Sabtu, Juni 20, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Pintar Itu Banyak. Etis? Kok Jadi Minoritas?

by teguh
Mei 4, 2026
in Edge
A A
Home Edge
Share on FacebookShare on Twitter
Di dunia digital yang penuh kebocoran data, ransomware, dan hacker kriminal, kabar ini terasa agak “nggak biasa”.
Sementara itu, seorang siswa SMP dari Indonesia justru menemukan celah di sistem NASA dan memilih tidak menyalahgunakannya.

Tabooo.id: Edge – Jadi, pertanyaannya sederhana Kenapa yang seperti ini justru terasa langka? dan seolah negara tidak peka dan selalu datang belakangan?

Fakta yang Nggak Bisa Diabaikan

Kabar ini datang dari dua nama Rehan dari Sulawesi Selatan dan Firoos Ghathfaan Ramadhan (14) dari Subang, Jawa Barat.
Keduanya mengikuti program Vulnerability Disclosure Program (VDP) milik NASA, sebuah inisiatif resmi untuk mencari celah keamanan.

Awalnya, Rehan hanya mencoba.

“Awalnya saya mendengar adanya VDP dan berhasil menemukan kerentanan atau bug pada sistem mereka,” ujar Rehan, dikutip Jumat (24/04/2026).

Kemudian, ia berhasil mengambil username dari sistem NASA. Di sisi lain, Firoos menemukan celah pada tautan eksternal hingga namanya masuk Hall of Fame NASA.

Namun, yang menarik bukan cuma kemampuan mereka. Yang lebih penting, adalah keputusan mereka setelah menemukan celah itu.

Ini Belum Selesai

Politik Identitas, Ekonomi Kedekatan, dan Ancaman bagi Meritokrasi

Kebo Bule, Mitos, dan Makna yang Hilang di Malam 1 Suro

“Temuan tersebut tidak disalahgunakan, melainkan disampaikan secara bertanggung jawab,” kata Kepala BRIN, Arif Satria, Kamis (30/04/2026).

Kontras yang Nggak Nyaman

Mari jujur sebentar. Di satu sisi:

  • Data pribadi dijual di forum gelap
  • Sistem perusahaan disandera
  • Hacker mencari keuntungan cepat

Namun di sisi lain:

  • Anak SMP menemukan celah NASA
  • Mereka memilih melapor
  • Bahkan tidak mengejar keuntungan instan

Ironisnya, dua realitas ini terjadi di waktu yang sama.

Belajar dari YouTube, Tapi Nggak Kehilangan Moral

Rehan belajar IT sejak SMP secara autodidak melalui Google dan YouTube. Sementara itu, Firoos belajar bersama komunitas, berdiskusi, dan berlatih lewat sesi Zoom.

“Aku tuh belajar bareng pas dapetnya juga barengan, tapi ada juga yang nggak dapat,” kata Firoos.

Artinya, akses belajar terbuka untuk siapa saja. Namun demikian, tidak semua orang mengambil arah yang sama. Skill bisa dipelajari. Sebaliknya, integritas harus dipilih.

Suara Ahli: Ini Bukan Soal Pintar, Tapi Karakter

Dalam banyak diskusi keamanan siber, para pakar menekankan hal yang sama.

“Kemampuan teknis itu netral. Dampaknya ditentukan oleh etika penggunanya.”

Lebih jauh lagi, seorang akademisi IT menyindir:

“Kita tidak kekurangan orang pintar. Kita kekurangan orang yang menahan diri saat punya kesempatan menyalahgunakan.”

Dengan kata lain, masalahnya bukan kapasitas. Masalahnya adalah kontrol diri.

Twist Tabooo

Ini bukan sekadar cerita anak SMP yang hebat. Sebaliknya, ini adalah potret anomali moral di era digital. Di sistem yang:

  • menghargai kecepatan
  • memuja hasil instan
  • dan sering menormalisasi “asal bisa”

Maka, pilihan untuk tidak menyalahgunakan kemampuan justru menjadi sesuatu yang jarang.

Human Impact: Ini Soal Kamu Juga

Hari ini mungkin kamu bukan hacker. Namun, kamu tetap hidup di dunia yang sama:

  • punya akses
  • punya pilihan
  • punya kesempatan memanfaatkan celah

Jadi, pertanyaannya tetap relevan Kalau kamu bisa curang, apakah kamu akan melakukannya?

Analisis Tabooo (Nyentil)

Kita sering bangga dengan narasi “anak Indonesia diakui dunia”. Akan tetapi, kita jarang bertanya Apakah sistem kita juga menghargai kejujuran seperti itu?

Karena faktanya:

  • yang jujur sering dianggap polos
  • yang licik justru sering disebut pintar

Closing

Firoos dan Rehan sudah membuktikan satu hal Pintar itu umum. Tidak menyalahgunakan, itu pilihan. Pada akhirnya, di dunia hari ini itu justru yang paling langka.

Kalimat Nyentil

Kalau semua orang bisa jadi hacker, maka yang membedakan bukan skill melainkan keputusan saat tidak ada yang melihat. @teguh

Tags: AnakbrinDataGooglenasaSMP

Kamu Melewatkan Ini

Ketika Netizen Lebih Gercep dari Institusi Negara

Ketika Netizen Lebih Gercep dari Institusi Negara

by Waras
Juni 2, 2026

Hari Pancasila tahun ini malah memunculkan pertanyaan yang agak ironis:kenapa netizen justru lebih cepat sadar soal kesalahan simbol negara dibanding...

BRIN Salah Unggah Garuda: Ironi di Hari Pancasila

BRIN Salah Unggah Garuda: Ironi di Hari Pancasila

by Waras
Juni 2, 2026

Hari Pancasila biasanya dipenuhi ucapan nasionalisme, poster merah putih, dan kutipan tentang persatuan. Tapi tahun ini, perhatian publik justru tertuju...

Ditemukan NASA, Diapresiasi Negara: Kenapa Selalu Urutannya Begini?

Ditemukan NASA, Diapresiasi Negara: Kenapa Selalu Urutannya Begini?

by teguh
Mei 4, 2026

Di sebuah sekolah di Subang, seorang anak 14 tahun menerima hadiah tablet dari negara. Momen itu terasa sederhana hampir simbolik....

Next Post
Mengaku Keturunan Nabi, Lalu Tersangka: Apa yang Terjadi di Balik Ponpes Pati?

Mengaku Keturunan Nabi, Lalu Tersangka: Apa yang Terjadi di Balik Ponpes Pati?

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id