Minggu, Juni 7, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Grand Hotel De Djokja Bangkit Lagi, Liburanmu Naik Ke Level Sejarah

by teguh
Mei 8, 2026
in Culture, Travel
A A
Home Culture
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Travel – Kalau liburan selama ini cuma soal foto estetik dan kasur empuk, mungkin kamu belum benar-benar “pergi”. Sekarang, ada opsi yang jauh lebih dalam. Grand Hotel De Djokja bukan sekadar tempat menginap melainkan pengalaman menyentuh waktu.

Kabar baiknya, hotel legendaris yang berdiri sejak 1911 ini akan kembali beroperasi pada tahun 2026. Artinya, kawasan Malioboro bakal punya magnet baru bukan cuma untuk wisatawan, tapi juga untuk pencari cerita.

Dari Kolonial ke Kemerdekaan: Bangunan yang Menolak Dilupakan

Sejak awal berdiri, hotel ini sudah punya posisi istimewa. Pada masanya, Grand Hotel De Djokja menjadi simbol kemewahan di Yogyakarta, terutama bagi turis kelas atas dan pejabat kolonial.

Selain itu, gaya arsitektur Indische Empire yang megah membuatnya bukan sekadar bangunan, tapi pernyataan status sosial. Namun, sejarah tidak pernah statis.

Seiring waktu, hotel ini mengalami berbagai fase. Mulai dari masa pendudukan Jepang, kemudian proses nasionalisasi setelah kemerdekaan, hingga akhirnya menjadi bagian dari memori kolektif kota ini.

Ini Belum Selesai

Lirik Asli Genjer-Genjer: Lagu yang Dipaksa Memikul Dosa Politik

Film Jangan Buang Ibu: Kesepian di Balik Pengorbanan

Bahkan, menurut catatan sejarah, hotel ini pernah menjadi tempat singgah Jenderal Sudirman saat masa revolusi. Dengan kata lain, tempat ini bukan hanya menyimpan cerita ia pernah menjadi bagian dari keputusan besar bangsa.

Grand Hotel De Djokja Bangkit Lagi, Liburanmu Naik Ke Level Sejarah
Hotel De Djokja menghadirkan standar layanan modern

Restorasi: Menghidupkan, Bukan Mengganti

Kini, upaya menghidupkan kembali hotel ini masuk ke babak baru. Pada Senin, 19 Januari 2026, holding BUMN pariwisata InJourney resmi mengumumkan transformasi Grand Hotel De Djokja.

Direktur Utama InJourney, Maya Watono, mengatakan:

“Tahun ini kami akan meluncurkan Grand Hotel De Djokja. Ini adalah hotel heritage di Malioboro yang memang sangat ikonik.”

Namun demikian, proyek ini bukan sekadar renovasi biasa. Sebaliknya, mereka berusaha menjaga identitas lama sambil menghadirkan standar layanan modern.

Artinya, kamu tetap bisa menikmati fasilitas hotel kelas atas. Di sisi lain, nuansa Old Djokja tetap jadi karakter utama. Jadi, pengalaman yang ditawarkan bukan sekadar nyaman tapi juga otentik.

Grand Hotel De Djokja Bangkit Lagi, Liburanmu Naik Ke Level Sejarah
Infinity Pool

Travel Experience: Lebih Dalam dari Sekadar Konten

Di era sekarang, banyak destinasi terasa serupa. Mulai dari coffee shop estetik, hingga spot sunset yang viral. Tapi, ada satu hal yang mulai dicari makna.

Di sinilah Grand Hotel De Djokja jadi berbeda. Bukan soal:

  • infinity pool
  • buffet mewah
  • atau spot Instagramable

Melainkan soal:

  • lorong yang menyimpan sejarah
  • dinding yang pernah “mendengar” strategi perang
  • dan atmosfer yang tidak bisa direplikasi

Dengan demikian, menginap di sini bukan sekadar liburan. Sebaliknya, ini adalah perjalanan waktu yang nyata.

Grand Hotel De Djokja Bangkit Lagi, Liburanmu Naik Ke Level Sejarah
coffee shop estetik Grand Hotel De Djokja

Kenapa Ini Relevan Buat Kamu?

Tren travel sedang berubah. Dulu, orang mencari tempat yang “bagus”. Sekarang, orang mencari tempat yang “berarti”.

Karena itu, destinasi seperti Grand Hotel De Djokja punya daya tarik baru:

  • Heritage yang kuat
  • Cerita yang hidup
  • Pengalaman yang personal

Lebih jauh lagi, ini bukan sekadar soal gaya hidup. Ini tentang bagaimana kamu memilih untuk mengalami dunia dangkal atau mendalam.

Closing: Liburan atau Perjalanan Waktu?

Saat hotel ini resmi dibuka pada 2026, hampir pasti akan jadi salah satu spot paling diburu di Yogyakarta. Maka, pertanyaannya bukan lagi soal destinasi.

Melainkan pilihan pengalaman Apakah kamu ingin liburan biasa? Atau justru, kamu ingin merasakan Jogja dari perspektif yang berbeda yang sudah hidup sejak 1911?

Pada akhirnya, di Grand Hotel De Djokja, kamu tidak hanya check-in. Kamu masuk ke cerita dan kali ini, kamu jadi bagian di dalamnya. @teguh

Tags: ArsitekturbumnestetikKolonialModernSejarah

Kamu Melewatkan Ini

Tjokroaminoto: Sosialisme, Islam, dan Keadilan Sosial

Tjokroaminoto: Sosialisme, Islam, dan Keadilan Sosial

by dimas
Juni 2, 2026

Tjokroaminoto memadukan Islam dan sosialisme sebagai jalan menuju keadilan sosial. Gagasan yang lahir seabad lalu itu masih relevan untuk Indonesia...

Monarki Absolut: Saat Titah Raja Lebih Kuat daripada Suara Rakyat

Monarki Absolut: Saat Titah Raja Lebih Kuat daripada Suara Rakyat

by Tabooo
Mei 29, 2026

Monarki absolut memperlihatkan bentuk kekuasaan paling telanjang: negara bergerak mengikuti kehendak penguasa, hukum sulit mengawasi takhta, dan rakyat hadir tanpa...

Monarkisme: Ketika Kekuasaan Lahir dari Darah, Tradisi, dan Legitimasi

Monarkisme: Ketika Kekuasaan Lahir dari Darah, Tradisi, dan Legitimasi

by Tabooo
Mei 26, 2026

Memahami monarkisme bukan sekadar memahami raja dan istana. Ini tentang cara lama kekuasaan lahir dari darah, tradisi, simbol, agama, dan...

Next Post
Banjir Solo: Air Naik 80 Cm, Warga Bertahan Sampai Kapan?

Banjir Solo: Air Naik 80 Cm, Warga Bertahan Sampai Kapan?

Madilog Series

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026
Timeline Sejarah: Semua Perubahan Besar Selalu Dimulai dari Benturan – Madilog Series #2.4

Timeline Sejarah: Semua Perubahan Besar Selalu Dimulai dari Benturan – Madilog Series #2.4

Mei 25, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id