Rabu, November 4, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Grand Hotel De Djokja Bangkit Lagi, Liburanmu Naik Ke Level Sejarah

by teguh
Mei 8, 2026
in Culture, Travel
A A
Home Culture

Tabooo.id: Travel – Kalau liburan selama ini cuma soal foto estetik dan kasur empuk, mungkin kamu belum benar-benar “pergi”. Sekarang, ada opsi yang jauh lebih dalam. Grand Hotel De Djokja bukan sekadar tempat menginap melainkan pengalaman menyentuh waktu.

Kabar baiknya, hotel legendaris yang berdiri sejak 1911 ini akan kembali beroperasi pada tahun 2026. Artinya, kawasan Malioboro bakal punya magnet baru bukan cuma untuk wisatawan, tapi juga untuk pencari cerita.

Dari Kolonial ke Kemerdekaan: Bangunan yang Menolak Dilupakan

Sejak awal berdiri, hotel ini sudah punya posisi istimewa. Pada masanya, Grand Hotel De Djokja menjadi simbol kemewahan di Yogyakarta, terutama bagi turis kelas atas dan pejabat kolonial.

Selain itu, gaya arsitektur Indische Empire yang megah membuatnya bukan sekadar bangunan, tapi pernyataan status sosial. Namun, sejarah tidak pernah statis.

Seiring waktu, hotel ini mengalami berbagai fase. Mulai dari masa pendudukan Jepang, kemudian proses nasionalisasi setelah kemerdekaan, hingga akhirnya menjadi bagian dari memori kolektif kota ini.

Ini Belum Selesai

Sembilan Dewa Gitar di Panggung Guns N’ Roses: Rock Indonesia Bukan Sekadar Nostalgia

Tesla Pamerkan Mobil Terbang, Benarkah Siap Meluncur pada 2028?

Bahkan, menurut catatan sejarah, hotel ini pernah menjadi tempat singgah Jenderal Sudirman saat masa revolusi. Dengan kata lain, tempat ini bukan hanya menyimpan cerita ia pernah menjadi bagian dari keputusan besar bangsa.

Grand Hotel De Djokja Bangkit Lagi, Liburanmu Naik Ke Level Sejarah
Hotel De Djokja menghadirkan standar layanan modern

Restorasi: Menghidupkan, Bukan Mengganti

Kini, upaya menghidupkan kembali hotel ini masuk ke babak baru. Pada Senin, 19 Januari 2026, holding BUMN pariwisata InJourney resmi mengumumkan transformasi Grand Hotel De Djokja.

Direktur Utama InJourney, Maya Watono, mengatakan:

“Tahun ini kami akan meluncurkan Grand Hotel De Djokja. Ini adalah hotel heritage di Malioboro yang memang sangat ikonik.”

Namun demikian, proyek ini bukan sekadar renovasi biasa. Sebaliknya, mereka berusaha menjaga identitas lama sambil menghadirkan standar layanan modern.

Artinya, kamu tetap bisa menikmati fasilitas hotel kelas atas. Di sisi lain, nuansa Old Djokja tetap jadi karakter utama. Jadi, pengalaman yang ditawarkan bukan sekadar nyaman tapi juga otentik.

Grand Hotel De Djokja Bangkit Lagi, Liburanmu Naik Ke Level Sejarah
Infinity Pool

Travel Experience: Lebih Dalam dari Sekadar Konten

Di era sekarang, banyak destinasi terasa serupa. Mulai dari coffee shop estetik, hingga spot sunset yang viral. Tapi, ada satu hal yang mulai dicari makna.

Di sinilah Grand Hotel De Djokja jadi berbeda. Bukan soal:

  • infinity pool
  • buffet mewah
  • atau spot Instagramable

Melainkan soal:

  • lorong yang menyimpan sejarah
  • dinding yang pernah “mendengar” strategi perang
  • dan atmosfer yang tidak bisa direplikasi

Dengan demikian, menginap di sini bukan sekadar liburan. Sebaliknya, ini adalah perjalanan waktu yang nyata.

Grand Hotel De Djokja Bangkit Lagi, Liburanmu Naik Ke Level Sejarah
coffee shop estetik Grand Hotel De Djokja

Kenapa Ini Relevan Buat Kamu?

Tren travel sedang berubah. Dulu, orang mencari tempat yang “bagus”. Sekarang, orang mencari tempat yang “berarti”.

Karena itu, destinasi seperti Grand Hotel De Djokja punya daya tarik baru:

  • Heritage yang kuat
  • Cerita yang hidup
  • Pengalaman yang personal

Lebih jauh lagi, ini bukan sekadar soal gaya hidup. Ini tentang bagaimana kamu memilih untuk mengalami dunia dangkal atau mendalam.

Closing: Liburan atau Perjalanan Waktu?

Saat hotel ini resmi dibuka pada 2026, hampir pasti akan jadi salah satu spot paling diburu di Yogyakarta. Maka, pertanyaannya bukan lagi soal destinasi.

Melainkan pilihan pengalaman Apakah kamu ingin liburan biasa? Atau justru, kamu ingin merasakan Jogja dari perspektif yang berbeda yang sudah hidup sejak 1911?

Pada akhirnya, di Grand Hotel De Djokja, kamu tidak hanya check-in. Kamu masuk ke cerita dan kali ini, kamu jadi bagian di dalamnya. @teguh

Tags: ArsitekturbumnestetikKolonialModernSejarah

Kamu Melewatkan Ini

Warung Kopi Diganti Coffee Shop: Modern atau Kehilangan Ruang Sosial?

Warung Kopi Diganti Coffee Shop: Modern atau Kehilangan Ruang Sosial?

by eko
Agustus 6, 2026

Coffee shop terus bermunculan di berbagai kota. Di balik tren itu, muncul pertanyaan: apakah kita sedang memodernisasi budaya ngopi atau...

AI Mempercepat Jawaban, Tetapi Bukan Pemahaman

AI Mempercepat Jawaban, Tetapi Bukan Pemahaman

by dimas
Juli 28, 2026

AI mempercepat jawaban, tetapi belum tentu menghadirkan pemahaman. Ketika makna diproduksi secara instan, manusia berisiko kehilangan kesabaran, kedalaman berpikir, dan...

KPK Diundang Sebelum Duit Hilang, Lawan Korupsi atau Sekedar Antisipasi?

KPK Diundang Sebelum Duit Hilang, Lawan Korupsi atau Sekedar Antisipasi?

by teguh
Juni 30, 2026

Indonesia sudah terlalu akrab dengan satu pola lama. Proyek berjalan, anggaran mengalir, masalah muncul, lalu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) datang...

Next Post
Banjir Solo: Air Naik 80 Cm, Warga Bertahan Sampai Kapan?

Banjir Solo: Air Naik 80 Cm, Warga Bertahan Sampai Kapan?

Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id