Sabtu, Juni 6, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Klakson Sudah Bunyi, Motor Tetap Melaju: Emak-Emak Terseret KA di Solo

by eko
April 20, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter
Minggu pagi (19/4/2026) yang biasanya jadi ruang santai Car Free Day di Solo berubah jadi kepanikan. Dua emak-emak pengendara motor terseret KA Batara Kresna setelah mereka nekat melintas di perlintasan rel kawasan Purwosari. Masinis sudah membunyikan klakson berkali-kali, tapi situasi sudah tak bisa dibalikkan.

Tabooo.id: News –Suasana CFD di kawasan Jalan Slamet Riyadi, Solo, berjalan normal di pagi itu. Warga berolahraga dan menikmati jalanan yang bebas kendaraan bermotor.

Sekitar pukul 08.45 WIB, KA Batara Kresna nomor 513 melaju dari Wonogiri menuju Stasiun Purwosari.

Di waktu yang hampir bersamaan, sebuah motor Honda Beat putih yang ditumpangi TW (43) dan S (49) muncul dari jalur lambat dan langsung masuk ke area perlintasan.

Keputusan itu terjadi dalam hitungan detik tanpa jeda untuk memastikan kondisi rel benar-benar aman.

Peringatan Yang Terabaikan

Masinis terus membunyikan klakson sebagai tanda bahaya. Suara peringatan itu terdengar jelas di sekitar lokasi.

Ini Belum Selesai

Mentan Tantang Kampus Wujudkan Swasembada Pangan

Harley, Valas, dan Uang Rp145 Miliar: Jejak Korupsi Silmy Karim

Namun motor tetap melaju.

Pengendara tidak mengurangi kecepatan dan tidak berhenti untuk mengecek jalur. Situasi berkembang terlalu cepat untuk dihindari.

Benturan Yang Tak Terelakkan

Beberapa detik kemudian, kereta dan motor bertemu di titik yang sama.

Kereta menghantam motor hingga terseret sekitar dua meter. Dua pengendara terpental ke arah belakang dan langsung memicu kepanikan warga yang berada di sekitar lokasi CFD.

Suasana santai berubah drastis menjadi kepanikan singkat yang membekas.

Evakuasi & Kondisi Korban

Petugas dan warga sekitar segera mengevakuasi kedua korban.

TW dan S mengalami luka-luka dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Kasih Ibu Solo untuk mendapatkan perawatan medis. Keduanya masih menjalani penanganan.

Respons KAI: Kelalaian Yang Terulang

PT KAI Daop 6 Yogyakarta menyampaikan keprihatinan atas insiden tersebut.

Manager Humas Feni Novida Saragih menegaskan bahwa kejadian seperti ini masih bisa dicegah jika pengguna jalan lebih disiplin saat melintasi rel.

“KAI sangat menyayangkan kejadian ini dan mengimbau masyarakat untuk selalu berhenti sejenak sebelum melintas rel,” ujarnya.

Peringatan Yang Selalu Sama

KAI kembali mengingatkan bahwa keselamatan di perlintasan sebidang menjadi tanggung jawab semua pengguna jalan.

Bukan hanya masinis atau operator, tetapi setiap pengendara yang melewati rel.

Kereta melanjutkan perjalanan pada pukul 08.57 WIB, tak lama setelah insiden terjadi.

Catatan Tabooo

Pola kejadian seperti ini terus berulang:
bukan keretanya yang berubah, tapi manusia yang terlalu yakin bahwa mereka “masih punya waktu”.@eko

Kamu Melewatkan Ini

Mentan Tantang Kampus Wujudkan Swasembada Pangan

Mentan Tantang Kampus Wujudkan Swasembada Pangan

by teguh
Juni 6, 2026

Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, mengajak seluruh perguruan tinggi di Indonesia mengambil peran lebih besar dalam mewujudkan swasembada...

Patung Mahapatih gajah Mada: Ancaman Terbesar Bangsa Datang dari Dalam?

Patung Mahapatih gajah Mada: Ancaman Terbesar Bangsa Datang dari Dalam?

by teguh
Juni 6, 2026

Di tengah lalu lintas yang terus bergerak dan hiruk-pikuk kehidupan modern, sebuah patung Mahapatih Gajah Mada berdiri tegak di salah...

Mahasiswa Bosan Politik Kampus, Solusinya: Hapus Pemilu

Mahasiswa Bosan Politik Kampus, Solusinya: Hapus Pemilu

by teguh
Juni 6, 2026

Selama puluhan tahun, mahasiswa berdiri di barisan depan saat mengkritik praktik politik yang mereka anggap sarat oligarki, penuh perebutan kekuasaan,...

Next Post
Program Sosial Jadi Pasar Baru: Fenomena Ternak Yayasan di Balik MBG

MBG di Demak Bikin Keracunan Massal: Gizi atau Bahaya Tersembunyi?

Madilog Series

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026
Timeline Sejarah: Semua Perubahan Besar Selalu Dimulai dari Benturan – Madilog Series #2.4

Timeline Sejarah: Semua Perubahan Besar Selalu Dimulai dari Benturan – Madilog Series #2.4

Mei 25, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id