Minggu, Juni 28, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Prabowo Temui Intel China & Investor AS: Main Aman atau Main Dua Kaki?

by jeje
Maret 27, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: News – Presiden Prabowo Subianto menerima dua tamu penting dalam satu hari. Di satu sisi, Menteri Keamanan Negara China Chen Yi Xin. Di sisi lain, investor global Ray Dalio. Sekilas terlihat biasa. Namun, jika ditarik lebih dalam, ini bukan sekadar agenda diplomasi rutin.

Satu Pertemuan, Banyak Pesan

Pertama, pertemuan dengan Chen Yi Xin berlangsung di Istana Negara, Jakarta. Suasananya disebut hangat. Namun demikian, pembahasan yang muncul justru sangat strategis, yaitu soal stabilitas keamanan Asia hingga dunia.

Dalam pertemuan itu, China menyampaikan harapan untuk memperkuat kerja sama keamanan. Sementara itu, Indonesia merespons dengan menegaskan pentingnya stabilitas kawasan. Sebab, tanpa stabilitas, pertumbuhan ekonomi akan sulit bergerak.

Selain itu, kerja sama antara lembaga intelijen kedua negara juga ikut dibahas. Artinya, hubungan ini tidak hanya berada di level diplomatik, tetapi mulai menyentuh wilayah yang lebih sensitif.

Keamanan yang Tak Lagi Lokal

Di satu sisi, kerja sama ini terlihat sebagai langkah wajar dalam hubungan bilateral. Namun di sisi lain, konteks global membuatnya jadi lebih kompleks. Dunia saat ini tidak lagi satu arah. Sebaliknya, kekuatan besar saling berebut pengaruh.

Ini Belum Selesai

Suran Agung PSHWTM ke-123, Persaudaraan Jadi Kekuatan

Pemerintah Janji Redam PHK, Tapi Industri Sudah Mulai Berguguran

Karena itu, langkah Indonesia menjadi menarik. Apakah ini bentuk keberanian mengambil peran, atau justru upaya bertahan di tengah tekanan global?

Lalu, Masuk ke Jalur Ekonomi

Di hari yang sama, Prabowo juga menerima Ray Dalio. Berbeda dengan pertemuan sebelumnya, kali ini fokusnya adalah investasi.

Secara khusus, pembahasan mengarah pada Danantara, lembaga investasi strategis Indonesia. Tujuannya jelas, yaitu mengoptimalkan aset negara dan meningkatkan kepercayaan global.

Di satu sisi, kehadiran Ray Dalio menunjukkan adanya kepercayaan internasional. Namun di sisi lain, ini juga menandakan bahwa Indonesia mulai membuka ruang lebih besar bagi pengaruh global dalam pengelolaan ekonomi.

Dua Arah, Satu Strategi

Jika dilihat sekilas, dua pertemuan ini seperti tidak saling berkaitan. Namun sebenarnya, keduanya berada dalam satu garis besar, yaitu menjaga stabilitas sekaligus menarik kekuatan ekonomi.

Dengan kata lain, Indonesia sedang bermain di dua sisi. Di satu sisi menjaga hubungan dengan China. Di sisi lain tetap merangkul Amerika Serikat.

Namun demikian, strategi ini bukan tanpa risiko. Sebab, semakin besar posisi Indonesia, semakin besar pula tekanan yang datang.

Penutup

Pada akhirnya, ini bukan hanya soal pertemuan diplomatik. Lebih dari itu, ini tentang arah.

Indonesia terlihat ingin aktif, bukan sekadar ikut arus. Namun pertanyaannya tetap sama.

Apakah ini langkah mengendalikan permainan, atau justru sedang menyeimbangkan tekanan? @jeje

Tags: Cinaprabowo

Kamu Melewatkan Ini

Makar atau Kritik? Ketika Suara Intelektual Bertabrakan dengan Kekuasaan

Makar atau Kritik? Ketika Suara Intelektual Bertabrakan dengan Kekuasaan

by dimas
April 20, 2026

Di tengah gema kata “makar” yang makin nyaring, satu pertanyaan besar langsung muncul: ketika satu pernyataan intelektual masuk ke wilayah...

Prabowo Tiba di Paris Usai Bertemu Putin, Apa yang Sebenarnya Sedang Disusun?

Prabowo Tiba di Paris Usai Bertemu Putin, Apa yang Sebenarnya Sedang Disusun?

by dimas
April 14, 2026

Tabooo.id: Global - Dunia bergerak cepat tanpa jeda, dan Indonesia ikut berada di dalam pusaran itu. Dalam hitungan jam, Presiden...

Di Antara China dan Amerika, Indonesia Tidak Lagi Punya Ruang untuk Diam

Di Antara China dan Amerika, Indonesia Tidak Lagi Punya Ruang untuk Diam

by jeje
Maret 27, 2026

Tabooo.id: Deep - Lampu Istana itu terang. Terlalu terang, bahkan, untuk menyembunyikan apa yang sebenarnya sedang terjadi. Dalam satu hari,...

Next Post
Di Antara China dan Amerika, Indonesia Tidak Lagi Punya Ruang untuk Diam

Di Antara China dan Amerika, Indonesia Tidak Lagi Punya Ruang untuk Diam

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id