Minggu pagi (19/4/2026) yang biasanya jadi ruang santai Car Free Day di Solo berubah jadi kepanikan. Dua emak-emak pengendara motor terseret KA Batara Kresna setelah mereka nekat melintas di perlintasan rel kawasan Purwosari. Masinis sudah membunyikan klakson berkali-kali, tapi situasi sudah tak bisa dibalikkan.
Tabooo.id: News –Suasana CFD di kawasan Jalan Slamet Riyadi, Solo, berjalan normal di pagi itu. Warga berolahraga dan menikmati jalanan yang bebas kendaraan bermotor.
Sekitar pukul 08.45 WIB, KA Batara Kresna nomor 513 melaju dari Wonogiri menuju Stasiun Purwosari.
Di waktu yang hampir bersamaan, sebuah motor Honda Beat putih yang ditumpangi TW (43) dan S (49) muncul dari jalur lambat dan langsung masuk ke area perlintasan.
Keputusan itu terjadi dalam hitungan detik tanpa jeda untuk memastikan kondisi rel benar-benar aman.
Peringatan Yang Terabaikan
Masinis terus membunyikan klakson sebagai tanda bahaya. Suara peringatan itu terdengar jelas di sekitar lokasi.
Namun motor tetap melaju.
Pengendara tidak mengurangi kecepatan dan tidak berhenti untuk mengecek jalur. Situasi berkembang terlalu cepat untuk dihindari.
Benturan Yang Tak Terelakkan
Beberapa detik kemudian, kereta dan motor bertemu di titik yang sama.
Kereta menghantam motor hingga terseret sekitar dua meter. Dua pengendara terpental ke arah belakang dan langsung memicu kepanikan warga yang berada di sekitar lokasi CFD.
Suasana santai berubah drastis menjadi kepanikan singkat yang membekas.
Evakuasi & Kondisi Korban
Petugas dan warga sekitar segera mengevakuasi kedua korban.
TW dan S mengalami luka-luka dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Kasih Ibu Solo untuk mendapatkan perawatan medis. Keduanya masih menjalani penanganan.
Respons KAI: Kelalaian Yang Terulang
PT KAI Daop 6 Yogyakarta menyampaikan keprihatinan atas insiden tersebut.
Manager Humas Feni Novida Saragih menegaskan bahwa kejadian seperti ini masih bisa dicegah jika pengguna jalan lebih disiplin saat melintasi rel.
“KAI sangat menyayangkan kejadian ini dan mengimbau masyarakat untuk selalu berhenti sejenak sebelum melintas rel,” ujarnya.
Peringatan Yang Selalu Sama
KAI kembali mengingatkan bahwa keselamatan di perlintasan sebidang menjadi tanggung jawab semua pengguna jalan.
Bukan hanya masinis atau operator, tetapi setiap pengendara yang melewati rel.
Kereta melanjutkan perjalanan pada pukul 08.57 WIB, tak lama setelah insiden terjadi.
Catatan Tabooo
Pola kejadian seperti ini terus berulang:
bukan keretanya yang berubah, tapi manusia yang terlalu yakin bahwa mereka “masih punya waktu”.@eko



