Senin, April 20, 2026
tabooo.id
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Kriminal
      • Bisnis
      • Sports
    • Entertainment
      • Film
      • Game
      • Musik
      • Tabooo Book Club
    • Lifestyle
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Travel
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
tabooo.id

Grand Hotel De Djokja Bangkit Lagi, Liburanmu Naik Ke Level Sejarah

April 15, 2026
in Lifestyle, Travel
A A
Home Lifestyle
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Travel – Kalau liburan selama ini cuma soal foto estetik dan kasur empuk, mungkin kamu belum benar-benar “pergi”. Sekarang, ada opsi yang jauh lebih dalam. Grand Hotel De Djokja bukan sekadar tempat menginap melainkan pengalaman menyentuh waktu.

Kabar baiknya, hotel legendaris yang berdiri sejak 1911 ini akan kembali beroperasi pada tahun 2026. Artinya, kawasan Malioboro bakal punya magnet baru bukan cuma untuk wisatawan, tapi juga untuk pencari cerita.

Dari Kolonial ke Kemerdekaan: Bangunan yang Menolak Dilupakan

Sejak awal berdiri, hotel ini sudah punya posisi istimewa. Pada masanya, Grand Hotel De Djokja menjadi simbol kemewahan di Yogyakarta, terutama bagi turis kelas atas dan pejabat kolonial.

Selain itu, gaya arsitektur Indische Empire yang megah membuatnya bukan sekadar bangunan, tapi pernyataan status sosial. Namun, sejarah tidak pernah statis.

Seiring waktu, hotel ini mengalami berbagai fase. Mulai dari masa pendudukan Jepang, kemudian proses nasionalisasi setelah kemerdekaan, hingga akhirnya menjadi bagian dari memori kolektif kota ini.

BacaJuga

Muntah Demi Kurus? Tubuhmu Bisa Menagih Dendam Bertahun-Tahun

AI Naikkan PDB? Indonesia Sedang Belajar Mengubah Data Jadi Mesin Uang

Bahkan, menurut catatan sejarah, hotel ini pernah menjadi tempat singgah Jenderal Sudirman saat masa revolusi. Dengan kata lain, tempat ini bukan hanya menyimpan cerita ia pernah menjadi bagian dari keputusan besar bangsa.

Grand Hotel De Djokja Bangkit Lagi, Liburanmu Naik Ke Level Sejarah
Hotel De Djokja menghadirkan standar layanan modern

Restorasi: Menghidupkan, Bukan Mengganti

Kini, upaya menghidupkan kembali hotel ini masuk ke babak baru. Pada Senin, 19 Januari 2026, holding BUMN pariwisata InJourney resmi mengumumkan transformasi Grand Hotel De Djokja.

Direktur Utama InJourney, Maya Watono, mengatakan:

“Tahun ini kami akan meluncurkan Grand Hotel De Djokja. Ini adalah hotel heritage di Malioboro yang memang sangat ikonik.”

Namun demikian, proyek ini bukan sekadar renovasi biasa. Sebaliknya, mereka berusaha menjaga identitas lama sambil menghadirkan standar layanan modern.

Artinya, kamu tetap bisa menikmati fasilitas hotel kelas atas. Di sisi lain, nuansa Old Djokja tetap jadi karakter utama. Jadi, pengalaman yang ditawarkan bukan sekadar nyaman tapi juga otentik.

Grand Hotel De Djokja Bangkit Lagi, Liburanmu Naik Ke Level Sejarah
Infinity Pool

Travel Experience: Lebih Dalam dari Sekadar Konten

Di era sekarang, banyak destinasi terasa serupa. Mulai dari coffee shop estetik, hingga spot sunset yang viral. Tapi, ada satu hal yang mulai dicari makna.

Di sinilah Grand Hotel De Djokja jadi berbeda. Bukan soal:

  • infinity pool
  • buffet mewah
  • atau spot Instagramable

Melainkan soal:

  • lorong yang menyimpan sejarah
  • dinding yang pernah “mendengar” strategi perang
  • dan atmosfer yang tidak bisa direplikasi

Dengan demikian, menginap di sini bukan sekadar liburan. Sebaliknya, ini adalah perjalanan waktu yang nyata.

Grand Hotel De Djokja Bangkit Lagi, Liburanmu Naik Ke Level Sejarah
coffee shop estetik Grand Hotel De Djokja

Kenapa Ini Relevan Buat Kamu?

Tren travel sedang berubah. Dulu, orang mencari tempat yang “bagus”. Sekarang, orang mencari tempat yang “berarti”.

