Kamis, Juli 30, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

“Sederhana”: Cara Sheila On 7 Ngomongin Cinta Tanpa Drama

by eko
Mei 8, 2026
in Culture, Musik
A A
Home Culture
Share on FacebookShare on Twitter
Di tengah dunia yang makin berisik tentang standar, opini, dan ekspektasi Sheila On 7 justru datang dengan satu kata yang terasa asing: sederhana. Namun, di balik kesederhanaan itu, ada pesan yang terasa makin relevan. Dan mungkin, justru itu yang kita butuhkan sekarang.

Tabooo.id: Musik – Kabar ini mungkin terdengar biasa. Namun, bagi banyak orang, ini bukan sekadar lagu baru.

Band legendaris Sheila On 7 siap merilis single terbaru berjudul “Sederhana” pada 6 Mei mendatang. Setelah dua tahun tanpa karya baru, momen ini terasa lebih dari sekadar comeback. Karena itu, banyak yang melihatnya sebagai tanda bahwa mereka benar-benar kembali.

Dengan kata lain, ini bukan hanya soal musik. Ini soal rasa yang lama hilang.

“Sederhana” yang Justru Ngena

Pengumuman itu dibagikan lewat media sosial mereka pada Rabu (22/4). Namun, yang bikin ramai bukan cuma tanggal rilis melainkan pesan yang mereka sisipkan.

“Keinginan dan kebutuhan kadang tak mudah diterjemahkan.”

Ini Belum Selesai

Lontong Kikil Surabaya: Warisan Rasa yang Diam-Diam Terancam

Di Balik Kebaya, Ada Sejarah Perempuan yang Jarang Diceritakan

Kalimat ini sederhana. Namun, justru di situlah letak kekuatannya.

Lewat narasi itu, Sheila On 7 seperti sedang berbicara langsung ke kita. Terutama kepada mereka yang hidup di tengah banyaknya opini orang lain.

Cinta, Opini, dan Kedewasaan

Di lagu ini, mereka menyentil sesuatu yang dekat: hubungan.

Namun, mereka tidak bicara soal siapa yang paling benar. Sebaliknya, mereka bicara soal siapa yang layak diperjuangkan.

Selain itu, mereka juga menegaskan bahwa hidup bukan tentang opini paling meyakinkan. Melainkan tentang pilihan yang kita yakini sendiri.

Jadi, “Sederhana” bukan cuma judul. Ini posisi.

Visual Sunyi yang Bicara Banyak

Visual teaser yang diunggah ikut memperkuat suasana.

Duta Modjo, Eross Candra, dan Adam Subarkah berdiri di depan bangunan tua. Sederhana, tanpa kesan berlebihan.

Sementara itu, detail kecil justru mencuri perhatian. Foto diambil dari balik kaca yang basah oleh rintik hujan.

Karena itu, suasana yang muncul terasa sunyi, syahdu, dan jujur.

Setelah Vakum, Mereka Pilih Tenang

Meski masih aktif tampil di berbagai festival, rilisan ini tetap terasa spesial.

Pasalnya, ini adalah karya baru mereka setelah dua tahun. Sebelumnya, mereka merilis “Memori Baik” pada November 2024, yang menandai comeback setelah enam tahun vakum.

Namun kali ini, mereka tidak datang dengan gebrakan besar.

Sebaliknya, mereka memilih sesuatu yang lebih tenang.

Ini Bukan Lagu, Ini Pengingat

Di tengah dunia yang makin bising, Sheila On 7 justru mengambil arah yang berbeda.

Alih-alih mengikuti tren, mereka memilih kesederhanaan.

Dan karena itu, pesan yang disampaikan terasa lebih jujur.

Ini bukan sekadar lagu baru. Ini pengingat bahwa hidup tidak harus selalu rumit untuk terasa berarti.

Jadi, Siapa yang Sebenarnya Ribet?

Kita sering mencari yang sempurna.

Namun, di sisi lain, kita justru lupa menikmati yang sederhana.

Padahal, yang kita butuhkan mungkin bukan sesuatu yang besar. Melainkan sesuatu yang menenangkan.

Jadi sekarang pertanyaannya:

Kita yang terlalu ribet atau hidup yang sudah kebanyakan tuntutan?@eko

Tags: musik indonesia

Kamu Melewatkan Ini

Kantata Takwa, Bento, Bongkar: Ketika Kritik Lama Bertemu Elite Masa Kini

Kantata Takwa, Bento, Bongkar: Ketika Kritik Lama Bertemu Elite Masa Kini

by teguh
Juni 21, 2026

Malam itu, Stadion Utama Gelora Bung Karno tidak hanya menjadi lokasi konser Kantata Takwa. Lebih dari seratus ribu orang memenuhi...

Bento, Bongkar, dan Generasi yang Masih Marah: Mengapa SWAMI Tak Pernah Usang?

Bento, Bongkar, dan Generasi yang Masih Marah: Mengapa SWAMI Tak Pernah Usang?

by teguh
Juni 21, 2026

Tiga puluh tujuh tahun setelah SWAMI merilis album debutnya pada 1989, “Bento” dan “Bongkar” masih terdengar seperti surat terbuka untuk...

Ketika Franky Sahilatua Menulis Luka Bangsa dari Sebuah Terminal

Ketika Franky Sahilatua Menulis Luka Bangsa dari Sebuah Terminal

by teguh
Juni 4, 2026

Suara mesin bus meraung memecah siang. Debu beterbangan mengikuti langkah para penumpang yang datang dan pergi di sebuah terminal. Matahari...

Next Post
Trump Tunda Perang, Tapi Iran Tak Mau Duduk: Damai atau Sekadar Jeda Bom?

Trump Tunda Perang, Tapi Iran Tak Mau Duduk: Damai atau Sekadar Jeda Bom?

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id