Sabtu, Juni 6, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

El Nino Godzilla: fenomena alam atau sistem ancaman kesehatan yang berulang?

by dimas
April 14, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Kemarau 2026 tidak hanya soal tanah kering dan udara panas. Di balik itu, ada ancaman yang lebih senyap, penyakit yang bergerak mengikuti perubahan cuaca.
El Nino “Godzilla” disebut bisa memperpanjang musim kering dan memperburuk kualitas udara serta kesehatan masyarakat.

Kemarau lebih panjang, risiko lebih besar

Musim kemarau tahun 2026 diprediksi berlangsung lebih kering dan lebih panjang. Kondisi ini dipengaruhi oleh fenomena El Nino yang diperkirakan mulai menguat pada paruh kedua tahun tersebut.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman, menegaskan bahwa kombinasi kemarau dan El Nino dapat berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.

“Pada kondisi kekeringan panjang dengan curah hujan rendah, proses rain washing tidak akan terjadi. Polutan tidak tersapu dan terakumulasi di udara,” ujarnya.

Udara kotor, penyakit pernapasan mengintai

Tanpa hujan, debu dan polutan akan bertahan lebih lama di atmosfer. Kondisi ini meningkatkan risiko penyakit pernapasan seperti ISPA.

Ini Belum Selesai

Mentan Tantang Kampus Wujudkan Swasembada Pangan

Harley, Valas, dan Uang Rp145 Miliar: Jejak Korupsi Silmy Karim

Aji juga menambahkan, situasi bisa semakin buruk jika terjadi kebakaran hutan dan lahan yang memicu kabut asap. Polusi udara yang stagnan membuat kualitas udara semakin menurun dan sulit dikendalikan.

Nyamuk lebih cepat berkembang di suhu panas

Peningkatan suhu juga berdampak pada penyebaran penyakit berbasis vektor seperti demam dengue dan malaria.

Nyamuk Aedes aegypti diketahui berkembang lebih cepat pada suhu panas. Bahkan, masa inkubasi virus dalam tubuh nyamuk menjadi lebih singkat.

Dalam kondisi panas, nyamuk juga bisa menggigit lebih sering, sekitar 3 hingga 5 kali lebih aktif dibanding kondisi normal.

Ancaman dari air bersih yang menurun

Selain udara dan vektor penyakit, kualitas air juga ikut terdampak. Musim kemarau panjang berpotensi menurunkan kualitas sanitasi.

Aji Muhawarman menegaskan, kondisi ini bisa meningkatkan kasus diare, demam tifoid, kolera, hingga leptospirosis.

BMKG: kemarau sudah mulai di beberapa wilayah

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa musim kemarau sudah mulai terjadi di sejumlah wilayah seperti Aceh, Sumatera Utara, Riau, Sulawesi Tengah, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua Barat.

Ia menekankan bahwa El Nino dan kemarau adalah dua fenomena berbeda, namun dampaknya bisa saling memperkuat jika terjadi bersamaan.

“Jika El Nino terjadi bertepatan dengan kemarau, maka kemaraunya akan jauh lebih kering,” tegasnya.

BMKG juga mencatat kondisi global masih netral, tetapi berpotensi mengarah ke El Nino lemah hingga moderat pada semester kedua 2026.

El Nino Godzilla, ketika suhu naik ekstrem

Dosen Departemen Geofisika dan Meteorologi IPB University, Sonni Setiawan, menjelaskan bahwa istilah El Nino “Godzilla” merujuk pada kategori El Nino super kuat.

Fenomena ini terjadi ketika suhu permukaan laut di Samudra Pasifik meningkat sekitar 2,5 derajat Celsius atau lebih.

El Nino jenis ini pernah terjadi pada 1982, 1997, dan 2015 yang memicu kekeringan ekstrem hingga kebakaran hutan skala besar.

Twist: Ini bukan sekadar cuaca, ini pola risiko

Yang sering kita lihat hanya panas dan kemarau. Tapi yang jarang disadari adalah pola yang berulang, setiap kali suhu naik, risiko kesehatan ikut meningkat.

Ini bukan sekadar perubahan musim. Ini sistem yang memperlihatkan bagaimana iklim, polusi, dan kesehatan saling terhubung dalam satu rantai dampak.

Dampaknya

Ini dampaknya buat kamu: udara yang kamu hirup bisa lebih kotor tanpa kamu sadari, risiko batuk dan sesak napas meningkat, dan penyakit seperti DBD bisa lebih cepat menyebar.

Kalau kamu merasa “cuaca cuma panas biasa”, mungkin kita terlalu lama mengabaikan sinyal tubuh dan lingkungan.

Analisis Tabooo

Fenomena El Nino Godzilla bukan hanya isu cuaca ekstrem. Ini memperlihatkan bagaimana perubahan iklim mulai masuk ke ruang paling personal: kesehatan harian manusia.

Tantangannya bukan hanya pada pemerintah atau lembaga, tapi juga pada kesadaran publik untuk membaca risiko sejak dini.
Karena yang paling berbahaya bukan panasnya, tapi ketidaksiapan kita menghadapinya.

Closing

Kalau setiap kemarau selalu membawa pola penyakit yang sama, pertanyaannya sederhana kita yang belum siap, atau kita yang terlalu terbiasa mengabaikannya? @dimas

Tags: bmkgCuacaEkstremEl NinoKesehatanmasyarakatNasionalPerubahan Iklim

Kamu Melewatkan Ini

Buku yang Menulis Indonesia Sebelum Indonesia Lahir

Buku yang Menulis Indonesia Sebelum Indonesia Lahir

by jeje
Juni 2, 2026

Bagaimana mungkin seseorang menulis tentang Indonesia sebelum Indonesia benar-benar ada? Pertanyaan itu muncul ketika membaca Naar de Republiek Indonesia, karya Tan...

BPIP Undang Semua Mantan Presiden ke Hari Lahir Pancasila, Siapa yang Datang?

BPIP Undang Semua Mantan Presiden ke Hari Lahir Pancasila, Siapa yang Datang?

by teguh
Mei 29, 2026

Hari Lahir Pancasila tahun ini terasa lebih dari sekadar seremoni negara. Di tengah dinamika politik nasional, publik mulai bertanya: siapa...

Tubuhmu Sebenarnya Kuat atau Cuma Bertahan Karena Kafein?

Tubuhmu Sebenarnya Kuat atau Cuma Bertahan Karena Kafein?

by teguh
Mei 26, 2026

Ada orang yang tidak bisa memulai pagi tanpa kopi. Ada juga yang merasa hidupnya “mati gaya” kalau belum menyeruput Americano...

Next Post
Lamar Mufti: Ombak, Hijab, dan Sunyi yang Ia Lawan Sendiri

Lamar Mufti: Ombak, Hijab, dan Sunyi yang Ia Lawan Sendiri

Madilog Series

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026
Timeline Sejarah: Semua Perubahan Besar Selalu Dimulai dari Benturan – Madilog Series #2.4

Timeline Sejarah: Semua Perubahan Besar Selalu Dimulai dari Benturan – Madilog Series #2.4

Mei 25, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id