Rabu, Mei 27, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Damai Versi Timur Tengah: Teken Dulu, Serang Lagi Besok

by Tabooo
April 9, 2026
in Edge
A A
Home Edge
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Edge – Gencatan senjata Iran–Amerika diumumkan 8 April 2026. Dunia langsung lega. Timur Tengah damai. Jujur saja, kita pasti suka kata “damai”. Kedengarannya tenang, rasional, dan dewasa.

Namun, beberapa jam kemudian, Israel tetap menyerang Lebanon. Bahkan, lebih dari 100 target dihantam dalam satu hari.

Jadi pertanyaannya sederhana, ini gencatan… atau cuma jeda iklan?

Gencatan yang Tidak Pernah Utuh

Secara teknis, gencatan itu ada. Namun, realitanya, ia tidak pernah benar-benar utuh.

Amerika melihat gencatan hanya berlaku untuk Iran. Sementara itu, Israel tetap menyerang Hezbollah di Lebanon.

Ini Belum Selesai

Harga Cabai Naik, Petani Sumatera Tetap Tercekik

Kontras Idul Adha 2026: Ibadah atau Ajang Flexing?

Akibatnya, satu pihak merasa damai. Pihak lain merasa diserang.

Ironisnya, keduanya merasa benar.

Diplomasi yang Terlihat Serius, Tapi Kosong di Lapangan

Di meja perundingan, semua terlihat profesional. Negara bicara, mediator bekerja, dan dokumen ditandatangani. Namun, di lapangan, peluru tetap jalan.

Bahkan, analis menyebut kondisi ini sebagai, “Gencatan yang justru memicu perang di front lain.”

Jadi bukan gagal. Tapi memang tidak pernah dirancang untuk benar-benar berhenti.

Lebanon: Bukti Bahwa Damai Itu Selektif

Israel secara terang-terangan menyatakan, Lebanon tidak termasuk dalam gencatan. Artinya? Damai itu punya batas wilayah.

Dan kalau kamu di luar batas itu… kamu tetap jadi target.

Semua Pihak Bicara Damai—Tapi Tetap Siap Menyerang

Iran mengancam balasan. Israel melanjutkan operasi.

Sementara itu, Amerika mencoba menjaga “stabilitas”. Namun, stabilitas seperti apa? Kalau setiap pihak tetap siap menyerang kapan saja?

Ini bukan kegagalan diplomasi. Memang seperti ini cara kerja sistemnya. Gencatan bukan untuk menghentikan perang. Tapi untuk mengatur ritmenya.

Dunia tidak kekurangan perjanjian damai. Dunia cuma penuh pihak yang tidak pernah benar-benar ingin damai.

Setiap konflik ini bikin dunia makin tidak stabil. Harga energi naik. Ketegangan global meningkat. Dan tanpa kamu sadari, hidup kamu ikut terdampak.

Diplomasi Bukan Solusi

Masalahnya bukan siapa melanggar, tapi semua punya agenda. Diplomasi jadi alat, bukan solusi.

Dan selama kepentingan lebih kuat dari komitmen, damai hanya akan jadi formalitas.

Kalau gencatan hanya jadi jeda sebelum serangan berikutnya, mungkin kita perlu sadar diri, kalau yang kita lihat bukan perdamaian… tapi perang yang sedang diatur ulang. @tabooo

Tags: diplomasi internasionalgencatan senjataGeopolitik GlobalIran IsraelKonflik Globalkonflik Timur Tengahkrisis timur tengahTabooo Edge

Kamu Melewatkan Ini

Damai atau Jeda Perang? AS dan Iran Mulai Mainkan Narasi Baru

Damai atau Jeda Perang? AS dan Iran Mulai Mainkan Narasi Baru

by dimas
Mei 24, 2026

AS dan Iran menunjukkan sinyal damai baru. Namun di balik negosiasi dan pembukaan Selat Hormuz, dunia masih mencium ancaman konflik...

CSR = Cuan Setoran Rutin?

CSR = Cuan Setoran Rutin?

by Tabooo
Mei 11, 2026

CSR = Cuan Setoran Rutin? Ini terdengar nyelekit karena korupsi hari ini tidak selalu datang dengan amplop, tapi bisa memakai...

Drama Madiun Belum Tuntas: Giliran Bagus Panuntun Diperiksa KPK

Drama Madiun Belum Tuntas: Giliran Bagus Panuntun Diperiksa KPK

by Tabooo
Mei 11, 2026

Bagus Panuntun diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan pemerasan yang menyeret Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Dari luar, ini...

Next Post
Madilog: Kenapa Logika Jadi Hal Paling Ditakuti?

Madilog: Kenapa Logika Jadi Hal Paling Ditakuti?

Pilihan Tabooo

Sebelum Menyalahkan Negara, Pernahkah Kita Berkaca?

Sebelum Menyalahkan Negara, Pernahkah Kita Berkaca?

Mei 24, 2026

Realita Hari Ini

Dewan Pers Desak Diplomsi Penculikan Wartawan Indonesia oleh Tentara Israel

Dewan Pers Soroti Dugaan Penculikan Wartawan Indonesia oleh Tentara Israel

Mei 19, 2026

Amerika Serikat Kirim Kapal Induk Kedua, Sinyal Keras ke Iran Soal Kesepakatan Nuklir

Februari 14, 2026

Mendagri Tegaskan Wakil Kepala Daerah Ikut Hadir di Rakornas 2026

Februari 2, 2026

Timnas Garuda Mulai Berkumpul: Dari Lobi Hotel ke Mimpi Besar di GBK!

Maret 24, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id