Rabu, Juli 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

El Nino Godzilla: fenomena alam atau sistem ancaman kesehatan yang berulang?

by dimas
April 14, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Kemarau 2026 tidak hanya soal tanah kering dan udara panas. Di balik itu, ada ancaman yang lebih senyap, penyakit yang bergerak mengikuti perubahan cuaca.
El Nino “Godzilla” disebut bisa memperpanjang musim kering dan memperburuk kualitas udara serta kesehatan masyarakat.

Kemarau lebih panjang, risiko lebih besar

Musim kemarau tahun 2026 diprediksi berlangsung lebih kering dan lebih panjang. Kondisi ini dipengaruhi oleh fenomena El Nino yang diperkirakan mulai menguat pada paruh kedua tahun tersebut.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman, menegaskan bahwa kombinasi kemarau dan El Nino dapat berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.

“Pada kondisi kekeringan panjang dengan curah hujan rendah, proses rain washing tidak akan terjadi. Polutan tidak tersapu dan terakumulasi di udara,” ujarnya.

Udara kotor, penyakit pernapasan mengintai

Tanpa hujan, debu dan polutan akan bertahan lebih lama di atmosfer. Kondisi ini meningkatkan risiko penyakit pernapasan seperti ISPA.

Ini Belum Selesai

Modus Miras Gelasan Terbongkar di Solo

OTT KPK: Bupati Lombok Barat Terseret Korupsi Rp9,06 Miliar

Aji juga menambahkan, situasi bisa semakin buruk jika terjadi kebakaran hutan dan lahan yang memicu kabut asap. Polusi udara yang stagnan membuat kualitas udara semakin menurun dan sulit dikendalikan.

Nyamuk lebih cepat berkembang di suhu panas

Peningkatan suhu juga berdampak pada penyebaran penyakit berbasis vektor seperti demam dengue dan malaria.

Nyamuk Aedes aegypti diketahui berkembang lebih cepat pada suhu panas. Bahkan, masa inkubasi virus dalam tubuh nyamuk menjadi lebih singkat.

Dalam kondisi panas, nyamuk juga bisa menggigit lebih sering, sekitar 3 hingga 5 kali lebih aktif dibanding kondisi normal.

Ancaman dari air bersih yang menurun

Selain udara dan vektor penyakit, kualitas air juga ikut terdampak. Musim kemarau panjang berpotensi menurunkan kualitas sanitasi.

Aji Muhawarman menegaskan, kondisi ini bisa meningkatkan kasus diare, demam tifoid, kolera, hingga leptospirosis.

BMKG: kemarau sudah mulai di beberapa wilayah

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa musim kemarau sudah mulai terjadi di sejumlah wilayah seperti Aceh, Sumatera Utara, Riau, Sulawesi Tengah, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua Barat.

Ia menekankan bahwa El Nino dan kemarau adalah dua fenomena berbeda, namun dampaknya bisa saling memperkuat jika terjadi bersamaan.

“Jika El Nino terjadi bertepatan dengan kemarau, maka kemaraunya akan jauh lebih kering,” tegasnya.

BMKG juga mencatat kondisi global masih netral, tetapi berpotensi mengarah ke El Nino lemah hingga moderat pada semester kedua 2026.

El Nino Godzilla, ketika suhu naik ekstrem

Dosen Departemen Geofisika dan Meteorologi IPB University, Sonni Setiawan, menjelaskan bahwa istilah El Nino “Godzilla” merujuk pada kategori El Nino super kuat.

Fenomena ini terjadi ketika suhu permukaan laut di Samudra Pasifik meningkat sekitar 2,5 derajat Celsius atau lebih.

El Nino jenis ini pernah terjadi pada 1982, 1997, dan 2015 yang memicu kekeringan ekstrem hingga kebakaran hutan skala besar.

Twist: Ini bukan sekadar cuaca, ini pola risiko

Yang sering kita lihat hanya panas dan kemarau. Tapi yang jarang disadari adalah pola yang berulang, setiap kali suhu naik, risiko kesehatan ikut meningkat.

Ini bukan sekadar perubahan musim. Ini sistem yang memperlihatkan bagaimana iklim, polusi, dan kesehatan saling terhubung dalam satu rantai dampak.

Dampaknya

Ini dampaknya buat kamu: udara yang kamu hirup bisa lebih kotor tanpa kamu sadari, risiko batuk dan sesak napas meningkat, dan penyakit seperti DBD bisa lebih cepat menyebar.

Kalau kamu merasa “cuaca cuma panas biasa”, mungkin kita terlalu lama mengabaikan sinyal tubuh dan lingkungan.

Analisis Tabooo

Fenomena El Nino Godzilla bukan hanya isu cuaca ekstrem. Ini memperlihatkan bagaimana perubahan iklim mulai masuk ke ruang paling personal: kesehatan harian manusia.

Tantangannya bukan hanya pada pemerintah atau lembaga, tapi juga pada kesadaran publik untuk membaca risiko sejak dini.
Karena yang paling berbahaya bukan panasnya, tapi ketidaksiapan kita menghadapinya.

Closing

Kalau setiap kemarau selalu membawa pola penyakit yang sama, pertanyaannya sederhana kita yang belum siap, atau kita yang terlalu terbiasa mengabaikannya? @dimas

Tags: bmkgCuacaEkstremEl NinoKesehatanmasyarakatNasionalPerubahan Iklim

Kamu Melewatkan Ini

Manis di Lidah, Berat untuk Tubuh

Manis di Lidah, Berat untuk Tubuh

by eko
Juli 21, 2026

Segelas minuman manis mungkin hanya memberi kenikmatan sesaat. Namun, jika kamu mengonsumsinya setiap hari tanpa kendali, kebiasaan itu dapat meningkatkan...

Krisis Iklim yang Diam-Diam Menguras Dompet

Krisis Iklim yang Diam-Diam Menguras Dompet

by dimas
Juli 17, 2026

Krisis iklim tak hanya menaikkan suhu, tetapi juga menggerus pendapatan, kesehatan, dan biaya hidup jutaan masyarakat. Panas ekstrem kini menjadi...

Kemarau Meluas, Benarkah Indonesia Sudah Kekeringan?

Kemarau Meluas, Benarkah Indonesia Sudah Kekeringan?

by eko
Juli 14, 2026

Benarkah Indonesia sudah mengalami kekeringan? Simak cek fakta berdasarkan data BMKG mengenai musim kemarau, curah hujan rendah, serta perbedaan kemarau...

Next Post
Lamar Mufti: Ombak, Hijab, dan Sunyi yang Ia Lawan Sendiri

Lamar Mufti: Ombak, Hijab, dan Sunyi yang Ia Lawan Sendiri

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id