

Rekor Tercipta, Tapi Ujian Baru Baru Dimulai

Pada akhirnya, BRPT berhasil mencetak lonjakan kinerja yang signifikan. Namun, pertanyaan besar masih tersisa.

Apakah tren ini bisa bertahan saat kondisi global berubah?

Ini bukan sekadar lonjakan laba. Ini ujian daya tahan.

Karena dalam industri energi, yang menentukan bukan seberapa cepat naik melainkan seberapa lama bisa bertahan saat tekanan datang.@eko

Kamu Melewatkan Ini

VOC Runtuh karena Korupsi, Kenapa Indonesia Mengulang Pola yang Sama?

VOC Runtuh karena Korupsi, Kenapa Indonesia Mengulang Pola yang Sama?

by dimas
Mei 13, 2026

VOC runtuh karena korupsi besar, penggelapan uang, dan permainan elite kekuasaan. Dua abad berlalu, Indonesia masih menghadapi pola lama jabatan...

Kenapa Kucumbu Tubuh Indahku Membuat Banyak Orang Tidak Nyaman?

Kenapa Kucumbu Tubuh Indahku Membuat Banyak Orang Tidak Nyaman?

by eko
Mei 13, 2026

Kucumbu Tubuh Indahku bukan sekadar film yang memancing kontroversi. Film karya Garin Nugroho itu berubah menjadi simbol benturan besar antara...

Reformasi 1998: Luka yang Masih Menunggu Keadilan

Reformasi 1998: Luka yang Masih Menunggu Keadilan

by Naysa
Mei 13, 2026

Reformasi 1998 tidak hanya menjatuhkan rezim Orde Baru, tapi juga membuka janji besar tentang demokrasi, hukum, dan hak asasi manusia....

Next Post
Berpikir Tanpa Bergerak: Ilusi Produktif yang Bikin Hidup Mandek

Berpikir Tanpa Bergerak: Ilusi Produktif yang Bikin Hidup Mandek

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id