Senin, Agustus 24, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Rp 28 Miliar Uang Jemaat Dikembalikan: Skandal CU Aek Nabara Masuk Babak Akhir

by dimas
April 21, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter
Di tengah kepercayaan masyarakat pada lembaga keuangan, satu pertanyaan besar muncul: bagaimana dana umat bernilai puluhan miliar bisa nyaris hilang tanpa kejelasan? Jika sistem sudah ada, mengapa celah tetap terbuka?

Tabooo.id: Nasional – Paroki Aek Nabara, Sumatera Utara, akhirnya mendapat kepastian setelah berbulan-bulan menunggu. Dana umat senilai Rp 28 miliar yang sempat diduga digelapkan kini akan kembali secara penuh.

Pertemuan antara Bendahara CU Paroki Aek Nabara, Suster Natalia Situmorang, dan Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan menghasilkan kesepakatan penting. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memfasilitasi pertemuan tersebut di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).

BNI Pastikan Pengembalian Dana

BNI menyatakan komitmen tegas untuk mengembalikan seluruh dana umat tanpa potongan. Kesepakatan ini langsung memberi kelegaan bagi pihak gereja.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Presiden dan jajaran pemerintah yang memberi perhatian besar, sehingga masalah ini bisa selesai,” ujar Suster Natalia.

Ia juga mengapresiasi peran DPR yang membuka ruang dialog hingga solusi tercapai. Menurutnya, umat kini memiliki alasan untuk kembali berharap.

Ini Belum Selesai

Bukan Cuma Soal Motor, Ketika Komunitas Jadi Tempat Mencari Arah

Desa Adat Sade Terbakar, Ratusan Rumah Sasak Ludes dalam Semalam

“Umat akan bersukacita menerima hak mereka,” tambahnya.

Direktur Utama BNI, Putrama Wahju Setyawan, menegaskan bahwa proses pengembalian akan segera berjalan. Ia bahkan menargetkan realisasi mulai 22 April 2026.

“Kami sudah menyepakati solusi. Besok kami mulai mengembalikan dana secara penuh,” tegasnya.

Kronologi: Kecurigaan yang Berujung Fakta

Pihak CU mulai curiga ketika pencairan deposito tidak kunjung terjadi sejak Desember 2025. Mereka terus menanyakan proses tersebut, namun hanya menerima jawaban bahwa dana masih diproses.

Kecurigaan meningkat saat terjadi pergantian petugas tanpa penjelasan resmi. Situasi ini mendorong pihak gereja menggali informasi lebih dalam.

Fakta mengejutkan kemudian terungkap. Pegawai yang selama ini berkomunikasi ternyata sudah tidak lagi bekerja di BNI. Selain itu, produk investasi yang ditawarkan bukan produk resmi bank.

Temuan ini memperjelas dugaan penggelapan oleh oknum.

Proses Hukum Terus Berjalan

Meski pengembalian dana segera dilakukan, aparat tetap melanjutkan proses hukum. Polda Sumatera Utara kini menangani kasus tersebut untuk menindak pelaku.

Kuasa hukum gereja, Bryan Roberto Mahulae, menyambut langkah BNI. Namun ia menegaskan bahwa pihaknya tetap menunggu realisasi pengembalian secara konkret.

“Kami mengapresiasi komitmen ini. Tapi kami tetap mengawal sampai dana benar-benar kembali,” ujarnya.

Evaluasi: Kepercayaan yang Retak

Kasus ini memberi pelajaran penting bagi perbankan dan masyarakat. BNI menilai literasi keuangan harus diperkuat agar kejadian serupa tidak terulang.

Putrama menekankan pentingnya pengawasan internal dan edukasi nasabah. Ia juga mendorong penerapan prinsip know your employee secara ketat.

Penutup

Dana mungkin kembali. Tapi kepercayaan yang sempat retak tidak mudah pulih. Pertanyaannya, apakah sistem keuangan kita benar-benar aman, atau hanya terlihat aman? @dimas

Tags: Kepercayaan PublikSumatera Utara

Kamu Melewatkan Ini

Korupsi Pajak Berulang, Kepercayaan Publik Tergerus

Korupsi Pajak Berulang, Kepercayaan Publik Tergerus

by dimas
Agustus 14, 2026

Korupsi pajak kembali mencuat. Rentetan kasus pegawai pajak menggerus kepercayaan publik dan mempertanyakan integritas pengelolaan uang negara. Tabooo.id - Ada...

Jakarta: Ketika Kota Mulai Dipagari Ketakutan

Jakarta: Ketika Kota Mulai Dipagari Ketakutan

by teguh
Agustus 1, 2026

Tembok memang mampu membatasi langkah orang. Namun ketika pagar menjulang di setiap sudut kota, yang perlahan hilang bukan hanya ruang...

Pagar-Pagar Dibangun Tinggi, Apa yang Sedang Diantisipasi?

Pagar-Pagar Dibangun Tinggi, Apa yang Sedang Diantisipasi?

by dimas
Agustus 1, 2026

Pagar tinggi bermunculan di sejumlah kota. Fenomena ini memicu pertanyaan publik tentang keamanan, kepercayaan, dan kondisi sosial menjelang Agustus. Tabooo.id...

Next Post
El Nino “Godzilla” Datang, DBD Mengintai: Seberapa Siap Kita?

El Nino “Godzilla” Datang, DBD Mengintai: Seberapa Siap Kita?

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id