Karena itu, destinasi seperti Grand Hotel De Djokja punya daya tarik baru:

  • Heritage yang kuat
  • Cerita yang hidup
  • Pengalaman yang personal

Lebih jauh lagi, ini bukan sekadar soal gaya hidup. Ini tentang bagaimana kamu memilih untuk mengalami dunia dangkal atau mendalam.

Closing: Liburan atau Perjalanan Waktu?

Saat hotel ini resmi dibuka pada 2026, hampir pasti akan jadi salah satu spot paling diburu di Yogyakarta. Maka, pertanyaannya bukan lagi soal destinasi.

Melainkan pilihan pengalaman Apakah kamu ingin liburan biasa? Atau justru, kamu ingin merasakan Jogja dari perspektif yang berbeda yang sudah hidup sejak 1911?

Pada akhirnya, di Grand Hotel De Djokja, kamu tidak hanya check-in. Kamu masuk ke cerita dan kali ini, kamu jadi bagian di dalamnya. @teguh

Tags: ArsitekturbumnCoffe ShopDirektur Utama InJourneyestetikGrand Hotel De DjokjaHoldingIkonikIndische EmpireInJourneyJendral SudirmanKolonialMalioboroModernSejarahSport SunsetTransformasiViralYogyakarta

REKOMENDASI TABOOO

Keributan EPA U-20, Nova Arianto: Kalau Pemain Timnas Terlibat, Ada Konsekuensi

Keributan EPA U-20, Nova Arianto: Kalau Pemain Timnas Terlibat, Ada Konsekuensi

by teguh
April 20, 2026

Sepak bola muda seharusnya melahirkan masa depan. Namun di Stadion Citarum, Minggu, 19 April 2026, yang muncul justru adegan chaos....

“Sejarah Dunia yang Disembunyikan”: Fakta yang Hilang atau Sengaja Dihilangkan?

“Sejarah Dunia yang Disembunyikan”: Fakta yang Hilang atau Sengaja Dihilangkan?

by dimas
April 18, 2026

Tabooo.id: Tabooo Book Club - Kamu mungkin percaya bahwa sejarah adalah kumpulan fakta yang rapi dan objektif. Namun, buku Sejarah...

Tirto Dibungkam Kolonial, Ketika Pena dan Krtitik Lebih Ditakuti dari Senjata

Tirto Dibungkam Kolonial, Ketika Pena dan Krtitik Lebih Ditakuti dari Senjata

by teguh
April 18, 2026

Tabooo.id: Deep - Pada awal abad ke-20, Hindia Belanda tak hanya merampas tanah. Mereka juga menguasai suara. Penguasa menentukan siapa...

Next Post
Banjir Solo: Air Naik 80 Cm, Warga Bertahan Sampai Kapan?

Banjir Solo: Air Naik 80 Cm, Warga Bertahan Sampai Kapan?

Recommended

Dari Kegelapan Menuju Cahaya: Jejak Sejarah Perjuangan R.A. Kartini

“Habis Gelap, Terbitlah Terang”: Apakah Kita Sudah Benar-Benar Keluar dari Kegelapan?

April 18, 2026
Soekarno Kayuh Sepeda di Hollywood, Kini Banyak yang Kayuh Pencitraan

Soekarno Kayuh Sepeda di Hollywood, Kini Banyak yang Kayuh Pencitraan

April 17, 2026

Popular

Cepuri Parangkusumo: Mitos, Perjanjian, atau Strategi Kekuasaan Mataram?

Cepuri Parangkusumo: Mitos, Perjanjian, atau Strategi Kekuasaan Mataram?

April 19, 2026

Labuhan Parangkusumo: Ritual Sakral atau Tradisi yang Mulai Kehilangan Makna?

April 19, 2026

Go Tik Swan: Dia Tionghoa, Tapi Jadi Jawa Sejati

April 19, 2026

37% ODHIV Tak Terdeteksi: Krisis HIV Indonesia

April 20, 2026

Patriarki Masih Dominan: Perempuan Harus Diam atau Melawan?

April 19, 2026
tabooo.id

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap

Stay in the Loop

  • Tabooo.id
    • Deep
    • Edge
    • Vibes
    • Talk
    • Check
    • Life
    • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Bisnis
      • Kriminal
    • Entertainment
      • Film
      • Musik
      • Tabooo Book Club
      • Game
    • Lifestyle
      • Sports
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Health
      • Travel

© 2026 Tabooo.id