Minggu, Agustus 23, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

BYD U9 Xtreme: Mobil Listrik Rp44 Miliar yang Bikin Eropa Gelisah

by eko
Mei 3, 2026
in Reality
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter
Kalau kamu masih mengira mobil listrik itu soal hemat, mungkin kamu perlu mengubah cara pandang. Di Beijing Auto Show 2026, BYD justru meluncurkan mobil listrik seharga Rp44 miliar dan itu langsung mengguncang peta industri otomotif dunia.

Tabooo.id: News – Selama ini, orang mengenal mobil listrik sebagai solusi efisiensi. Hemat energi, ramah lingkungan, dan lebih terjangkau.

Namun, BYD mematahkan narasi itu. Lewat lini premium Yangwang, mereka meluncurkan U9 Xtreme, supercar listrik dengan harga lebih dari 20 juta yuan atau sekitar Rp44,5 miliar per unit. General Manager Branding BYD, Li Yunfei, mengonfirmasi angka tersebut.

Harga itu bukan sekadar tinggi. Angka tersebut langsung mencatatkan rekor sebagai salah satu transaksi terbesar di ajang tersebut.

BYD juga membatasi produksinya. Mereka hanya membuat 30 unit untuk seluruh dunia. Bahkan, Chairman Wang Chuanfu langsung menyerahkan satu unit kepada pembeli pertama di lokasi pameran.

Performa yang Mendorong Batas

BYD tidak hanya menjual nama. Mereka menjual performa ekstrem.

Ini Belum Selesai

Bukan Cuma Soal Motor, Ketika Komunitas Jadi Tempat Mencari Arah

Desa Adat Sade Terbakar, Ratusan Rumah Sasak Ludes dalam Semalam

U9 Xtreme menghasilkan tenaga hingga 3.000 tenaga kuda. Sistem kelistrikannya memakai arsitektur 1200 volt, yang mempercepat distribusi energi sekaligus meningkatkan efisiensi.

Suspensi aktif DiSus-X menjaga stabilitas mobil dalam berbagai kondisi. Sistem ini menyesuaikan pergerakan roda secara real-time. Sementara itu, cakram karbon-keramik memastikan pengereman tetap maksimal, bahkan di kecepatan tinggi.

BYD juga menguji mobil ini di lintasan paling menantang: Nürburgring Nordschleife, Jerman.

Mobil ini mencatat waktu 6 menit 59,157 detik. Hasil tersebut menempatkannya di jajaran teratas kendaraan listrik produksi massal tercepat.

Dari Alternatif Jadi Penantang

Selama bertahun-tahun, pasar memandang mobil China sebagai pilihan alternatif. Harganya lebih rendah, fiturnya cukup, tapi belum menjadi tolok ukur utama.

Kini, BYD mengubah posisi itu.

Mereka tidak lagi mengikuti permainan. Mereka mulai menantang pemain lama di segmen ultra-premium wilayah yang selama ini dikuasai pabrikan Eropa.

Langkah ini bukan evolusi bertahap. Ini lompatan langsung ke puncak.

Dampaknya Buat Kamu

Mungkin kamu tidak akan membeli mobil Rp44 miliar.

Namun, dampaknya tetap terasa.

Ketika produsen mendorong teknologi ke level ekstrem, inovasi itu biasanya turun ke model yang lebih terjangkau. Dalam beberapa tahun ke depan, teknologi seperti sistem 1200V atau kontrol suspensi pintar bisa menjadi standar baru.

Selain itu, persaingan akan semakin ketat. Produsen lama harus berinovasi lebih cepat. Konsumen pun mendapat lebih banyak pilihan dengan teknologi yang semakin canggih.

Ini Bukan Sekadar Mobil

Peluncuran U9 Xtreme bukan hanya soal produk baru.

Ini adalah pernyataan.

BYD ingin menunjukkan bahwa mereka tidak lagi sekadar pemain alternatif. Mereka hadir sebagai penantang serius di level tertinggi industri otomotif.

Perubahan itu sudah dimulai. Dan kali ini, arahnya datang dari China.@eko

Tags: BYDindustri otomotifMobil Listrik

Kamu Melewatkan Ini

Molinas Diluncurkan, Bisakah Indonesia Kuasai Industri Listrik?

Molinas Diluncurkan, Bisakah Indonesia Kuasai Industri Listrik?

by dimas
Agustus 13, 2026

Molinas resmi diluncurkan Prabowo. Bisakah motor listrik nasional ini membawa Indonesia menguasai industri dan rantai pasok kendaraan listrik? Tabooo.id: Bekasi...

Indonesia Tak Lagi Impor Solar. Apakah Ketergantungan pada Sawit Sedang Dimulai?

Indonesia Tak Lagi Impor Solar. Apakah Ketergantungan pada Sawit Sedang Dimulai?

by teguh
Juli 16, 2026

Indonesia sedang menulis babak baru dalam sejarah energinya. Untuk pertama kalinya, pemerintah menyatakan negara ini tak lagi mengimpor solar setelah...

B50 Resmi Jalan, Uji Jangka Panjang Belum Selesai

B50 Resmi Jalan, Uji Jangka Panjang Belum Selesai

by teguh
Juli 15, 2026

Indonesia memasuki era Biodiesel B50 resmi jalan. Pemerintah menyebut kebijakan ini sebagai langkah besar menuju kemandirian energi sekaligus cara mengurangi...

Next Post
Tabooo Press: Upaya Menyelamatkan Cara Berpikir

Tabooo Press: Upaya Menyelamatkan Cara Berpikir

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id