Rabu, Mei 27, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Film Ini Bicara Soal Luka yang Tak Terlihat: Ayah Ini Arahnya Kemana ya?

by jeje
April 9, 2026
in Film
A A
Home Culture Film
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Film – Film keluarga biasanya identik dengan kehangatan dan pelukan yang menenangkan. Namun, Ayah, Ini Arahnya Kemana, Ya? justru menawarkan sesuatu yang lebih jujur dan tidak selalu nyaman. Cerita ini terasa dekat, bahkan mungkin terlalu dekat bagi sebagian orang. 

Rumah yang Terlihat Hangat, Tapi Retak di Dalam

Pada awalnya, kehidupan Dira dan Darin tampak sederhana. Mereka tumbuh di rumah “Soto Bu Lia” yang terlihat hidup dan penuh aktivitas. Namun, di balik suasana itu, tersimpan luka yang perlahan mengendap.

Di satu sisi, Yudi sebagai ayah memang selalu hadir secara fisik. Akan tetapi, ia tidak benar-benar memberi arah bagi keluarganya. Sebaliknya, Lia justru mengambil peran lebih besar. Ia bekerja tanpa henti demi menjaga keseimbangan rumah tangga.

Masalahnya, kondisi seperti ini tidak bisa bertahan selamanya.

Titik Balik: Ledakan yang Mengubah Segalanya

Kemudian, sebuah insiden terjadi. Ledakan kompor di rumah mereka menjadi titik balik yang mengubah segalanya.

Ini Belum Selesai

Film “Timur” : Iko Uwais Membuka Luka Masa Lalu

Kenapa Kucumbu Tubuh Indahku Membuat Banyak Orang Tidak Nyaman?

Akibat kejadian tersebut, Lia mengalami luka serius. Selain itu, kondisi ekonomi keluarga langsung goyah karena biaya pengobatan yang tinggi. Pada saat yang sama, utang yang selama ini tersembunyi mulai muncul ke permukaan.

Sejak itu, tekanan dalam keluarga semakin terasa nyata.

Ketika Anak Dipaksa Dewasa Terlalu Cepat

Dalam situasi yang semakin sulit, Dira tidak punya banyak pilihan. Ia mulai bekerja untuk membantu keluarga. Dengan kata lain, ia dipaksa tumbuh lebih cepat dari seharusnya.

Sementara itu, Darin menunjukkan reaksi berbeda. Ia meluapkan emosinya melalui perilaku agresif, seperti berkelahi dan terlibat tawuran.

Meski berbeda, keduanya memiliki akar masalah yang sama. Kurangnya komunikasi dalam keluarga membuat mereka kehilangan arah.

Ini Bukan Soal Kehilangan, Ini Soal Komunikasi

Menariknya, film ini tidak berbicara tentang kehilangan dalam arti harfiah. Sebaliknya, cerita berfokus pada absennya komunikasi dalam keluarga.

Produser Ody Mulya menegaskan hal tersebut.
“Cerita mengenai ayah ini memang belum banyak diangkat. Ini bukan soal ayah yang meninggal, tapi lebih kepada masalah komunikasi,” ujarnya. 

Dengan demikian, konflik dalam film terasa lebih realistis. Tidak ada tragedi besar yang dibuat-buat, melainkan masalah yang sering terjadi di kehidupan sehari-hari.

Lebih dari Sekadar Drama Keluarga

Pada akhirnya, film ini tidak hanya menampilkan konflik keluarga. Lebih jauh, ia menunjukkan realita yang sering diabaikan.

Bahwa sebuah keluarga bisa terlihat baik-baik saja dari luar, tetapi rapuh di dalam.
Bahwa kehadiran ayah tidak cukup hanya secara fisik.
Dan yang terpenting, komunikasi menjadi fondasi yang tidak bisa digantikan.

Kalau Arah Itu Hilang, Siapa yang Harus Menemukan?

Akhirnya, Ayah, Ini Arahnya Kemana, Ya? tidak memberikan jawaban yang sederhana. Film ini justru mengajak penonton untuk merenung.

Jika dalam satu keluarga semua orang sama-sama kehilangan arah, lalu siapa yang seharusnya mengambil peran untuk memperbaiki keadaan? @jeje

Tags: Drama KeluargaFilm Indonesiahubungan keluargaParenting

Kamu Melewatkan Ini

Film “Timur” : Iko Uwais Membuka Luka Masa Lalu

Film “Timur” : Iko Uwais Membuka Luka Masa Lalu

by jeje
Mei 15, 2026

Selama ini publik mengenal Iko Uwais sebagai wajah keras film laga Indonesia. Tubuhnya identik dengan tendangan cepat, koreografi brutal, dan pertarungan yang...

Kenapa Kucumbu Tubuh Indahku Membuat Banyak Orang Tidak Nyaman?

Kenapa Kucumbu Tubuh Indahku Membuat Banyak Orang Tidak Nyaman?

by eko
Mei 13, 2026

Kucumbu Tubuh Indahku bukan sekadar film yang memancing kontroversi. Film karya Garin Nugroho itu berubah menjadi simbol benturan besar antara...

Nobar Film “Pesta Babi” Dibubarkan: Masih Adakah Kebebasan Berekspresi?

Nobar Film “Pesta Babi” Dibubarkan: Masih Adakah Kebebasan Berekspresi?

by dimas
Mei 11, 2026

Nobar film Pesta Babi di ruang-ruang publik menunjukkan bagaimana seni kerap dianggap sebagai cara paling aman untuk menyuarakan realitas. Film,...

Next Post
“Tunggu Aku Sukses Nanti”: Luka yang Tidak Terlihat dari Standar Sukses

“Tunggu Aku Sukses Nanti”: Luka yang Tidak Terlihat dari Standar Sukses

Pilihan Tabooo

Sebelum Menyalahkan Negara, Pernahkah Kita Berkaca?

Sebelum Menyalahkan Negara, Pernahkah Kita Berkaca?

Mei 24, 2026

Realita Hari Ini

Kasus Pelecehan, Pimpinan Ponpes di Lombok Timur Ditangkap

Kasus Pelecehan, Pimpinan Ponpes di Lombok Timur Ditangkap

Februari 21, 2026

Mendagri Tegaskan Wakil Kepala Daerah Ikut Hadir di Rakornas 2026

Februari 2, 2026

MBG Bukan Makan Bergizi Gratis, Ini Versi “Mantap Banget Gila”

April 9, 2026

Ribuan Pemudik Padati Terminal Tirtonadi Solo, Lonjakan Penumpang Capai 50 Persen

Maret 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id